Desa Purwodadi Gelar Wayang Kulit Lakon "Wahyu Kemulyan"

Pagelaran wayang kulit Desa Purwodadi
Pasuruan,Pojok Semeru,
Dalam rangka memeriahkan grebek Desa Purwodadi menggelar wayang kulit yang dengan lakon"Wahyu Kemuliaan"dengan harapan keselamatan,ke masalahatan Masyarakat Purwodadi.

Kepala Desa Purwodadi Wiyono Sabtu (14/9/2019) mengatakan pagelaran wayang kulit ini merupakan kegiatan tahunan di Desa Purwodadi.Wayang Kulit adalah salah satu budaya Jawa yang harus di jaga dan dilestarikan.

"Saya berharap tradisi ini bisa dilanjutkan,kalau Masyarakat rukun dengan tetangga,dengan Pemdes nya maka Desa akan terasa adem ayem itu yang dimaksud dalam Judul"Wahyu Kemuliaan",harapnya Wiyono.

Pihakya juga mengucapkan banyak terimakasih atas kerjasamanya atas dukungan dari semua masyarakat Desa Purwodadi.

"Saya selaku Kepala Desa mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan dari semua masyarakat Desa Purwodadi yang sudah meramaikan Grebek Desa,"tandas Wiyono.(A/)
Read more

Grebek Desa Purwodadi Unik Dan Jadi Tradisi Tahunan

Resesi kegiatan grebeg desa
Pasuruan, Pojok Semeru
Grebek Desa atau Grebek Tumpeng mewarnai rangkaian acara prosesi Grebek Desa di Desa Purwodadi,Kecamatan Purwodadi,Kabupaten Pasuruan.Jum'at (13/9/2019).

Acara ini,meliputi iring-iringan gunungan hasil bumi dari depan balai desa menuju samping pembatas jalan tol Desa Purwodadi.Masyarakat pun ikut gembira dan bahagia menyaksikannya.

Dengan di hadiri,Muspika,Kepala Desa,Tokoh Masyarakat,Tokoh Agama dan Masyarakat Desa Purwodadi,acara berlangsung sangat meriah.

Kepala Desa Purwodadi,Mulyono,dalam sambutannya mengatakan acara grebek Desa dan grebek tumpeng siang ini merupakan agenda tahunan sebagai bentuk wujud syukur kepada sang pencipta.

"Ini adalah rasa terima kasih warga Desa Purwodadi atas nikmat Allah SWT dan juga rasa syukur atas apa yang dihasilkan dari bumi kita",ucapnya.

Selain itu Kades juga berharap dengan dilaksanakannya acara grebek Desa,menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi bagi warganya.

"Acara sengaja di balai desa purwodadi,karena ini adalah rumah seluruh warga dan saya berharap dengan terlaksananya giat silaturahmi antar warga bisa semakin harmonis",terangnya.

Lebih lanjut Mulyono juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang sudah berpartisipasi dalam acara ini.

"Terima kasih kepada semua pihak,berkat jenengan acara grebek Desa bisa terselenggara dengan sukses dan lancar,semoga di kedepan bisa lebih baik lagi..amin",pungkasnya. (A/carnul)
Read more

LPJ Akhir Masa Jabatan Kepala Desa Minggir Diterima Oleh BPD Dan Masyarakat

Saat kegiatan berlangsung
Pasuruan,Pojok Semeru
Kepala Desa Minggir Sutiari melaksanakan kegiatan Laporan Pertanggung Jawaban Akhir Jabatan Periode 2013-2019,pada Kamis (12/9/2019).Bertempat di Pendopo Desa Minggir,Kecamatan Winongan,Kabupaten Pasuruan.

Peserta yang hadir terdiri dari Camat Winongan Tectona Jati Khim.S,STPM,SI, Kapolsek Winongan AKP Sudiarji,BPD Marodi,Kepala Desa Minggir Sutiari serta para Kepala Dusun,Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Kepala Desa Minggir Sutiari,pada sambutannya menyampaikan,"Puji dan syukur kehadirat Allah SWT,karena atas nama kuasanya telah menciptakan manusia sebagai pemimpin di alam semesta ini,serta atas rahmat dan karunianya pula sehingga kami dapat menyusun laporan pertanggung jawaban akhir masa jabatan Kepala Desa Minggir periode 2013-2019.Dan laporan ini kami susun dengan maksud sebagai laporan Kepala Desa kepafa BPD dan Masyarakat di bidang Pemerintahan Desa,Bidang Pembangunan Desa,Bidang Pembinaan Kemasyarakatan dan Bidang Pemberdayaan Masyarakat,yang diselenggarakan Periode 2013-2019.Disamping itu,laporan pertanggung jawaban ini diharapkan dapat berguna dan bermanfaat bagu yang membutuhkan informasi serta sarana evaluasi di masa jabatan Kepala Desa yang akan datng.Kami sadari sepenuhnya bahwa kami tidak mungkin mampu berbuat apa tanpa bantuan dan dukungan dari segenap komponen  Warga Masyarakat yang ada di Desa Minggir.Begitupun Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban akhir masa jabatan (LKPJ) Kepala Desa Minggir periode 2013-2019 ini juga tidak mungkin dapat berjalan dan terlaksana tanpa peran serta dari semua pihak.Oleh karena itu ucapan terimakasih serta penghargaan yang setinggi tingginya kami haturkan kepada semua pihak,baik langsung maupun tidak langsung,sehingga proses pembuatan dan pelaksanaan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Akhir Masa Jabatan Kepala Desa Minggir ini dapat kami selesaikan tepat pada waktunya.Selanjutnya semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan petunjuk dan bimbingannya kepada kita semua dalam mewujudkan rencana,harapan dan keinginan meraih kemajuan dan perkembangan yang lebih baik dihari selanjutnya,"ujarnya.

Selama pelaksanaan kegiatan berlangsung situasi berjalan dengan aman,lancar dan kondusif. (A/had).
Read more

Selamatan Desa Karang Asem Santuni Puluhan Anak Yatim

Saat acara berlangsung
Pasuruan, Pojok Semeru
Meski Tahun baru Islam sudah berlalu namun bukan berarti semangat dalam memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriyah, dengan hal yang positif tidak harus sirnah semisal yang dilakukan oleh kepala desa Karang Asen Thoyib beserta seluruh masyarakat untuk menggelar acara santunan terhadap anak yatim piatu dan juga menggelar Selamatan Desa, dalam acara tersebut juga dihadiri tokoh agama,  Kyai Haji Sufyan Afandi dari Dusun krajan, Ustad Mafud dari Dusun Trewung,Gus Sulaiman dari Dusun Tegalan,Ustad Murtado dari Dusun kutaan Desa Karang Asem Kecamatan Wonorejo di pendopo kantor Desa karang asem, Kecamatan Wonorejo, senin malam (09/9/2019).

Tak kurang dari 30 anak yatim hadir untuk menerima santunan, acara yang diketuai dalam kepanitiaannya oleh Ketua BPD Desa Karang Asem Ustad Munaser ini berjalan cukup lancar dan khidmad, lantunan sholawat nabi dibawakan oleh santri al muhdor yang dilanjut pembacaan tahlil dari Rois suriah ranting NU karang asem.         

Dikesempatan kata sambutan Kades Karang Asem Thoyib, pihaknya menyampaikan dari maksud dan tujuan kegiatan sosial tersebut, selain itu acara seperti ini juga sangat bermanfaat untuk mempererat tali silaturrahmi antar umat beragama.
                                                     

“Kegiatan ini tidak hanya untuk menumbuhkan rasa kepedulian masyarakat terhadap para anak yatim, sehingga kelak mereka bisa mandiri, dan juga menjaga silaturahmi antar warga, sehingga tercipta kerukunan antar umat beragama dan warga".Terangnya

Thoyib juga mengingatkan bahwa hidup bukan hanya didunia, kehidupan setelah kematian juga butuh pertanggung jawaban, sehingga dalam pesannya, sangatlah penting menjalani hidup secara habuminannas dan habuminallah.

“Kita jangan hanya memikirkan duniawi saja, karena kelak kita akan mati, namun sebaliknya, jangan juga memikirkan akhirat, sehingga melupakan aspek keduniawian, dua – duanya harus berjalan seimbang,” Tegasnya.

Diakhir sambutannya, Thoyib menyempatkan untuk mengucapkan terima kasih atas dukungan terlaksananya kegiatan tersebut,kepada semua pihak, selain itu pihaknya juga berharap kedepan dapat terus terjalin keharmonisan dan kerjasama yang semakin baik.

“Terimakasih atas dukungan dan partisipasinya sehingga acara berjalan dengan lancar dan saya harap kedepannya kerjasama ini terus terjalin,” Pungkasnya.(A/car).
Read more

Terminal Wisata Senduro Siap Antar Wisatawan Ke Dunia Impian

Yus Yaser Saat memberikan pemaparan rencana pembangunan Terminal Wisata
Lumajang, Pojok Semeru
Rencana penataan kelola wisatawan kawasan religi (pura mandagiri semeru) dan wisata yang ada dikawasan kecamatan Senduro, nampaknya sudah matang, dalam waktu dekat penataan pertama dilakukan mulai dari Desa Sarikemuning Kecamatan Senduro yang dibuat sebagai Terminal Wisata.

"Dalam minggu ini melalui dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lumajang, akan mengundang komunitas kopi lereng semeru dan komunitas pecinta alam untuk melakukan pembahasan lebih lanjut",Ujar KSKPH Perum Perhutani Lumajang, Yus Yaser Arafat, Senin (9/9/2019).

Lebih jauh, Yus Yaser menjelaskan, nantinya terminal Wisata di Desa Sarikemuning sebagai transit kendaraan yang datang dari luar kota semisal Bus - Bus Pariwisata, selanjutnya para wisatawan ditawarkan terkait tujuannya mau ke tempat wisata yang diinginkan.

"Kita merangkul teman-teman offroader dan komunitas trail sebagai kendaraan yang nantinya bisa mengantar para wisatawan dari terminal wisata ketempat wisata tujuan",Tegasnya.

Selain Pura Mandagiri Semeru Agung, ada air terjun Siti Sundari didesa Burno, Ranu Pani, Ranu Regulo, Ranu Gumbolo, B29, dan Bromo, Yus Yaser juga menjelaskan bahwa Gunung Bromo jika dilihat dari peta GPS ternyata masih masuk wilayah Kabupaten Lumajang, sehingga diharapkan dengan penataan wisata yang tepat diharapkan mampu menarik wisata bertaraf internasional.

"Mungkin orang mengenal Wisata gunung Bromo masuk di kabupaten Probolinggo, namun sebenarnya masih masuk wilayah Kabupaten Lumajang, kemungkinan akses jalan yang lebih mudah ditempuh dari Probolinggo sehingga asumsi tersebut muncul bahwa wisata gunung bromo masuk wilayah probolinggo",Terangnya.

Dengan penataan yang maksimal diharapkan pula dapat menjadi incum untuk peningkatan PAD Kabupaten Lumajang melalui destinasi Wisata, Yus Yaser juga menjelaskan bakal melibatkan semua unsur agar segera terwujud membangun akses Wisata di wilayah Kecamatan Senduro, dengan harapan kekayaan wisata Kabupaten Lumajang dapat dikelola dengan maksimal.

