Ribuan Warga Purwodadi Beristighosah Bersama KH. Abdul Mujib Imron

Saat acara Istighosah berlangsung
Pasuruan, Pojok Semeru
Ada tradisi keagamaan yang terpelihara dengan baik di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Istighosah Jumat Legi, namanya.

Kegiatan yang berlangsung Jumat (19/10/2019) tersebut, dijalankan secara aktif oleh Majlis Istighosah Jumat Legi, PCNU Kabupaten Pasuruan,MWC NU Kecamatan Purwodadi dan Ranting NU Dawuan Sengon. Selain istighosah, juga dilangsungkan tahlil atas wafatnya mantan Ketua Umum PBNU, KH Hasyim Muzadi.

Dalam kesempatan itu, kurang lebih 500 undangan yang hadir. Mereka kompak istighosah bersama Wakil Bupati Pasuruan KH Abdul Mujib Imron dan Muspika Purwodadi.
Wakil Bupati Pasuruan yang sering disapa Gus Mujib mengungkapkan, istighosah Jumat Legi dirintis oleh KH M Ghozali Huda sejak tahun 1985. Hingga kini, jumlah jamaah mencapai ribuan. Mereka rutin menggelar istighosah tiap sebulan sekali.

“Khusus kali ini, sekalian kita barengkan dengan tahlil Mbah Hasyim Muzadi sekaligus Pendakian Pertama Beliau. Sepeninggal beliau, kami teruskan jamiyah ini sekalipun dengan tertatih, keliling dari masjid ke masjid se-Cabang Purwodadi. Semoga Allah menguatkan pundak saya,” paparnya.

Gus Mujib mengapresiasi acara tersebut. Pihaknya mendoakan semoga istighosah tetap menjadi acara rutinan tiap bulan, tetap berjalan terus dan berkembang dilaksanakan sebagai perekat umat Muslim, khususnya NU.

“Karena ini adalah budaya kita yang harus tetap kita jaga keberadaannya dan sebagai bagian doa warga Pasuruan untuk kemajuan Kabupaten Pasuruan semakin bermanfaat dan berdampak positif untuk warganya,” tegasnya.
Wakil Bupati Pasuruan, KH. A. Mujib Imron, menegaskan komitmen Pemerintah Daerah berdasarkan Visi dan Misi Bupati, akan membangun Kabupaten Pasuruan berbasis keluarga dan memiliki karakter.

“Pemerintah kabupaten Pasuruan melalui Visi Misi Bupati bertekad membangun Pasuruan berbasis keluarga dan Karakter,” tutupnya.(Aa).

Read more

Masyarakat Pertanyakan Biaya PTSL Desa Sentul.

Foto Ilustrasi
Pasuruan, Pojok Semeru
Program nasional Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang seharusnya ditujukan untuk memudahkan warga dalam mengurus sertifikat tanah, justru seakan menjadi lahan dugaan pungutan liar (pungli) bagi segelintir oknum. Seperti yang terjadi di Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur.

Setelah panitia PTSL terbentuk lalu mensosialisasi kepada para calon peserta program PTSL terkait biaya yang harus dibayar, yaitu besarannya sekitar Rp 500 ribu dan ada yang membayar sampai Rp 700 ribu.

Diduga besaran biaya pembuatan sertifikat tanah kolektif ini, sudah diberlakukan oleh panitia tersebut, sejak adanya program prona, pada tahun - tahun sebelumnya yang saat ini nama program tersebut berganti menjadi PTSL.

Seperti yang disampaikan AR (40) warga dusun Krajan, desa Sentul, menuturkan, besaran biayanya yang diminta Rp 500.000 dan ada juga yang membayar sampai Rp 700.000. Dugaan pungli tersebut mencuat di masyarakat, sejak masyarakat tahu dari tanyangan telivisi sebelum Pilpres yang saat itu dalam acara televisi tersebut Presiden Jokowi membagikan Sertifikat tanas secara simbolis disejumlah daerah dan ternyata program tersebut gratis.