"Kami sudah membahas dengan pak Bupati, dan alhamdulillah beliaunya welcome, dan kami sudah menyediakan lahan dua hektar untuk terminal wisata ini, dan semoga pengelolaan wisata ini dapat bermanfaat untuk kemajuan Kabupaten Lumajang kedepan",Pungkasnya. (bas).
Read more

Desa karang Sono gelar sedekah hasil Bumi Dan Pesta Rakyat

Acara Sedekah Bumi
Pasuruan, Pojok Kiri 
Sebagai bentuk rasa syukur kepada pencipta karena telah diberi hasil bumi yang melimpah warga Desa Karang sono, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan Menggelar sedekah bumi,Jum'at(06/9/2019).

Tradisi yang di laksanakan setiap tahun sekali itu diramaikan oleh ratusan peserta karnaval dari 4 Dusun antara lain Dusun Krajan, Dusun Pendem,Dusun blusuk,Dusun Jangkang dan di hadiri oleh perwakilan kecamatan Wijaya (Sekcam), Kepala Desa Karang Sono,H Imrron raden wijoyo serta Muspika setempat dan tokoh agama Ustad Nadir dari Pasuruan.

Menurut H.Imron, selain sebagai ucapan rasa syukur, tradisi sedekah bumi juga digelar sebagai bentuk rasa kebersamaan kepada sesama dengam memberikan sedekah atau sodakoh berupa makanan.

"Sebagai rasa syukur kepada sang pencipta, sedekah bumi ini juga sebagai wujud pelestarian budaya yang sudah dilakukan turun temurun , kata petuah petuah dulu yang merupakan sedekah bumi dapat menolak balak atau menjauhkan dari musibah karena sedekah bumi sama dengan memberi sodaqoh,"kata H imron disela-sela acara.

Disisi lain, yang menarik dari acara sedekah bumi ini adalah perebutan ancak (sebutan untuk makanan yang dipanggul atau diarak), dimana banyak orang yang ingin berebut mengambil makanan yang ada di ancak meski harus berdesak-desakan dengan orang lain.

Setelah perebut yang ada di ancak , acara di lanjutkan . pada malam hari pembagian hadiah ,dorprase lomba bersih desa yang di ikuti 4 Dusun   dan di iringi semi elekton, pesta rakyat  sampai selesai.

Selain diramaikan ratusan masyarakat yang menonton pembagian hadiah dorprase  dan semi elekton .  Kepala Desa Karang sono mengajak warganya untuk tetap mempertahankan tradisi yang sudah dilakukan sejak turun temurun.

Beberapa kalangan menganggap bersih desa atau sedekah bumi, merupakan budaya,yang dimiliki efek positif. Pasalnya, selain bisa jadi ajang mempererat persaudaraan, juga menjadi daya tarik wisata.

"Untuk itu, saya minta kepada warga untuk terus mempertahankan tradisi ini," Pungkasnya.(A car noel).
Read more

Menyambut HUT RI Ke 74 Desa Kambingan Adakan Karnaval Berhadiah Jutaan Rupiah

Para peserta karnafal 
Pasuruan, Pojok Semeru
Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke 74,Desa Kambingan,Kecamatan Grati,Kabupaten Pasuruan,setiap tahun mengadakan acara Karnaval bersama masyarakat Desa setempat,Karnaval dimulai start dari Desa Kambingan kembali ke Halaman Desa Kambingan,peserta yang terdiri dari anak-anak dan dewasa.Para peserta karnaval meriahkan suasana hari kemerdekaan bebagai busana yang ditampilkan seperti berpakaian baju adat tradisional,pakaian para pahlawan.(25/8/2019).

Pembukaan Karnaval dimulai pukul 8.00 WIB,dan dibuka oleh Kepala Desa Kambingan Husen hadir dalam acara tersebut,AKD,Perangkat Desa,dan tokoh Masyarakat.

Dalam sambutannya Husen menyampaikan,"terimakasih atas semua dukungannya untuk masyarakat Desa Kambingan,sehingga terlaksananya acara Karnaval tahun ini,semoga tahun depan akan lebih meriah lagi",ucapnya.

Banyak penonton dari warga masyarakat antusias ikut tampil dalam kegiatan setiap hari HUT RI yang Ke 74 SDM Unggul Indonesia Maju. (A/had).
Read more

KENDURENMAS Pohjentrek, Inovasi Pelayanan Publik

Acara KENDURENMAS berlangsung
Pasuruan, Pojok Kiri
Untuk kesekian kalinya Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyelenggarakan acara KENDURENMAS (Kendaraan Urun Rembuk Masyarakat).Pada hari Rabu (04/9/2019),kegiatan pelayanan terpadu dengan sistem jemput bola tersebut digelar di lapangan Olahraga warung dowo ,Kecamatan Pohjentrek Kabupaten Pasuruan.

Salah satu program unggulan Bupati Pasuruan, HM. Irsyad Yusuf, SE, MMA ini merupakan bentuk upaya Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat.

Hadir dalam acara,  Calon wakil Bupati  (Cawabup ) Kabupaten Pasuruan, A .Mujib Imron dalam sambutannya,dalam sambutannya Mujib Inovasi acara "Kenduren Mas" ini kepanjangan dari Kendaraan Urun Rembuk Masyarakat.Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyediakan 14 kendaraan OPD.Yakni menyediakan dengan sistem outlet disetiap Kecamatan,dan metode jemput bola.Warga Kecamatan Pohjentrek sangat antusias menyambut pelayanan publik yang dihadirkan langsung ditengah tengah masyarakat.

"Masyarakat yang hadir banyak sekali.Bahkan saya lihat mereka sudah datang sejak pagi untuk memperoleh layanan KENDUREN MAS ini",jelasnya.

Camat Pohjentrek  Suhartono.Sos.Msi menuturkan,sejak dua minggu sebelumnya pelaksanaan,ia sudah memberikan informasi dan mengajak masyarakat agar hadir dalam acara tersebut.Sekaligus mengintruksikan kepada seluruh Kepala Desa untuk turut hadir dalam memberikan pendampingan terhadap warganya.

"Saya merasa senang dengan adanya inovasi ini merupakan salah satu pelayanan yang diberikan untuk masyarakat untuk mempercepat pelayanan"tuturnya.

Kenduren mas ini mendapat sambutan baik dari masyarakat di Kecamatan Pojentrek . Seperti yang di ungkapkan oleh Siti (38) Warga Kecamatan Pohjentrek . "Saya sangat senang dengan adanya kegiatan Kenduren Mas ini,tidak perlu jauh Jauh ke Raci  untuk pengurusan E KTP bisa langsung jadi,"katanya.(A/cardoel)
Read more

Lokalisasi Bisnis Lendir Klampokan, Resmi Di Tutup

Jajaran Forkopimca Besuk Resmi Tutup Eks Lokalisasi Klampokan
Probolinggo, Pojok Semeru
Mengacu banyaknya laporan masyarakat yang cukup diresahkan dengan keberadaan eks Lokalisasi wanita penghibur pria hidung belang yang bertempat di Desa Kelampokan ,Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, dan didukung dengan adanya Peraturan Daerah Nomor 5 tahun 2015 tentang Pelacuran, Rabu (28/8/2019). Lokalisasi tersebut resmi ditutup.

Sebelum dilakukan penutupan, Wanita penyedia prostitusi sex komersial (PSK) yang mangkal dan menetap dilokasisasi tersebut kerap terjaring petugas Satpol PP, namun meski demikian tempat bisnis haram tersebut membandel dan masih saja beroprasi.

Penutupan Eks Lokalisasi desa Klampokan dikalukan oleh jajaran Forkopimca Besuk dengan memasang papan informasi larangan dan penutupan tempat tersebut, bukan hanya itu Petugas juga menghadirkan pihak Mucikari untuk menandatangani surat perjanjian dan persetujuan ditutupnya eks lokalisasi tersebut.

Mashudi sebagai Kasi Opdal (Operasi Dan Pengendalian ) Satpol PP Kabupaten Probolinggo mengatakan penutupan dengan pemasangan papan informasi ini merupakan peringatan terakhir oleh pemerintah daerah dalam memberantas prostitusi. Jika lokalisasi tersebut buka kembali, maka pihaknya akan bertindak tegas dan tidak segan untuk melakukan pembongkaran bangunan tersebut.

"Saya akan mengambil tindakan tegas jika ada yang membuka bisnis haram dilokalisasi ini.Tempat dan bangunan ini akan saya bongkar,"Pungkasnya.(A/noel).
Read more

Pagelaran Pentas Seni Desa Sidowaya, Penghargaan Untuk Pahlawan Kemerdekaan

Pegelaran pentas seni dan antusiasme warga 
Pasuruan, Pojok Semeru
Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Ke 74 Tahun, Desa Sidowaya menggelar acara malam pentas seni tari dan Fashion Show, di Pendopo Desa Sidowaya Kecamatan Beji, Kamis (28/8/2019).

Acara tersebut digelar sebagai bentuk penghargaan secara simbolis untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berani mempertaruhkan nyawa demi merebut dan memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia dari tangan para penjajah.

Momentum gelar malam seni ini tak hanya menjadi hiburan tahunan belaka, tapi juga menjadi ajang silaturrahmi guna mempererat hubungan antar warga desa dalam membangun solidaritas sesama.

Dalam sambutannya Kepala Desa Sidowaya, Sukino menyampaikan ucapan terimakasih serta partisipasi dari segala pihak, demi kesuksesan acara malam pentas seni tersebut, selain itu Sukino juga mengakui tanpa solidaritas dari kekompakan warga, sudah dapat dipastikan perayaan HUT Kemerdekaan RI Ke 74 tahun tidak semeriah saat ini.

"Saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas partisipasi semua masyarakat dan Karang Taruna Desa Sidowaya yang mana telah membantu kesuksesan acara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 74 ini, karena tanpa bantuan dari masyarakat, acara ini tidak bisa terlaksana dengan baik seperti saat ini," Ujarnya.

Diakhir kata sambutannya, Sukino juga menjelaskan bahwa kegiatan malam pentas seni ini menampilkan berbagai tarian tradisional, sehingga diharapkan mampu memberi suport kepada generasi bangsa untuk terus mencintai kesenian lokal, dan menjadikan kesenian tradisional sebagai pusaka kekayaan bangsa yang kekal sepanjang Zaman.

"Adapun kegiatan seni tari tradisional tersebut selain bisa merekatkan hubungan emosional antar warga desa, juga untuk melestarikan berbagai potensi dan kekayaan kesenian tradisional agar tidak lapuk ditelan zaman", Pungkasnya.(A/doel)
Read more

Pesta "Jelang P21", Ketua Pordasi Tetap Bahagia Bersama Artis - Artis Cantiknya

Abah Sis bersama Umi Arum 
Lumajang, Pojok Semeru
Meski sudah ditetapkan menjadi tersangka dan dalam waktu dekat berkas perkaranya akan dilimpahkan kekejaksaan negeri Lumajang, namun bukan berarti H. Siswanto larut dalam kesedihan dan kekawatiran, Sabtu (24/8/2019), di Villa istri nomor limanya, Umi Arum, di Jalan Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari, seperti tahun - tahun sebelumnya H. Siswanto mengadakan tasyakuran keluarga 4 hari 4 malam, dihari pertama hiburan puluhan artis-artis penyanyi cantik yang diiringi elektone tunggal bernyanyi bergantian dari pagi hingga sore, dan malam harinya dilanjutkan dengan pertunjukan wayang kulit dengan lakon Wahyu anggodo jali dengan dalang dari Lumajangan, keesokan harinya dilanjutkan dengan goyangan puluhan artis-artis cantik penyanyi dangdut, dan malam harinya juga langsung dilanjutkan wayang kulit dengan dalang yang didatangkan dari Tulungagung, Ki Cak Sun Gondrong dengan lakon Babat Tanah Pulau Jawa.

"Ini hanya tasyakuran keluarga, sebenarnya acaranya bakal digelar dirumah Yosowilangun namun karena ada sedikit kendala, sehingga terpaksa kita gelar di Villa ini, acara tasyakuran ini kita gelar selama empat hari empat malam," Ucap H. Siswanto, Sabtu (24/8/2019).
Abah Sis saat menyawer artis-artis cantiknya

Dihari ketiga acara dilanjutkan dengan acara khotmil quran atau yang dikenal dengan istilah khataman Al Quran, dan dihari terakhir atau hari ke empat diadakan acara pengajian Akbar dengan mendatangkan Kyai Taat dari Surabaya.

"Acara Tasyakuran keluarga ini juga sebagai promosi atau memberi tahukan kepada masyarakat bahwa kami juga membuka Pondok Pesantren Gratis",Tambahnya.

Bercengkrama labih jauh, H. Siswanto yang akrab dengan sebutan Abah Sis, tidak bakal menikah lagi meskipun beliau tidak berani berjanji, karena dikatakan sudah 6 tahun terakhir ini sudah tidak menambah istri baru. pria yang pernah menikah sebanyak 12 kali ini, mengaku untuk para istrinya yang masih setia menemaninya hanya tinggal 7 wanita.

"Saya tidak berjanji tapi selama enam tahun terakhir ini saya sudah tidak menambah istri lagi,"Terangnya.

Ketua Pordasi Lumajang ini juga mengatakan kalau melihat wanita yang cantik kerap merasa ingin memilikinya, meski demikian, lanjut ceritanya, ternyata jika hasratnya sudah terpenuhi ya rasanya hanya begitu-begitu saja, sembari tertawa tanpa menjelaskan maksud perkataannya dengan kalimat begitu-begitu saja.

"Wajarlah hasrat laki-laki kalau melihat wanita cantik ingin memilikinya, tapi setelah hasratnya terpenuhi ya rasanya hanya begitu-begitu saja",Pungkasnya dengan diakhri tawa.(bas).
Read more

KENDURENMAS "Hypnotis" Ribuan Warga Rejoso

Bupati dan Jajaran OPD dalam Acara KENDURENMAS
Pasuruan, Pojok Semeru
Untuk kesekian kalinya Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyelenggarakan acara KENDURENMAS (Kendaraan Urun Rembuk Masyarakat).Pada hari Rabu (21/8/2019),kegiatan pelayanan terpadu dengan sistem jemput bola tersebut digelar di lapangan pacuan kuda Rejoso Lor,Kecamatan Rejoso,Kabupaten Pasuruan.

Salah satu program unggulan Bupati Pasuruan, HM. Irsyad Yusuf, SE, MMA ini merupakan bentuk upaya Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat.

Hadir dalam acara,asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya dalam sambutannya,dalam sambutannya Anang Inovasi acara "Kenduren Mas" ini kepanjangan dari Kendaraan Urun Rempug Masyarakat.Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyediakan 14 kendaraan OPD.Yakni menyediakan dengan sistem outlet disetiap Kecamatan,dan metode jemput bola.Warga Kecamatan Rejoso sangat antusias menyambut pelayanan publik yang dihadirkan langsung ditengah tengah masyarakat.

"Masyarakat yang hadir banyak sekali.Bahkan saya lihat mereka sudah datang sejak pagi untuk memperoleh layanan KENDUREN MAS ini",jelasnya.

Camat Rejoso Komari SH.MM  menuturkan,sejak dua minggu sebelumnya pelaksanaan,ia sudah memberikan informasi dan mengajak masyarakat agar hadir dalam acara tersebut.Sekaligus mengintruksikan kepada seluruh Kepala Desa untuk turut hadir dalam memberikan pendampingan terhadap warganya.

"Saya merasa senang dengan adanya inovasi ini merupakan salah satu pelayanan yang diberikan untuk masyarakat untuk mempercepat pelayanan"tuturnya.

Kenduren mas ini mendapat sambutan baik dari masyarakat di Kecamatan Rejoso. Seperti yang di ungkapkan oleh Yajid (30) Warga Kecamatan Rejoso. "Saya sangat senang dengan adanya kegiatan Kenduren Mas ini,tidak perlu jauh Jauh ke Raci  untuk pengurusan E KTP bisa langsung jadi,"katanya.
(A car/nul).
Read more

Rayakan Hari Kemerdekaan RI, PORTEM Jalan Santai

Portem meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 74 tahun dengan menggelar jalan santai
Pasuruan, Pojok Semeru
Dalam memacu kesehatan jiwa dan jasmani kembali para pemuda Portem (Perkumpulan Orang Tempuran) Desa Bayeman,Kecamatan Gondang Wetan,Kabupaten Pasuruan.Dalam memeriahkan HUT RI Ke 74 mengadakan acara jalan santai bersama yang berhadiahkan satu ekor kambing untuk hadiah utamanya dan banyak lagi hadiah doorprize lainnya.Minggu (18/8/2019).

Acara yang dihadiri oleh ratusan masyarakat dari muda sampai tua itu diselenggarakan oleh Pemuda Portem.Acara tersebut digelar di Dusun Mangon Karso.

Jukiadi sebagai ketua dari Portem berharap,Kegiatan acara jalan santai bukan hanya kegiatan rutin tahunan memperingati hari kemerdekaan tapi lebih bertujuan sebagai ajang mengikat kebersamaan antar warga juga pembelajaran pada generasi muda.

"Saya berharap dengan diadakannya acara jalan santai ini selain memperingati Hari Kemerdekaan RI dan mengenang para pahlawan yang telah berjuang untuk memerdekakan NKRI tujuan selanjutnya sebagai ajang mengikat kebersamaan antar warga juga pembelajaran pada generasi muda,"kata jukiadi.

Ditempat yang sama,Kepala Desa Bayeman Abdul Kodir dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas partisipasi warga masyarakat yang sangat luar biasa dan segenap panitia terutama Pemuda Perkumpulan Orang Tempuran yang sudah mensukseskan acara ini.

"Saya bangga dan terimakasih yang sangat luar biasa kepada pemuda Portem dan masyarakat.Semoga acara jalan santai ini berjalan dengan lancar dan sukses sampai acara kegiatan selesai,"ucapnya. (A/had).
Read more

Identitas Pelaku Insiden Berdarah Polsek Wonokromo "HOAX"

Sejumlah Barbuk dan pelaku penyerangan anggota polsek Wonokromo
Probolinggo, Pojok Semeru
Indentitas penyerang anggota Polsek Wonokromo merupakan bukan warga probolinggo dan itu berita Hoaks.Dari data pelaku yang sebenarnya adalah warga Kabupaten Sumenep,Pulau Madura.Pelaku diketahui bernama Imam Musthofa.

Dandim 0820 dan Kapolres Probolinggo dengan kalimat yang cukup tegas.Informasi indentitas pelaku penyerangan Mapolsek Wonokromo yang disebut warga probolinggo itu bohong (Hoaks).

"Informasi itu Hoaks Mas...Tapi saya tidak berkompeten untuk menjelaskan secara keseluruhan.Ke polisi saja untuk keterangannya...,"kata Letkol.Imam Wibowo saat dikonfirmasi yang sudah beredar di media massa.Minggu (18/9/2019).

Penegasan yang sama dengan Dandim Probolinggo yang di lontarkan oleh Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto ditempat terpisah.
"Kami pastikan itu Hoaks dan anggota saya sudah melakukan penyelidikan yang benar dan itu sudah pasti tidak benar kalau pelaku bukan warga Probolinggo," ungkap Eddwi.

Sebagaimana yang sudah beredar diberitakan sebelumnya di media sosial bahwa pelaku penyerangan anggota Polsek Wonokromo di sebut sebut warga Kecamatan Tegal Siwalan,Kabupaten Probolinggo.Beredar atas nama Andi Pribadi (25).Ia berasal dari Dusun Palasan RT/RW 015/005,Kelurahan Paras.

Namun dari data SIAK.Pelaku diketahui Bernama Imam Musthofa.Lahir di Kabupaten Sumenep Pada 15 Juli 1988.Beralamat lengkap Dusun Karang Jati RT 1/ RW 4,Desa Talaga,Kecamatan Gading.Dan saat ini pelaku Imam tinggal di tempat Kostan bersama istri dan 2anak di jalan Sidoserno Surabaya.Imam sendiri bekerja sebagai penjual Sempol dan istrinya berjualan makaroni.

Disaat penyerangan,pelaku Imam Musthofa mulanya berpura pura akan melapor ke Polsek Wonokromo pada hari Sabtu (17/8/2019).Tiba tiba pelaku melakukan pembacokan terhadap anggota Aiptu Agus Sumartono petugas SPKT dan Anggota Reskrim,Briptu Febian.penggalan berita sebelimnya atas laporan kepolisian. (A)
Read more

HUT Kemerdekaan RI Ke 74, Kecamatan Gondang Wetan Majukan Indonesia

Forkopimca adakan tasyakuran HUT RI ke 74 tahun
Pasuruan, Pojok Semeru
Rangkaian acara Peringatan HUT-RI Ke 74 di Kecamatan Gondang Wetan diantaranya,mengadakan tasyakuran pada hari Sabtu (17/8/2019).Peserta yang diundang kurang lebi dari 200 orang yang terdiri dari aparatur Kecamatan dan Desa,tokoh masyarakat dan tokoh agama yang berada diwilayah Kecamatan Gondang Wetan.Jajaran Muspika dihadiri oleh Kapolsek Gondang Wetan,Kepala Desa se Kecamatan Gondang Wetan,Anggota Dewan.

Dalam mengawali acara tasyakuran dinyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya secara bersama-sama dan dilanjutkan dengan do'a sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT yang dipimpin oleh Kepala KUA Kecamatan Gondang Wetan.

Pada kesempatan tersebut dalam sambutannya Ketua Panitia acara Syuhada S.pd  menyampaikan,bahwa dengan tema SDM Unggul Indonesia Maju mengisi Kemerdekaan kita yang Ke 74 yaitu membangun bersama-sama guna membangun kepribadian dan mentalitas bangsa utamnya Warga Kabupaten Pasuruan yang berdaya saing tinggi.