"Kami baru mengetahui program prona pada waktu melihat presiden Jokowi secara simbolis membagikan bantuan sertifikat tanah secara gratis kepada ribuan warga diacara televisi",Ujarnya, Jumat (20/10/2019).

Hal senada yang disampaikan HD (45) warga Dusun Gunting, Desa Sentul, pihaknya merasa keberatan dengan adanya PTSL di desa Sentul yang dalam tiap pembayarannya oleh panitia tidak diberikan bukti sah semisal kwitansi, Lanjutnya Dengan adanya bukti pembayaran yang sah, harapnya warga bisa tahu bahwa uang yang sudah terbayarkan digunakan untuk pembayaran apa saja.

"Saya keberatan dengan penarikan biaya pembuatan sertifikat melaui program ini, panitia tidak memberikan kwitansi secuil pun bukti pembayaran pengurusan PTSL ini",Kesalnya.

Ditempat lain, RN (40) Warga dusun kebonjati, Desa Sentul, menyanyangkan dengan adanya penarikan biaya PTSL yang dirasa melebihi dari ketentuan yang ada, namun bentuk keberatan tersebut seakan tak digubris oleh panitia PTSL

"Keberatan sekali pada waktu sosialisasi PTSL dan panitia semua calon pemohon sudah menyampaikan bentuk keberatan kepada panitia,seakan panitia dalam penarikan biaya pendaftaran PTSL sebesar Rp 500 ribu terlampau melebihi yang sudah ditetapkan pemerintah pusat dimana ketetapan tersebut tercantum pada SKB3 Mentri",Pungkasnya.

Hingga berita ini dimuat, belum ada pernyataan resmi untuk mengklarifikasi terkait rincian penggunaan pembiayaan tersebut, baik dari pihak Panitia maupun Kepala Desa Sentul itu sendiri. (Aa).

Read more

Pelantikan Presiden RI, DPC PDI Perjuangan Dan Lanusa Bersama Untuk Indonesia Maju

Acara tasyakuran dikantor DPC PDI P Lumajang
Lumajang, Pojok Semeru
Bertepatan dengan pelantikan Presiden Jokowi Widodo dan Wakil Presiden KH. Makruf Amin, di Jakarta, Minggu (20/10/2019), DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang, juga mengadakan acara tasyakuran dan doa bersama dikantor DPC Dijalan Sukarno Hatta Kecamatan Sukodono.

Tampak hadir seluruh pengurus harian DPC , PAC, dan seluruh ranting serta lembaga parsipan relawan semisal Laskar Nusantara juga hadir membaur dalam acara tasyakuran tersebut.

Dalam kata sambutannya Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang, H. Solikin SH., mengatakan kemenangan Joko Widodo dan KH. Makruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden bukanlah kemenangan Partai pengusung dan para relawan, melainkan ini bentuk kemenangan Demokrasi dan seluruh masyarakat Indonesia.

"Kemenangan Presiden dan Wakil Presiden dalam pemilu adalah kemenangan kita bersama, yaitu kemenangan seluruh rakyat Indonesia",Ujarnya, Minggu (20/10/2019).

Selain itu, Mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lumajang ini juga menceritakan keberhasilan Presiden Joko Widodo selama memimpin negeri ini pada periode sebelumnya, kebijakannya yang lebih condong terhadap kesejahteraan rakyat dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat luas.

"Dana Desa lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dipelosok negeri",Terangnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua LSM Laskar Nusantara (Lanusa) Kabupaten Lumajang Decky Agung Setyobudi, SE., perjuangan untuk membangun sumberdaya manusia dan peningkatan ekonomi serta kearifan lokal masih panjang, sehingga dirinya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama membangun bangsa dan negara ini dengan semangat yang tinggi.