"Kegiatan Tasyakuran dan do'a bersama ini sebagai wujud syukur atas limpahan rahmat dari Allah SWT.Karena atas kuasanya kita bisa merasakan kemerdekaan,dan kita harusnya banyak-banyak berdoa untuk para pahlawan uang telah mengorbankan jiwa dan raga dalam merebut dan memperjuangkan kemerdekaan."Tutur Syuhada.

Camat Gondang Wetan Rachmat Syarifuddin S.sos dalam sambutannya pada hari Sabtu (17/8/2019),mengajak semua perangkat Desa dan masyarakat untuk produktif dan terus menggali potensi-potensi lokal untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat dan meneruskan program-program pemerintahan Kabupaten,"lanjut Rachmat.

"HUT RI ke 74 ini dan acara Tasyakuran semua turun du semja desa -desa,sebagai wujud kebersamaan dan kehadiran fisik pemerintahan Kecamatan Gondang Wetan.Pasuruan SDM Unggul Indonesia Maju bersama Rakyat"lanjut Rachmat.

Terus kita jaga dan tingkatkan produktivitas dan persatuan kesatuan dalam bingkai NKRI dan kita hidup di jaman serba cepat",kata Rachmat.

Dalam acara tasyakuran ini dengan pembacaan do'a yang di tujukan kepada para pahlawan yang gugur memperjuangkan kemerdekaan serta para pahlawan yang sudah gugur dimedan peperangan. (A/had).
Read more

KAPOLRES PASURUAN KOTA PIMPIN SERTIJAB KASATLANTAS

Acara Sertijab Kasat Lantas Polres Pasuruan
Pasuruan, Pojok Semeru
Kapolres Pasuruan Kota AKBP Agus Sudaryanto S.I.K,M.H memimpin serah terima jabatan (sertijab) Kasatlantas Polres Kota Pasuruan,di Joglo Parama Satwika yang terletak di area Polres Pasuruan Kota yang berada dijalan Gajah Mada no.19,kelurahan karang anyar,pada hari Jumat (16/8/2019).

Pergantian pucuk pimpinan di Satlantas Polres Pasuruan Kota ini sesuai keputusan Kapolda Jatim Nomor Kep/304/II/2019,tanggal 12 februari 2019.

Jabatan Kasatlantas Polres Pasuruan Kota ditempati AKP Kadek Ary Mahardika, SH,S.I.Kdigantikan oleh AKP Achmadi SH,yang sebelumnya menjabat sebagai Kasatlantas Polres Sampang.Sementara Kadek Ary Mahardika akan promosi jabatan sebagai Kapolsek Tenggilis Polrestabes Surabaya.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Agus Sudaryanto menyampaikan,apresiasinya kepada pejabat lama atas kerja sama selama melaksanakan tugas di Pokres Pasuruan Kota.Ia juga mendoakan Kadek Ary Mahardika sukses ditempat tugas yang baru.
"Kepada peja at yang Baru,saya mengucapkan selamat datang dan bergabung di keluarga besar Polres Pasuruan Kota,silahkan msnyesuaikan diri dan bangun komunikasi,koordinasi dan kolaborasi dengan sesama anggota di lingkungan Polres Pasuruan Kota,"pesannya.

"Pergantian ini merupakan hal biasa yang terjadi ditubuh Polri sebagai sarana untuk menyegarkan organisasi dan sebagai sarana promosi bagi anggota yang dianggap berhasil dalam pelaksanaan tugas,"imbuhnya.

Ia meminta Kasatlantas yang baru dapat melanjutkan tugas-tugas pejabat lama dan bisa menciptakan inovasi baru guna membesarkan nama Polres Pasuruan Kota. (A,car)
Read more

Traile AMP, Berhemat APBD Hingga Setengah Milyar

Kunjungan Bupati persiapan Traile AMP
Lumajang, Pojok Semeru
Guna melihat langsung kesiapan sejumlah perusahaan Asphalt mixing plant (AMP), penyedia jasa Hotmix yang diminta oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk membuat Traile atau Uji coba pembuatan jalan Aspal Hotmix diwilayah lapangan Tembak Kecamatan Tempeh, dan  pembuatan jalan Traile tersebut, bertujuan untuk menyambut kedatangan Panglima TNI Angkatan Udara (AU) dalam rangka Power Fire Demo, latihan tempur AU yang rencananya akan dilaksanakan beberapa hari kedepan. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Lumajang, H.Thoriqul Haq, M. ML., Sabtu (20/7/2019), saat berada dilokasi pembangunan traile.

"Nanti kalau Kabupaten Lumajang berkebutuhan dengan penyedia Hotmix, ya AMP yang sudah Traile inilah yang akan kita rekomendasi, karena sudah diuji coba baik dari tingkat kepanasan maupun ketebalan yang dijadikan standard",Terangnya.

Bupati juga sudah merencanakan, pembangunan jalan dengan sistem Traile ini bakal dijadikan agenda tahunan, karena dengan pengerjaan jalan Hotmix yang melibatkan sejumlah AMP untuk melakukan Traile, pemerintah kabupaten Lumajang bisa berhemat dalam sekali pengerjaan sampai ratusan juta rupiah.

"Dalam sekali prosesi traile anggarannya mencapai sekitar Rp 435 juta, dan ini akan kita jadikan agenda tahunan, karena masih banyak tempat yang bakal kita lakukan Trail, dan ini adalah bagian dari pelayanan kepada masyarakat",Tandasnya.

Dengan adanya pembuatan jalan hotmix dengan sistem Traile dari sejumlah AMP, Bupati menegaskan, bukan berarti Perusahaan AMP tersebut yang bakal mengerjakan proyek jalan, melainkan perusahaan kontruksi pemenang lelang yang bakal mengerjakan, namun AMP yang dimaksud yang menyediakan material Hotmik karena sudah melakukan traile dari ketebalan dan kepanasannya.

"Siapa yang mengerjakan proyek, ya pemenang tender, pemenang lelang inilah yang nantinya kita rekomendasi kepada AMP yang sudah Traile, dengan ketebalan, suhu, dan kepanasan yang sudah diukur bersama, dan menjadi standart yang kita inginkan",Tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Lumajang, Drs. Karna Suswandi, dalam penyampaiannya Traile ini sebagai bentuk tindak lanjut dari tugas dan tanggung jawab yang diberikan oleh Bupati kepadanya. Karna juga menjelaskan Perubahan APBD yang baru dibahas, tidak memungkinkan untuk PUPR mengajukan anggaran dalam pengerjaan pembangunan, sehingga tercetuslah Traile uji coba percontohan dari 8 perusahaan AMP.

"Alhamdulillah, teman-teman AMP sangat welcome dalam pelaksanaan Traile ini,"Tandasnya.

Tentu saja, lanjut mantan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Pemerintah Kabupaten Bondowoso, bakal membakukan standart dari Kepanasan, Ketebalan dan kandungan Aspal dari traile yang sudah dikerjakan.

"Nanti akan kita laboratoriumkan hasil dari trail ini, sehingga kita bisa mengetahui standard dari kandungan aspalnya, karena yang menjadi standard kita adalah 5 sampai 5,8 ",Pungkasnya. (bas).
Read more

Forkom Lintas Lembaga, Menjawab Lumajang Kedepan

Pengukuhan Forkom Lintas Lembaga LSM dan Ormas Kabupaten Lumajang
Lumajang, Pojok Semeru
Setelah beberapa kali melakukan pertemuan, serta saling berkoordinasi antara lembaga satu dengan lembaga lainnya, berharapan dapat menyamakan persepsi, dalam Visi dan Misi, antara ratusan LSM dan Ormas yang tercatat di bawah binaan Bakesbangpol Linmas Kabupaten Lumajang, sepakat menyatukan diri dalam wadah Forum Komunikasi Lintas Lembaga, LSM dan Ormas, yang kemudian dilanjutkan dengan pembentukan kepengurusan secara aklamasi, hingga pada Jumat (19/7/2019), Forum Komunikasi Lintas Lembaga LSM dan Ormas Kabupaten Lumajang periode tahun 2019 - 2021, resmi dikukuhkan oleh Kepala Bakesbangpol Kabupaten Lumajang, Drs. Basuni, di aula kantor Bakesbangpol Lumajang.

Dalam acara pengukuhan tersebut, selain dihadiri oleh Kepala Bakesbangpol beserta Kabid dan jajarannya, dihadiri pula oleh ratusan dari perwakilan LSM dan Ormas serta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Lumajang, tentu saja harapan dari terbentuknya Forum Komunikasi Lintas Lembaga LSM dan Ormas ini dapat dijadikan wadah untuk mempersatukan harapan dan tujuan serta peran serta masyarakat menuju Lumajang Hebat dan mertabat.

Sebelum dikukuhkan disebutkan jajaran pengurus dari Forum Komunikasi Lintas Lembaga LSM dan Ormas Kabupaten Lumajang Periode 2019 - 2021. Pembina Drs Basuni, Kepala Dinas Bakesbangpol, Ketua, Dodik Purwoko dari unsur GMBI/Formasi Praja Nusantara, Wakil Ketua, M. Harisun S.Pd.,  dari unsur Banser, Sekertaris, Diki Agung Setyobudi, SE.,  dari unsur LSM Laskar Nusantara, Wakil Sekertaris, H.Suryadi, M.Pd., dari Lembaga Dakwah Islam Indonesia, Bendahara, Bambang Sarwo Edi S.Pd., dari Sencom Mitra Polri, Wakil Bendahara, Sri Chomsatun dari LSM Qurnia Bangsa, yang kemudian kesemua pengurus tersebut dikukuhkan sebagai bentuk keseriusan dan menjadi komitmen bersama.

Sambutan Ketua Forkom Lintas Lembaga LSM dan Ormas Kabupaten Lumajang Periode 2019 - 2021, Dodik Purwoko, berharap dengan terbentuknya Forkom Lintas Lembaga ini, dapat dijadikan ajang silaturrahmi untuk bersama dan bersinambung, serta tetap mengedepankan supremasi hukum yang berkeadilan, terlebih khusus dalam pembangunan pemerintah kabupaten lumajang yang tetap mengedepankan sosial kultur kearifan lokal.

"Ini adalah tugas dan kwajiban kita semua sebagai warga Lumajang, tanpa peran aktif dari teman-teman semua, saya juga tidak bisa berbuat apa-apa, dan kedepan saya masih membutuhkan saran dan bimbingan untuk kemajuan bersama",Tandasnya.

Dikesempatannya, Drs Basuni, juga berharap dengan adanya Forkom Lintas Lembaga ini dapat menjadi obor untuk menerangi masyarakat Lumajang dalam mewujudkan Lumajang hebat dan martabat, selain itu Basuni juga menorehkan harapannya dengan keberadaan Forkom kedepan dapat bersinambung dan bekerja sama dengan pemkab Lumajang dalam segala hal.

"Dengan keberadaan Forkom Lintas Lembaga ini, kami berharap dapat bersama membangun kabupaten Lumajang menuju kearah yang lebih baik",Terangnya.

Mantan Kasatpol PP ini, tidak menginginkan keberadaan Forkom yang baru dikukuhkan itu, dapat menjadi pemicu dalam kesenjangan ditengah masyarakat, sehingga pihaknya berpesan Forkom Lintas Lembaga ini harus memiliki jiwa pancasilais demi menjaga kesatuan dan persatuan bangsa.

"Jangan sampai terjadi kesenjangan dengan masyarakat, oleh sebab itu Forkom harus berjiwa pancasila demi menjaga kesatuan dan persatuan bangsa",Pungkasnya. (bas).
Read more

Pengakhiran KSO PT MH, Penambang Diminta Tertib Bayar Pajak.

Bupati saat dikonfirmasi sejumlah wartawan
Lumajang, Pojok Semeru
Setelah penandatanganan surat kesepakatan pengakhiran pengoprasian KSO Nomor 16 Tahun 2005, yang dalam surat kesepakatan tersebut dalam salah satu poin yang tertuang PT Mutiara Halim (MH) juga bakal menyerahkan aset timbangan Pasir hasil galian golongan C kepada pihak Pemerintah daerah, namun setelah ada penguasaan hak nantinya apakah pemerintah daerah yang bakal melakukan pengelolaan terhadap pengoprasian timbangan tersebut, Bupati Lumajang Thoriqul Haq saat dikonfirmasi mengatakan, dirinya masih belum bisa memutuskan saat ini, namun ia menjelaskan bahwa untuk mengelola dan melanjutkan Timbangan pasir yang ada untuk dioprasionalkan setelah ada penyerahan kepada pemkab Lumajang, tentunya perlu pembahasan lebih lanjut dengan pemerintah provinsi jatim ataupun pemerintah pusat.

"Kami masih belum bisa memutuskan, karena dalam aturannya pengelolaan jasa timbang bukan kewenangan pemerintah daerah melainkan kewenangan pemerintah Pusat, dalam waktu dekat kami akan berkonsultasi dulu ke pemerintah provinsi dan pusat dalam pengelolaan tata niaga pasir yang ada",Ujarnya. Kamis (4/7/2019)

Dengan Pengakhiran KSO PT MH, Bupati berharap ada peningkatan PAD, selain itu upaya pemkab Lumajang dalam pengakhiran KSO tersebut adalah harapan dari pada para penambang yang ada diLumajang, sehingga Ia berharap ada kesadaran untuk tertib membayar pajak bagi para penambang.

"Untuk para penambang pasir agar melakukan penyadaran membayar pajak kepada pemerintah daerah, karena pengakhiran dari KSO ini juga menjadi harapan bagi para penambang, dan kami berharap ada imbal balik yang sepadan dari rekan-rekan penambang ",Pungkasnya. (bas).
Read more

Surprise Dipuncak HUT Bhayangkara Ke 73 Dari Kodim 0821 Lumajang

Ucapan HUT Bhayangkara Ke 73 dari Dandim 0821 Lumajang
Lumajang, Pojok Semeru
Bertepatan pada puncak HUT Bhayangkara Ke 73, Senin (1/7/2019), Kodim 0821 yang dipimpin langsung oleh Dandim 0821 Letkol Inf Ahmad Fauzi, S.E. dengan diikuti oleh pejabat utama, prajurit dan Pegawai Negeri Sipil Kodim 0821. memberikan kejutan ucapan HUT Bhayangkara ke 73, dipelataran Mapolres Lumajang.

“Dengan usia yang ke-73 tahun, Polri semakin maju dan semakin dicintai oleh rakyat, serta sinergitas TNI-Polri semakin baik,” harap Dandim

Dalam acara yang terkesan mendadak tersebut, disambut oleh Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH.,melalui perwakilannya Wakapolres Lumajang, Kompol Budi Sulistyanto, S.H., dan seluruh jajaran Polres Lumajang, nampak hadir dalam acara penyambutan tersebut Kasat Resnarkoba Polres Lumajang AKP Priyo Purwandito, SH., dalam sabutannya Wakapolres Lumajang mengucapkan rasa terimakasih atas perhatian Dandim 0821 yang memberikan surprise di hari jadi Polri yang ke 73 ini.

“Mewakili Kapolres Lumajang, atas nama pribadi dan satuan, saya mengucapkan terima kasih atas perhatian Dandim 0821 beserta jajarannya, yang telah memberikan ucapan selamat ulang tahun bagi kami,” Paparnya.

Selain itu Wakapolres Lumajang juga berharap, kedepan TNI - Polri semakin harmonis sinergitas yang selalu terjaga dalam bersama membangun bangsa dan negara khususnya Kabupaten Lumajang.

“Semoga ke depan, TNI-Polri Kabupaten Lumajang semakin solid, sinergitas semakin terjaga, guna membangun Kabupaten Lumajang dalam keadaan aman dan terkendali,”Pungkasnya.(bas).
Read more

Mutasi Kapolsek Jajaran Polres Lumajang, Bersifat Promosi

Kapolres Lumajang saat memimpin sertijab dijajaran Polres Lumajang
Lumajang, Pojok Semeru, 
Mutasi ditubuh jajaran Polres Lumajang, yang dilaksanakan dipelataran Mapolres Lumajang, Senin (24/6/2019), Dipimpin langsung oleh Kapolres Lumajang, AKBP DR. Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH., pihaknya mengatakan bahwa semuanya mutasi bersifat promosi.

Selain itu Kapolres juga menegaskan kepada Kapolsek yang masuk dalam mutasi maupun yang tidak, untuk fokus kepada sejumlah program yang sudah digulirkan.

"Untuk para kapolsek saya minta fokus kepada program yang saya gulirkan",Ujarnya.

Lanjut Kapolres, dirinya juga menjelaskan agar Kapolsek beserta jajarannya bisa lebih fokus pada 3 faktor yang selama ini menjadi momok bagi masyarakat, diantaranya adalah permasalahan Begal, Pencurian Sapi, dan Konflik Horizontal Tambang Pasir.

"Untuk mengatasi pencurian sapi ada 3 lapis keamanan yang setiap lapisnya harus di sosialisasikn terus ke masyarakat yaitu masalah program rantai sapi, program garasi ternak dan program satgas keamanan desa. khusus untuk satgas keamanan desa, saya minta kapolsek intens melakukan pembinaan. lakukan kontak setiap hari, buat group WA bersama, lakukan patroli setiap hari bersama. arahkan semua program polsek kepada meningkatan kapasitas satgas keamanan desa",Pungkasnya.

Dalam mutasi kali ini Kapolsek Tempeh, AKP Budi Setyono, SH., diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasatlantas Polres Bondowoso, sedangkan jabatan lamanya diisi oleh AKP. Dodik Sumarno, SH., yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Klakah, dan Kapolsek Klakah dijabat oleh Kapolsek Jatiroto, AKP. Sidik, SH.,dan Kapolsek Jatiroto diisi oleh AKP. Bambang Supeno, SH., mantan Kapolsek Sukodono, sementara Kapolsek Sukodono dijabat oleh AKP Sutiyo, SH., yang sebelumnya menjabat Kapolsek Ranuyoso, dan Kapolsek Ranuyoso langsung dijabat oleh Kanitreskrim Polsek Ranuyoso itu sendiri IPTU Ari Hartono, SH.,

Sementara Kapolsek Sumbersuko AKP Edi Santoso, SH.,  bergeser menjabat Kasubbag Sarpras Bagsumda Polres Lumajang, dan jabatan lamanya diisi oleh AKP. Zainul Arifin, SH., yang sebelumnya menjabat Kapolsek Pasirian, dan Kapolsek Pasirian dijabat oleh mantan Kapolsek Tempursari, IPTU Agus Sugiharto, SH., dan kekosongan Kapolsek Tempursari diisi oleh IPTU Hariyanto, yang sebelumnya menjabat Kaurbinopsnal Satreskrim Polres Lumajang. (bas).
Read more

Membunuh Demi Bebaskan Istri Yang Menjadi Jaminan Hutang

Korban pembunuhan saat diotopsi
Lumajang, Pojok Semeru,
Dimungkinkan merindukan Istri tercinta yang sudah 6 bulan dijaminkan hutang piutang senilai Rp 250.000.000 (dua ratus lima puluh juta), HR (43) warga Dusun Gambang, Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, nekat merencanakan pembunuhan kepada No orang yang diduga menerima gadai istri HR, namun sayang, HR salah sasaran, ternyata yang dibunuh adalah masih famili No yang bernama Muhammad Hola, (34) Warga Dusun Argomulyo, Dusun Sombo, Kecamatan Gucialit.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Gucialit IPTU Rudi Isyanto, Rabu (12/6/2019), pembunuhan berencana tersebut salah sasaran.

"Yang dibunuh itu bukan orang yang dimaksud oleh pelaku, karena TKP pembunuhan dijalan desa Dusun Argomulyo Desa Sombo, dalam kondisi gelap tidak ada penerangan jalan",Ujarnya.

Pelaku HR ingin menghapuskan hutang sebesar 250 juta, dan ingin mengambil kembali istrinya yang sebelumnya digadaikan kepada calon korban (No) sebagai jaminan hutang, namun salah sasaran ternyata yang dibunuh orang lain, dan kejadian pembunuhan tersebut terjadi Selasa (11/6/2019) sekitar jam 19.30 Wib, di Jalan desa dusun Argomulyo Desa Sombo Kecamatam Gucialit, saat itu Muhammd Hola (Alm) bersama Kolik warga dusun Sombo sedang berada dijalan desa yang sepi dan tidak ada penerangan lampu jalan untuk mencari sepatu anak dari Kolik yang terjatuh dijalan,  bersamaan dengan itu datang pelaku dan langsung mengayungkan clurit yang ditujukan kepada korban yang diduga adalah No.

"Pembunuhan ini jelas sudah direncanakan sebelumnya oleh pelaku",Tambahnya.

Akibat pembacokan yang dilakukan oleh pelaku HR, korban langsung meninggal dunia di TKP, HR membacok punggung korbannya hingga memutuskan beberapa tulang rusuk, tulang punggung dan melukai paru-paru sebelah kanan. setelah melakukan pembacokan terhadap korbannya, pelaku langsung kabur dan menyerahkan diri kepada Kepala Desa Jengrong Kecamatan. Ranuyoso, dan kemudian oleh kades diteruskan ke Satreskrim Polres Lumajang.

"Akibat perbuatannya, pelaku Tindak pidana pembunuhan berencana ini diancam pidana penjara 20 tahun sebagaimana dimaksud dalam Pasal 340 KUHP",Pungkasnya. (bas).
Read more

Menepis Isu Masuk TNI dan Polri Harus Bayar Mahal, Bimbel Pasirian Menjawab Dengan Semangat dan Kesederhanaan

anak didik bimbel pasirian saat latihan fisik
Lumajang, Pojok Semeru
Kepedulian Aditya Gito (51) warga Dusun Bulak winong, Desa Pasirian, terhadap generasi bangsa yang secara ekonomi minus, namun berkeinginan meraih mimpi untuk mengabdikan dirinya kepada bangsa dan negara menjadi anggota TNI ataupun anggota Polri. pihaknya bersedia menampung pemuda pemudi tersebut untuk memberikan bimbingan belajar (bimbel) secara suka rela.