"Kemenangan ini bukanlah kemenangan sepihak dan golongan, perjuangan bangsa ini masih panjang, satukan semangat dan tekad untuk indonesia lebih maju lagi",Pungkasnya. (bas).
Read more

Warga Pertanyakan Peruntukan ADD dan DD Sentul

Kantor Desa Sentul Kecamatan Purwodadi
Pasuruan, Pojok Semeru,
Warga desa Sentul Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan kecewa
Kepada pemerintahan Desa terkait pengelolaan Anggaran yang dikucurkan pemerintah pusat baik Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD), Hal ini diungkapkan oleh warga Desa Sentul yang enggan nama dan identitasnya dimediakan sebut saja berinisial SL (40).

Menurutnya Transparansi pengelolaan keuangan dana desa wajib dilakukan guna memastikan bahwa desa dapat memenuhi prinsip akuntabilitas, Secara spesifik informasi publik, yang selama ini diatur dalam UU no 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik (KIP). Dan desa menjadi salah satu institusi pemerintahan publik yang turut menjadi aktor dalam UU KIP tersebut.

Kucurangan dana desa yang diberikan pemerintah pusat diduga banyak dimanfaatkan oleh para oknum kepala desa untuk menimbun harta pribadi. Pasalnya, tidak sedikit kades yang berani untuk tidak transparan dalam mengelola dana tersebut.

"Tak sedikit kades yang tidak pernah mengajak warga bermusyawarah dalam mengelola dana tersebut. Jangankan ngajak warga, perangkat desanya sendiri tak diajak lagi musyawarah. Ini terjadi di salah satu desa, dan mungkin desa-desa lain ada juga yang begitu," jelas SL  (40) kepada awak Media, Senin (14/10/2019).

Pria itu mengungkapkan bahwa perwakilan dari masyarakat, kepala Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) yang justru sama sekali tidak tahu menahu berapa besaran dana desa yang diterima desa tersebut.

"Jangankan nominal (dana desa) secara total, berapa besaran pencairan tahap pertama juga yang bersangkutan  malah tidak tahu menahu. Saya tahu, karena saya bertanya, tapi yang bersangkutan tidak bisa jawab karena tidak tahu menahu sama sekali, karena sama sekali tidak diajak Kadesnya musyawarah," tuturnya.

Belajar dari kabar-kabar seperti ini, ia berharap setiap kades dapat transparan mengelola dan membelanjakan dana desa. Sebab, jika tidak transparan, bukan tidak mungkin kelak Kades dapat tersandung masalah hukum. Jika Dalam penggunaannya ada pebyelewengan yang tidak sesuai peruntukannya.

" Mengacu pada UU no 6 tahun 2014 tentang desa yang tertuang pada pasal 68, masyarakat bisa meminta dan mendapatkan informasi dari pemerintah desa serta mengawasi kegiatan penyelenggaraan pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan desa, pembinaan masyarakat desa dan pemberdayaan masyarakat desa. Pengaturan hak dan kewajiban masyarakat desa ini, telah memperkuat peran masyarakat desa sebagai subjek pembangunan diwilayahnya sendiri, pengaturan in membuka peran aktif masyarakat desa dalam pembangunan diwilayah" tutupnya.

Sementara itu Kades Sentul Kecamatan Purwodadi Sugiyanto yang sebelumnya sempat dikonfirmasi, menganggap permasalahan tersebut dengan enteng, pasalnya Ia berpendapat hal tersebut sudah biasa terlebih masa mendekati Pilkades.

"Itu biasa mas, terlebih mau Pilkades seperti ini, pasti rifal politik pilkades sudah cari kesalahan pemerintahan desa yang lama",Pungkasnya. (Aa).
Read more

Merasa Dirugikan, Warga Dua Desa Pakuniran, Blokade Akses Jalan Tambang

Aksi warga dua desa saat blokade akses jalan tambang
Probolinggo, Pojok Semeru
Merasa dirugikan dengan aktifitas tambang galian bukan logam pasir dan batuan di sungai Pancar Glagas, Ratusan dua warga Desa Pakuniran dan Desa Patemon Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, Jumat (4/10/2019), menutup akses jalan desa yang menjadi keluar masuk armada bermuatan hasil tambang tersebut.