"Anak-anak berlatih sendiri secara fisik dan juga psikotes, dengan harapan ketika ada kesempatan untuk mendaftarkan diri diperekrutan TNI dan Polri, anak-anak dapat lolos seleksi secara jujur, karena kemampuannya bukan karena uangnya",Ujar Aditya, Senin (10/6/2019).
saat mengerjakan soal psikotes

Disinggung soal Psikotes yang dipelajari oleh Bimbel Pasirian dibawah binaannya, Aditya tidak segan sounding kepada teman dan saudaranya yang berdinas di TNI ataupun Polri, selain itu pihaknya juga kerap dan rutin melakukan browsing soal - soal Psikotes diinternet.

"Bertanya kepada teman dan saudara, dan juga browsing di internet",Tandasnya.

Diakui bahwa anak-anak didik yang mengikuti bimbel, rata-rata anak yang minus secara ekonomi keluarga, namun pihaknya tidak mau mematahkan semangat dari generasi bangsa untuk meraih cita-citanya menjadi TNI dan Polri, selain itu pihaknya juga menepis bahwa untuk menjadi anggota TNI dan Polri tidak harus membayar dengan uang yang banyak.

"Anak - anak didik yang mengikuti bimbel, bukan dari keluarga yang berduit, ada pesuruh sekolah, ada yang anaknya janda miskin, dan masih banyak lagi, asal ada kemauan dan niat yang bersungguh-sungguh insyaallah ada saja jalan untuk meraih sukses",Terangnya.
Ahmad Musyafak dengan bangga foto bersama ibu kandungnya Suciasih (63) 

Diakui, Sudah banyak anak didik bimbel dibawah pembinaan Aditya yang sudah lolos mendaftar menjadi aparatur negara, semisal Yoga Hermawan (20) warga Dusun Krajan Desa Jatisari, Kecamatan Tempeh, anak pertama dari dua bersaudara yang sejak SMP ikut neneknya karena kedua orang tuanya berpisah, saat ini sudah dinyatakan lolos dan diterima menjadi anggota TNI dan masih pendidikan, diceritakan kisah hidupnya setelah lulus SMA dirinya menjadi pesuruh di SMA tempatnya mencari ilmu yaitu di SMAN Tempeh, disela waktu senggang dirinya juga mengikuti bimbel dirumah Aditya.

"99% soal psikotes yang diberikan Om Adit, keluar semua, dan Alhamdulillah saya saat ini sudah pendidikan",Ucapnya.

Pengakuan serupa juga disampaikan oleh Ahamad Musyafak (20) warga Dusun Krajan Barat Desa Nguter Kecamatan Pasirian, pihaknya mengaku mengikuti Bimbel hanya 4 bulan dan saat mendengar ada info pendaftaran penerimaan anggota TNI, dirinya pun bertekat untuk mendaftarkan diri bahkan saat pengurusan administrasinya dirinya tidak punya uang.

"Alhamdulillah saya disumbang om adit saat pengurusan administrasi, karena saat itu saya tidak punya uang sama sekali", Akunya.

Ahamd Musyafak kesehariannya tinggal bersama ibu kandungnya Suciasih (63), semenjak ayahnya meninggal Suciasih membanting tulang menjadi pembantu rumah tangga untuk menopang kehidupan anak-anaknya.

"Saya sangat berterima kasih kepada Tuhan dan om Adit, yang selalu memberikan semangat hingga saya diterima dijajaran TNI meskipun saat ini masih pendidikan, dan kepada adik-adik bimbel terus semangat dan optimis ya, sukses itu bukan dari uang tapi dari semangat dan berdoa",Pungkasnya. (bas).
Read more

Dishub "Impotent" Atasi Larangan Pembatasan Oprasional Kendaraan Barang Jelang Hari Raya

sebagian kecil kendaraan barang yang tetap beroprasi meski sudah ada larangan
Lumajang, Pojok Semeru
Sebagai tindak lanjut surat peraturan menteri perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 37 Tahun 2019 tentang Pengaturan lalu lintas pada masa angkutan lebaran tahun 2019, Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang melalui surat edaran nomor 094/697/427.56/2019 juga memberlakukan pembatasan oprasional bagi mobil angkutan barang, mulai hari ini jam 00.00 Wib, Kamis (30/5/2019) sampai jam 24.00 wib, Minggu (2/6/2019), dan kembali pembatasan tersebut diberlakukan kembali mulai Jam 00. 00 wib tanggal 8 Juni 2019 sampai tanggal 10 Juni 2019 pukul 24.00 wib.

Namun kenyataan itu seakan menjadi bualan belaka, pasalnya kendaraan barang tetap beropasional seperti hari-hari biasanya dihari pertama pembatasan larangan kendaraan barang beroprasi, pemandangan tersebut dapat dilihat disepanjang jalan raya Candipuro - Pasirian dan Tempeh Dumt Truk Pasir dengan bebas beroprasi seakan tidak pernah mengindahkan pembatasan kendaraan barang tersebut, bahkan truck trailer juga terlihat melintas membawa tumpukan sak semen.

Hal tersebut dikecam keras oleh warga kecamatan Pasirian Karminto (50) yang sempat ditemui sedang duduk didepan Kantor Desa Pasirian dipinggir jalan raya, pihaknya mengecam bahwa pemerintah seakan tidak bertanggung jawab atas surat edaran yang dikeluarkan, karenan tidak adanya petugas dari dishub maupun pihak Satlantas yang mengamankan untuk melakukan penjagaan.

"Buat apa bikin Surat edaran pembatasan angkutan barang, kalau tidak ada petugas yang melakukan penjagaan atau teguran kepada armada yang melanggar",Kecam Karminto, sembari menunjuk kearah Dumt Truk bermuatan pasir yang sedang melintas bebas dijalan raya, Kamis (30/5/2019).

Bukan hanya itu truk-truk bermuatan Tebu dan Kayu juga melintas dan beraktifitas seperti tidak mengetahui larangan tersebut, hal senada disampaikan oleh Cak So tukang becak yang biasa mangkal di traffic lights  Pasirian, dirinya mengatakan mulai pagi tadi kendaraan bermuatan pasir lalu lalang seakan tak pernah ada larangan.

"Mungkin para sopirnya tidak tahu ya kalau hari ini ada larangan bagi kendaraan barang lewat",Terangnya.

Sementara Arifi salah satu Kepala Seksi dinas perhubungan Kabupaten Lumajang yang dikonfirmasi Via Cellularnya mengatakan pihaknya sudah mensosialisasikan surat edaran pembatasan kendaraan barang untuk beraktifitas kepada para sopir dan para pengusaha tambang maupun armada untuk tidak beroprasi pada waktu-waktu tertentu yang sudah ditetapkan.

"Kami sudah mensosialisasikan kepada para sopir dan pengusaha armada untuk tidak beroprasi dulu",Terangnya.

Meski demikian, kendaraan yang masuk dalam kategori larangan untuk beroprasi pada waktu yang diberlakukan oleh surat edaran pembatasan tersebut, tetap saja beroprasi, Arifi mengatakan bakal memberikan sanksi dan teguran kepada sopir dan pengusaha armada yang tetap nekad beroprasi pada waktu pembatasan diberlakukan.

"Ya saat ini petugas kami masih beroprasi dijalan Gatot Subroto Lumajang, dan disiagakan di sejumlah pos pantau di wonorejo",Pungkasnya. (bas)
Read more

Keluarga "Budak" Shabu, Ibu Buron, Ayah Dan Anak Masuk Bui

Kiri : SNY (39), BD (22)
Lumajang, Pojok Semeru
Belum genap sebulan, Rabu (8/5/2019) pasca penangkapan pria berinisial SNY (39) warga Dusun. Laspoleng Rt. 07 Rw. 02 Desa Selokgondang Kecamatan. Sukodono, yang tertangkap tangan oleh Opsnal Satresnarkoba Polres Lumajang, karena melanggar hukum menyimpan dan mengedarkan Narkotika golongan 1 jenis Shabu seberat puluhan gram. Lalu, Minggu (26/5/2019) Opsnal Satresnarkoba Polres Lumajang kembali menangkap pemuda berinisial BD (22) warga Dusun Kramad Desa Ranuwurung, Kecamatan Randuagung, yang juga dengan sengaja melanggar hukum menyimpan dan mengedarkan Narkotika golongan satu jenis shabu, dari tangan BD petugas berhasil mengamankan serbuk kristal warna putih yang diduga kuat adalah shabu seberat 2,77 gram.

Setelah dilakukan penyidikan mendalam oleh petugas, ternyata SNY tersangka yang tertangkap beberapa minggu lebih awal adalah ayah kandung dari terlapor BD, fakta ini terus dikembangkan oleh petugas untuk melakukan penyelidikan kepada Istri SNY yang juga sekaligus ibu dari BD, namun sayang mengetahui Suami dan anaknya tertangkap untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya yang melanggar  hukum, wanita tersebut kabur untuk mengamankan dirinya.

"Semoga dengan tertangkapnya 2 orang anggota keluarga ini dapat membuat jera Si ibu yang saat ini masih Buron, dan agar segera menyerahkan diri ke Mapolres Lumajang”, Ujar Kapolres Lumajang, AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH., Senin (27/5/2019).

Lanjutnya, Kapolres tidak akan kendor dalam memerangi Narkoba yang ada diwilayah hukum Polres Lumajang, Pihaknya menegaskan bakal terus memberantas peredaran narkotika meskipun di bulan ramadhan.

"Saya lebih tega melihat pelaku merayakan hari raya di balik jeruji besi, ketimbang harus merusak ribuan generasi bangsa yang salah dalam penggunaan narkoba",Tegasnya.

Sementara ditempat terpisah, Kasat Reskoba Polres Lumajang, AKP Priyo Purwandito SH., yang memimpin langsung penangkapan tersebut, mengatakan pelaku melanggar Pasal 114 ayat 1 sub 112 ayat 1 UU RI No. 35 tahun 2009. tentang Narkotika

"Ancaman pelaku dipenjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan denda paling sedikit Rp 800 juta rupiah dan paling banyak Rp 8 miliar rupiah",Tambahnya.

Selain itu, masih menurutnya, terlapor BD, dalam pengungkapan dan penyidikan petugas telah terbukti melanggar hukum dengan mengedarkan dan juga menggunakan barang haram tersebut, sehingga pasal yang dikenakan cukup berat.

"Karena memang terbukti menyimpan, mengedarkan dan juga menggunakan narkotika," Pungkasnya.(bas).
Read more

Kapolres Lumajang Tidak Segan Tangkap Penyebar Berita HOAX

Kapolres Lumajang saat diwawancarai wartawan
Lumajang, Pojok Semeru,
Pasca kerusuhan 21-22 Mei 2019 disejumlah daerah terlebih di Jakarta, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MM, MH., Kamis (23/5/2019), menegaskan kepada seluruh masyarakat terlebih yang berada di Kabupaten Lumajang agar tidak mudah terprofokasi oleh issu-issu HOAX melalui sejumlah media sosial yang bersifat menyesatkan, sehingga menjadikan keresahan dikalangan masyarakat itu sendiri.