Muhri salah seorang warga desa Pakuniran yang juga ikut menolak adanya aktifitas tambang tersebut mengatakan, warga dua desa merasa tidak diuntungkan, selain jalanan bertambah rusak debu dan kebisingan kendaraan armada bermuatan tambang yang setiap harinya berlalu lalang juga sangat mengganggu aktifitas warga, bukan itu saja, warga juga merasa dibohongi oleh pihak pengelola tambang karena janji pengelola tambang tidak bakal melakukan aktifitas tambangnya dengan menggunakan alat berat semisal Beckhoe.

"Dulu janjinya tidak menambang pakai alat berat, tapi kenyataannya tidak begitu, sehingga kami sebagai warga lokal sangat dirugikan",Ujar Muhri.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Patemon, Muhamad, yang saat itu juga tampak hadir dikerumunan warga yang sedang melakukan aksi penutupan akses jalan tambang, Pihaknya hanya menuruti apa yang menjadi keinginan Warganya untuk meluapkan aspirasinya, lanjutnya, penolakan adanya tambang tersebut dikarenakan pihak pengelola tambang yang menggunakan alat berat, sehingga warga yang biasanya mencari pasir dengan cara manual sudah tidak bisa beraktifitas lagi, karena dengan adanya beckhoe tenaga manual warga tidak dibutuhkan lagi.

"Saya hanya menyampaikan aspirasi masyarakat dan keluhannya selama ini, karena dengan adanya pertambangan tersebut yang menggunakan beckhoe, masyarakat disekitar tambang sudah tidak bisa diberdayakan",Tukasnya.

Sementara itu menurut Kapolsek Pakuniran, IPTU Habi Sutoko, pihaknya bakal terus melakukan mediasi antara pihak pengelola tambang dan warga yang merasa dirugikan, tentunya, lanjut Kapolsek, pihaknya berharap agar segera ditemukan titik temu sebagai solusi agar konflik ini segera berakhir.

“Kami terus berupaya untuk melakukan mediasi agar kedua belah pihak sama-sama tidak saling dirugikan",Pungkasnya. (A).

Read more

Polresta dan Polres Probolinggo "Serbu" Makodim 0820, Sehari Sebelum HUT TNI

Keharmonisan TNI Polri saat Perayaan HUT TNI Ke 74 Tahun di Makodim 0820/Probolinggo
Probolinggo, Pojok Semeru
Jajaran Kepolisian Resort Kota dan Kabupaten Probolinggo,Jumat (4/10/2019) secara tiba-tiba mendatangi Markas Kodim 0820/Probolinggo. Para personel polisi itu membawa nasi tumpeng, dengan tujuan memberikan kejutan di HUT TNI Ke-74 tahun yang sebenarnya jatuh pada tanggal 5 Oktober.

Kejutan ini ternyata bukan hanya nasi tumpeng, tapi seluruh anggota Makodim 0820/Probolinggo dihari jadinya mendapatkan hadiah pelayanan gratis perpanjangan SIM, dan tentu saja secara simbolis Kapolres Probolinggo AKBP Edwwi Kurniyanto SH.,S.I.K., memberikan hadiah tersebut kepada perwakilan dari Anggota Kodim 0820/Probolinggo.

Kapolres Kota Probolinggo AKBP Edwwi Kurniyanto SH.,S.I.K. disela acara mengatakan, kejutan tersebut adalah sebagai wujud keakraban dan keharmonisan Polri dan TNI.

"Kita berikan kejutan untuk Pak Dandim dan Jajarannya. Kami atas nama keluarga besar Polres Probolinggo dan jajaran mengucapkan selamat Ulang Tahun TNI Ke-74, semoga di usianya yang Ke-74 semakin profesional, tetap jaya, dalam kedaulatan NKRI dan menjadi kebanggaan rakyat",ucapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kapolresta Probolinggo AKBP Ambaryadi Wijaya,S.IK.,S.H.,M.H juga menjelaskan bahwa momentum peringatan HUT TNI ke-74 ini  kedepan akan semakin menjaga kekompakan antara TNI dan POLRI.

Surprise Polres Kota dan Kabupaten termasuk lebih awal dari HUT TNI yang jatuh esok hari, Sabtu (5/10/2019), dikarenakan pada hari Sabtunya atau hari yang bertepatan dengan HUT TNI tersebut, Dandim 0820/Probolinggo mengikuti upacara bendera di Kodam V/Brawijaya.

"Pak Dandim besok ke Surabaya, mengikuti upacara HUT TNI di Kodam V/Brawijaya jadi kejutannya saya laksanakan hari ini,"kata Kapolresta Probolinggo.

Sementara itu Dandim 0820 Probolinggo Letkol Infantri Imam Wibowo yang tidak mengetahui kejutan dari Polres Kota dan Probolinggo mengaku kaget. Pasalnya pagi masih dalam perjalanan dari kediamannya ke Makodim 0820/Probolinggo.

"Begitu masuk ke Makodim, buka pintu mobil saya kaget ada rombongan Pak Kapolres beserta jajarannya",ungkap Letkol Inf Imam Wibowo.

Pihak Kodim 0820/Probolinggo melalui Dandim, mengucapkan terimakasih banyak kepada Kapolresta dan Kapolres Probolingo beserta jajarannya semoga keakraban dan keharmonisan TNI dan POLRI  tetap terjaga selamanya. (A).
Read more

Pengelolaan Limbah Medis B3 Puskesmas Lekok Sudah Optimal

Kepala Puskesmas Lekok saat menunjukkan pemanfaatan limbah B3
Pasuruan, Pojok Semeru
Agar limbah medis serta Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dari Puskesmas Lekok tidak di salah gunakan,Kepala Puskesmas Lekok dr Saiful Anam melakukan pengawasan ketat.Bahkan untuk pemusnahan limbah medis tersebut,Puskesmas Lekok bekerjasama dengan pihak ketiga.

Kepala Puskesmas Lekok dr.Saiful Anam kepada mengatakan kepada Media ini, Rabu (2/10/2019). Disela-sela kekosongannya, pihaknya melakukan pengawasan terhadap limbah medis agar tidak disalahgunakan hingga membahayakan masyarakat.Apalagi beberapa kasus yang sudah terjadi yang jelas merugikan masyarakat seperti vaksi palsu.

Menurut Saiful Anam,untuk menanggani limbah medis,Puskesmas Lekok menjalin kerjasama dengan pihak ketiga.Pihak ketiga ditunjuk karena mempunyai kewenangan dalam pemusnahan limbah medis.

"Kalau untuk penangganan dan pemusnahan kita bekerjasama dengan pihak ketiga.Tapi kita tetap awasi,"katanya sambil menambahkan,limbah medis sendiri,dibedakan menjadi dua jenis,yakni limbah padat dan limbah cair.
Untuk penangganan limgbah cair juga,lanjut Saiful Anam,pihaknya Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL).

"Kalau untuk limbah cair,kita sudah punya IPAL.Allhamdulillah IPAL tersebut masih berjalan dan cukup efektif,"katanya.(A/had).
Read more

Puskesmas Lekok Ciptakan Kampung Sehat Berbasis PHBS

Kepala Puskesmas Lekok dr.H.Saiful Anam
Pasuruan, Pojok Semeru,
Dukung Kabupaten Pasuruan sehat,Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Lekok membuat Inovasi Kampung Sehat Berbasis Pola Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) dilingkungan Desa.Rabu (2/10/2019).

Kepala Puskesmas Lekok dr.H.Saiful Anam,menyampaikan,Kampung Sehat Berbasis PHBS adalah kampung yang memiliki sumber daya alam dan kemampuan dalam mencegah dan mengatasi masalah kesehatan secara mandiri.Tujuannya,memberikan pemahaman terutama kepada pasien dan keluarga yang berkunjung terkait pentingnya menjaga prilaku hidup bersih dan sehat.

"Sesuai Program Bupati dan Dinas Kesehatan yaitu Kabupaten Pasuruan sehat,maka Puskesmas Lekok membuat inovasi kampung sehat di tiap desa yang ada di Kecamatan Lekok. Kami berupaya menyukseskan program PHBS.Penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat juga dilakukan melalui posyandu disetiap desa,"ujar Saiful Anam.