"Masyarakat Lumajang jangan sampai mudah terprovokasi oleh info HOAX yang dihembuskan oleh oknum-oknum yang memang dengan sengaja ingin kekacauan itu terjadi",Ujar Kapolres sesaat sebelum Patroli bersama jajaran Makodim 0821 Lumajang, Kamis (23/5/2019).

Bukan hanya himbauan saja yang diutarakan Kapolres lulusan Akpol 1998 ini, pihaknya juga bakal melakukan penangkapan terhadap siapa saja yang dengan sengaja membuat atau menyebarkan info HOAX sehingga mengakibatkan keresahan ditengah masyarakat.

"Tentu saja akan kami amankan, jika info HOAX tersebut meresahkan masyarakat, dan kasus semacam ini sudah terjadi didaerah-daerah lain",Tegasnya.

Selain itu sesuai instruksi Kapolri, pasca pembakaran Mapolsek Tambelangan Sampang Madura, pihaknya bakal terus berpatroli keliling ke Polsek-Polsek guna memastikan bahwa situasi yang telah terjadi di sampang tidak terjadi di kabupaten Lumajang.

"Kita akan terus bergerak, Patroli ke Polsek - Polsek guna melakukan pantauan agar kejadian yang di sampang madura tidak terjadi di Lumajang",Pungkasnya. (bas).
Read more

Polsek Pronojiwo Siaga 1 Pasca Pengumuman KPU, Baksos Demi Kemanusiaan

Kapolsek Pronojiwo saat menyiagakan anggotanya
Lumajang, Pojok Semeru
Gelar apel pagi Polsek Pronojiwo, yang dilaksanakan dipelataran Mapolsek, Selasa (21/5/2019) nampaknya ada yang berbeda dengan gelar apel pagi dihari-hari biasanya, Kapolsek Pronojiwo, IPTU Basuki Rachmad, SH., memberikan arahan kepada seluruh jajarannya, baik anggota polisi maupun sipil yang berdinas di Mapolsek Pronojiwo.

Selain berkomitmen menjaga Bhabinkamtibmas diwilayah hukum Polsek Pronojiwo, Kapolsek juga menegaskan kepada seluruh anggotanya untuk saling kompak dan selalu berkoordinasi jika ditemukan persoalan komplek dilapangan terlebih saat menjalankan tugas.

"Memberikan rasa aman kepada masyarakat adalah tugas kita",Jelasnya.
Kapolsek Pronojiwo saat berbagi sembako dan selimut

Masih menurut Kapolsek, dibulan suci ramadhan seluruh anggotanya agar tetap semangat menjalankan rukun islam yang ketiga bagi yang beragama muslim.
pada intinya apel pagi kali ini adalah intruksi dari pimpinan polri terhadap antisipasi pergerakan massa pada tanggal 22 Mei meskipun sehari sebelumnya KPU sudah mengumumkan pemenang Pilpres.

"Ini adalah bentuk siaga satu instruksi dari pimpinan, untuk menangkal pergerakan masa, dengan melakukan penyekatan terhadap kendaraan yang berencana memberangkatkan pergerakan massa tersebut",Tegasnya.

Bukan hanya itu saja, Kapolsek Pronojiwo juga melakukan bhakti sosial dengan berbagi sembako kepada kaum fakir miskin disekitaran Pronojiwo serta memberikan santunan bagi anak-anak yatim, kemudian acara dilanjutkan dengan sahur bersama dengan mengundang seluruh jajaran Forkopimca, Tokoh Masyarakat dan awak media.

"Ini hanya bentuk sosial kepedulian kami untuk saling berbagi kepada sesama".Pungkasnya. (bas)
Read more

Penyebaran Virus HIV di Lumajang Meningkat

Plt Kepala Dinkes Lumajang, dr. Bayu Wibowo Ignasius. 
Lumajang, Pojok Semeru
Terkait kabar dugaan meninggalnya sejumlah pasien pengidap virus HIV atau AIDS dalam dua Minggu terakhir yang meninggal dunia di RS Bhayangkara dan disusul seminggu kemudian dengan pasien yang dirawat inap di RSUD dr Haryoto Lumajang, tentu saja hal tersebut cukup menjadikan masyarakat Lumajang resah.

Belum ada pernyataan resmi dari kedua belah pihak rumah sakit, demikian juga dari dinas kesehatan Lumajang, melalui pesan Wattshap Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lumajang, dr. Bayu Wibowo Ignasius, menegaskan bahwa rumah sakit tidak berkewajiban memberikan data atas kematian kasus AIDS.

"Tidak harus wajib lapor untuk kasus aids yang meninggal pak...kami tidak  ada data",Tegasnya. Minggu (19/5/2019).

Diakui lebih jauh, dari data yang ada dan disesuaikan dengan hasil survey di sejumlah tempat prostitusi, semisal Sumbersuko, Bebekan Desa Kabuaran Kecamatan Kunir, Dan Asem Telu Desa Jarit Kecamatan Candipuro, dr Bayu mengatakan ada peningkatan sekitar 33% PSK terindikasi HIV positif, sementara pengunjung tempat PSK mangkal cukup tinggi.

"Selama ada aktivitas yang beresiko tinggi terhadap penularan virus HIV akan ada ancaman peningkatan penderita dengan HIV AIDS",Tegasnya.

Sementara itu upaya pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Bupati telah berkomitmen untuk menutup tempat maksiat atau tempat mangkalnya para PSK, selanjutnya hal tersebut ditindak lanjuti oleh OPD melalui Satpol PP untuk kerap melakukan razia dan menutup tempat-tempat prostitusi.

"Kami dari Dinkes dan UPT Puskesmas selalu melakukan penyuluhan terkait pencegahan dan pengendalian virus HIV AIDS, termasuk bagi petugas kesehatan itu sendiri", Terang dr Bayu.

Kepedulian Pemkab Lumajang terhadap pengidap HIV dan Odha, sejauh ini sudah menyiapkan sarana, prasarana dan tenaga medis, serta obat-obatan terkait anti Reto Viral (ARV) di RSUD dr Haryoto.

"Dan mulai tahun ini kita kembangkan ke Puskesmas Tempeh, bukan hanya itu saja pemantauan pasien di Puskesmas juga bakal diberlakukan, semua tes HIV diberlakukan kepada semuanya termasuk ibu hamil, karena dengan demikian dapat diketahui sejak dini",Pungkasnya. (bas).
Read more

Serap Aspirasi, Polres Lumajang Adakan Sahur Bareng Abang Becak

Suasana saat sahur bareng Kapolres dan Tukang Becak
Lumajang, Pojok Semeru.
Siapa yang tak kenal dengan Kapolres Lumajang, AKBP. DR. Muhammad Arsal Sahban, SH. SIK. MM. MH., selain energik berani dan tegas, pria lulusan Akpol tahun 1998 ini juga kerap membaur bersama masyarakat dalam berbagai hal terlebih dalam urusan sosial.

Hal tersebut dibuktikan oleh beliau, dengan mengundang seluruh tukang becak yang biasa mangkal di jalan Veteran, Minggu (19/5/2019) Kapolres juga tak segan makan sahur bersama dengan puluhan tukang becak di halaman Wisma Kapolres Lumajang.

"Kegiatan sosial semacam ini, sangat bermanfaat untuk menyerap aspirasi dari masyarakat khususnya abang becak",Ujar Kapolres Lumajang, AKBP. DR. Muhammad Arsal Sahban, SH. SIK. MM. MH., Minggu (19/5).
Kapolres saat berinteraksi dengan tukang becak dalam acara sahur bareng

Disampaikan bahwa tukang becak yang ada, mengeluhkan nasibnya, yang terkadang tidak dapat penumpang hingga selama 3 hari, itu dikarenakan, masih menurutnya, banyaknya masyarakat yang memiliki kendaraan sendiri semisal sepeda motor, dan belum lagi warga juga sangat mudah mengakses ojek online.

"Mereka lebih mengeluhkan orderan yang sepi, hal ini pengaruh karena hampir tiap rumah sudah memiliki motor, dan adanya ojek daring",Ucap Kapolres menirukan keluhan tukang becak.

Namun meski demikian, Kapolres juga bakal bersikap bijak dalam melakukan serap aspirasi dengan tukang becak, karena diakui, bahwa pihaknya bakal terus melakukan serap aspirasi dengan golongan masyarakat yang mana saja, karena dengan banyaknya aspirasi masyarakat yang tertampung, maka akan semakin besar pula solusi yang akan diberikan.

"Kami menyerap informasi sebanyak-banyaknya, tidak bisa langsung reaktif di setiap aspirasi masyarakat, karena banyak hal yang periu di olah agar tidak merugian satu sama lainnya",Tegasnya.

Dalam giat sahur bersama tukang becak yang dilaksanakan di pelataran wisma Kapolres, nampak hadir Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP. I Gede Putu Atmagiri, SH., meskipun dirinya beragama non muslim, namun sangat menghormati dan menjunjung tinggi peradaban kegiatan keagamaan orang lain.

"Meskipun saya non muslim, tetapi saya ikut dalam kegiatan ini. Selain memang tugas saya sebagai pengayom masyakat, ini juga bentuk wujud toleransi dalam beragama serta rasa kemanusiaan dalam berbagi kepada sesama",Pungkasnya. (bas).

Read more

Tambahan Pos Pantau Arus Mudik, Antisipasi Kemacetan

Kasat Lantas Pokres Lumajang saat diwawancarai sejumlah wartawan (15/5)
Lumajang, Pojok Semeru
Antisipasi membludaknya kendaraan arus mudik karena keberadaan Tol Surabaya - Probolinggo memungkinkan volume kendaraan yang masuk jalur Lumajang Banyuwangi dan Lumajang Malang Jalur Selatan mengalami peningkatan, sebagai bentuk antisipasi Satlantas Polres Lumajang yang bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang, Satpol PP, Dinkes, dan Bag Ops Polres Lumajang bakal bersiaga disejumlah Pos PAM, Pantau, dan Pelayanan dibeberapa jalur yang rawan kemacetan.

"Sesuai Instruksi pimpinan kami juga bakal membuat Pos tambahan dibanding tahun lalu dua Pos Pam dan satu Pos Pelayanan dan satu lagi pos pantau",Ujar Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP I Gede Putu Atmagiri, SH., Rabu (15/5/2019).

Terlebih ansipasi dijalur pasar tumpah Ranuyoso, sejumlah personil bakal disiagakan secara bergiliran selama 24 jam, tentu saja ini bentuk kepedulian dari pemerintah untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang sedang melakukan mudik.

"Nantinya kami siagakan personil kami yang disiagakan selama 24 jam penuh",Tambahnya.

Untuk pemetaan sejumlah Pos yang sengaja untuk melakukan pemantauan arus Mudik Lebaran tahun 2019, Kasat Lantas juga sudah menyiapkan jalan-jalan alternatif atau melakukan rekayasa lalu lintas jika dimungkinkan harus dilakukan karena kemacetan total.

"Sudah kami siapkan jalur-jalur alternatif jika kemacetan terjadi",Tambahnya.

Lebih jauh pihaknya mengatakan penyiagaan personil bakal ditugaskan mulai H - 7 hingga H + 7, tentu saja harapnya situasi dan kondisi saat arus mudik sudah berlangsung segala kemacetan dapat diminimalisir dengan baik.

"Ya kami berharap semua permasalahan dijalan tentunya saat arus mudik maupun arus balik dapat teratasi dengan baik",Pungkasnya. (bas).
Read more

Satresnarkoba Polres Lumajang "Panen" Tangkapan.

DN (25), RS (26),dan MN (26)
Lumajang, Pojok Semeru. 
Pemberantasan Narkoba dan Obat keras berbahaya (Okerbaya) oleh jajaran Satresnarkoba Polres Lumajang nampaknya sudah tidak ada kompromi lagi, hal tersebut dibuktikan oleh penangkapan sederetan pelaku bandar shabu dan pengedar Pil Koplo, yang dilakukan dalam sehari. Rabu, (8/5/2019).

Siang hari Opsnal Satresnarkoba Polres Lumajang berhasil menyikat seorang bandar Shabu dirumahnya didusun Laspoleng Desa Selokgondang, Kecamatan Sukodono dengan barang bukti (Barbuk) Puluhan gram serbuk kristal putih yang diduga kuat adalah Shabu-Shabu, kemudian malam harinya sekitar pukul 20.30 wib, kembali tim Opsnal Satresnarkoba Polres Lumajang menangkap pemuda berinisial DN (26) warga Dusun. Krajan RT. 11 RW. 02 Desa Kedungjajang Kecamatan. Kedungjajang, Di dalam warung kopi 'LAMBE' yang berada di Jalan. Gajah Mada, Kelurahan. Tompokersan Kecamatan. Lumajang, pasalnya, terlapor DN dengan sengaja melanggar hukum mengedarkan kesediaan farmasi yang masuk dalam daftar G atau istilah lain Pil Koplo.

"Terlapor pengedar Pil Koplo berhasil kami amankan sesaat setelah menjual barang haram tersebut disalah satu warkop dalam kota Lumajang", Ujar Kasat Resnarkoba Polres Lumajang, AKP Priyo Purwandito, SH, melalui Paur Subbag Humas Polres Lumajang, IPDA Catur Budi Baskoro, Jumat (10/5/2019).

Dari tangan DN, petugas berhasil mengamankan Barbuk 5 butir pil putih berlogo "Y", uang rupiah sebesar 15.000 yang diduga hasil penjualan pil Koplo, dan Handphone beserta SIM Card nya yang diduga kuat sebagai alat komunikasi untuk memperlancar bisnis haram tersebut.

"Setelah terbukti, terlapor beserta sejumlah barbuknya langsung dibawa ke Mapolres Lumajang guna penyidikan dan juga sekaligus pengembangan kasus tersebut",Jelasnya.

Benar juga dari hasil pengembangannya, kembali tim Opsnal Satresnarkoba Polres Lumajang, langsung menyergap terlapor berinisial RS (25) warga Jalan. Kyai Ghozali Gang II / 17 RT. 03 RW. 03 Kelurahan. Rogotrunan, Kecamatan. Lumajang, di TKP depan mini market di Jalan. Kolonel Suwandi, Kelurahan. Tompokersan Kecamatan. Lumajang, penangkapan RS selisih sekitar 2,5 jam setelah penyergapan terlapor DN.

"Setelah dipancing keluar, ternyata benar, terlapor datang ke TKP bertujuan untuk menjual Pil Koplo",Tambahnya.

Dari tangan terlapor RS, petugas berhasil menyita uang hasil penjualan pil Koplo tersebut sebesar Rp 20.000, tidak puas sampai disitu, penyidik Satresnarkoba kembali melakukan pengembangan hingga pada Kamis (10/5/2019) pukul 00.30 wib, Tim Opsnal Satresnarkoba berhasil mengamankan terlapor berinisial MN (26) dirumahnya yang beralamat di Jalan. Cut Muti'ah RT. 03 RW. 05, Kelurahan Rogotrunan, Kecamatan Lumajang.

"Terlapor selanjutnya juga berhasil kami amankan dirumahnya",Tambahnya.

Dirumah terlapor MN, petugas langsung melakukan penggeledahan dan ternyata 56 butir pil putih berlogo "Y" juga ditemukan serta uang tunai sebesar Rp 60.000 yang diduga kuat dari hasil penjualannya juga turut diamankan sebagai barbuk, akibat perbuatannya ketiga terlapor DN, RS, dan MN ditetapkan tersangka dan melanggar pasal 197 Sub. 196 UURI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.

"Ancaman hukuman pidana untuk ketiganya penjara paling lama 15 tahun dan Pidana denda sebanyak Rp. 1 milliar  500 juta",Pungkasnya. (bas)
Read more

Simpan Puluhan Gram Shabu, Pemuda Laspoleng Diglandang Sat Resnarkoba

Lumajang, Pojok Semeru
Tidak mau wilayah hukum Polres Lumajang ada peredaran Narkotika jenis Shabu, Rabu (8/5/2019), Opsnal Satresnarkoba Polres Lumajang berhasil melakukan penangkapan terhadap terlapor berinisial NRY (25) dirumahnya yang beralamat di Dusun. Laspoleng Rt. 07 Rw. 02 Desa Selokgondang Kecamatan. Sukodono, tentu saja bukan hal mudah untuk melakukan penangkapan terhadap terlapor yang cukup licin dan gesit.

"Kami sudah melakukan pemantauan beberapa minggu terakhir",Ujar Kasat Resnarkoba Polres Lumajang, AKP Priyo Purwandito, SH., melalui Paur Sub Bag Humas Polres Lumajang, IPDA. Catur Budi Baskoro,SH., Kamis (9/5/2019).

Tidak ada perlawanan yang berarti saat petugas melakukan penangkapan dirumah terlapor, terlebih saat ditemukan sejumlah barang bukti (barbuk) puluhan gram serbuk kristal yang diduga kuat adalah Shabu, selain itu sejumlah alat mediasi yang digunakan untuk penggunaan barang haram tersebut.

"Barbuk yang diduga shabu seberat 16,78 gram, dan sejumlah alat hisap shabu berhasil diamankan dirumah terlapor",Tambahnya.

Masih menurutnya, Guna melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut, petugas langsung melakukan penyidikan mendalam terhadap terlapor.

"Terlapor dan sejumlah barbuk yang berhasil diamankan langsung dibawa ke Mapolres Lumajang",Lanjutnya.

Akibat perbuatnya yang nekat melanggar hukum, tentu saja terlapor dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 Sub. 112 ayat 2 Jo. 127 ayat 1 huruf a UURI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Ancaman hukuman pidana kurungan penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda Rp. 10 milyard",Pungkasnya. (bas).
Read more

Demo Mahasiswa, Pemilu Tak Semahal Perdamaian

saat aksi demo mahasiswa berlangsung
Lumajang, Pojok Semeru
Terkait maraknya berita HOAX dan informasi yang mengandung unsur profokatif pasca Pemilu 2019, khususnya Pilpres disejumlah media sosial, Kamis (2/5/2019), Puluhan mahasiswa BEM STIE Widyagama Lumajang menggelar aksi demonstrasi didepan kantor Bupati Lumajang.

Para pendemo meminta kepada pemerintah Kabupaten Lumajang untuk segera mengambil sikap agar issu terkait kecurangan KPU yang sengaja dihembuskan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab yang diduga bertujuan untuk perpecahan kesatuan bangsa dan negara segera bisa dinetralisir.

Koordinator BEM STIE Widyagama Lumajang, Muhammad Rizqy, menegaskan agar pemkab Lumajang untuk secepatnya mengambil Langkah kongkrit agar membuat konten resmi untuk perdamaian.

"Pemkab Lumajang harus membuat konten resmi untuk perdamaian yang secepatnya diupload dan dishare dimedsos",Tegasnya.
Wakil Bupati Lumajang saat menandatangani pernyataan sikap dari pendemo

Pendemo juga meminta pernyataan sikap dari pemkab lumajang agar bisa mengendalikan para tim sukses atau para pendukung calon Pilpres 01 (Jokowi-Amin) maupun 02 (Prabowo-Sandiaga) agar bisa mengendalikan diri sebelum KPU pusat meresmikan hasil Real Count tanggal 22 Mei mendatang, adapun pernyataan sikap yang dituntut para pendemo adalah
Mempercayakan kepada KPU hasil Real Count, Peran aktif semua pihak agar tidak membuat issu HOAX, agar segala bentuk kecurangan segera ditindak tanpa harus membuat keserahan di masyarakat, Menghargai Cuiq Count dari lembaga survey yang sudah terakreditasi ataupun Real Count dari KPU, Para pendukung paslon tidak saling memprofokasi, dan para elit politik beserta tim sukses untuk membangun persatuan dan kesatuan bangsa.

"Harus ada sikap agar para tim sukses bisa saling menahan diri",Harapnya.

Dalam aksi demo para mahasiswa tersebut ditemui oleh Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si., Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Agus Wicaksono, S. Sos., Kapolres Lumajang, AKBP. DR. Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MM, MH., dan sebagian jajaran Forkopimda, diawal sambutannya Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati yang juga sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Lumajang sepakat untuk tidak ada pertengkaran pasca pemilu 2019.

"Tidak ada pertengkaran, pemilu sudah selesai, Kerja politik adalah kerja politik tidak boleh dicampur dengan pelayanan",Tegas Wabup.

Selain itu Wabup juga menegaskan siapaun Presiden yang terpilih nantinya tetap harus dihormati sebagai pemimpin dinegeri ini, sehingga pihaknya menegaskan kepada seluruh masyarakat untuk menghormati Undang - Undang.

"Hormati Undang - Undang yang ada dinegeri ini, jangan dengarkan isu-isu profokatif",Tegasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Agus Wichaksono, pihaknya mengatakan apapun hasil dari pemilu 2019, kerukunan dan perdamaian adalah kunci utama dari Demokrasi

"Semangat inilah yang harus bersama - sama kita jaga khususnya menjaga dalam Perdamaian dan keutuhan bangsa dan negara ini", Tegasnya.

Selain itu Ketua DPRD Lumajang, juga memberikan contoh, meskipun dalam Pilkada 2018, dan dalam Pemilu 2019 beda dukungan dengan Bupati dan Wakil Bupati Lumajang, namun pihaknya tetap mendukung program kerja Kabupaten Lumajang itu sendiri.

"Meskipun kami beda dukungan tapi kami tetap profesional dalam bekerja, pengajuan APBD tahun ini, senilai 2 Trilyun lebih sudah kami setujui dengan tuntas",Jlentrehnya.

Sedang Kapolres Lumajang sangat mendukung aksi para mahasiswa yang dinilai sebagai mesin pendingin dalam pemilu 2019.

"Kami sangat mengapresiasi para mahasiswa yang bisa menjadi mesin pendingin dalam panasnya pesta demokrasi",Pungkasnya.

Diakhir penyampaian aspirasi para Mahasiswa meminta komitmet kepada Bupati dan Wakil Bupati untuk bisa mengendalikan masa pendukung Capres 01 dan 02 untuk bersama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, karena para mahasiswa menilai Pemilu Tak Semahal Perdamaian.(bas).
Read more