Ia menambahkan,dasar penerapan Kampung Sehat Berbasis PHBS yakni kampung atau RW dilingkungan yang memiliki Posyandu membantu mensosialisasikan progran PHBS kesetiap angngota posyandu.

"Tujuan Kampung Sehat yakni menciptakan masyarakat mandiri untuk hidup sehat melalui kampung sehat berbasis PHBS,"pungkasnya.(A/had).
Read more

Unjuk Prestasi Ungkap Ops Semeru 2019, Polres Pasuruan Ranking 5 Besar

Kapolres Pasuruan Pamer Hasil Tangkapan Ops Sikat Semeru 2019
Pasuruan, Pojok Semeru.
Konferensi Pers operasi sikat semeru 2019, Polres Pasuruan, Selasa (1/19/2019), digelar di pelataran Mapolres Pasuruan, acara ini di pimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan SIK, SH, MH.,

Dalam acara tersebut Kapolres menunjukkan sejumlah Barang Bukti dari hasil pengungkapan kejahatan selama Ops Sikat Semeru 2019 berlangsung, diantaranya adalah 10 unit sepeda motor, 1 unit sepeda gunung, 1 bilah pisau, beberapa pakain, dan 6 unit Handphone beserta kardus pembungkusnya.

Pengungkapan kali ini Polres Pasuruan berhasil mengungkap kasus tindak pidana sebanyak172 kasus, dengan mengamankan 60 tersangka, di antaranya Tindak Pidana Curas sebanyak 23 kasus dengan mengamankan 10 tersangka, tindak Pidana Curat sebanyak 107 dengan mengamankan 40 tersangka, Tindak Pidana curanmor sebanyak 31 kasus dengan mengamankan 8 tersangka, Tindak Pidana pemerasan sebanyak 2 kasus dengan mengamankan 1 tersangka, dan penyalahgunaan sajam sebanyak 1 kasus dengan mengamankan 1 tersangka.

Untuk perangkingan hasil Ops Sikat Semeru 2019 jajaran Polda Jawa Timur, Polres Pasuruan mendapatkan peringkat ke-3 sebagai Polres dengan Pengungkapan kasus terbanyak dan meraih peringkat ke-5 sebagai Polres dengan pengungkapan TO (Target Operasi) terbanyak.

Saat beraudience dengan AKBP Rofiq Ripto Himawan SIK, SH, MH, beliau menyampaikan “dalam acara ini terlihat jelas bahwasanya masih banyak tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Polres Pasuruan di karenakan kurang waspadanya korban tindak pidana.”

“saya berharap agar masyarakat harus bisa menjadi Polisi untuk dirinya sendiri baik di intern pribadi ataupun di lingkungan agar bisa menekan peningkatan tindak pidana di wilayah hukum Polres Pasuruan.”Pungkasnya.(A/car)
Read more

Pelukis Cilik Berprestasi Harumkan SD MI Nurul Huda

Umar Sakirin Kasek SD MI Nurul Huda dan Muhammad Fahri seniman lukis cilik
Pasuruan, Pojok Semeru,
Muhamad Fahri (12),siswa Klas IV MI Nurul Huda Desa Winongan Kecamatan Winongan, telah membuat karya memukau seribu wajah, selain kaya ekspresi dan kaya warna, hasil ketrampilan seni lukisnya juga membuat siapa saja ingin melihat lukisan indah tersebut.

Muhammad Fahri mulai dikenal dikalangan seniman lukis sebagai pelukis cilik berbakat, setelah hasil lukisannya menyabet juara II se Kabupaten Pasuruan, yang mana sebelumnya juga menyabet juara I di tingkat Kecamatan.

"Alhamdulillah siswa kita banyak berpotensi dibidang seni lukis.Juara 1Tingkat Kecamatan beberapa waktu lalu juga juara 2 se Kabupaten Pasuruan 2019,"Terang, Umar Sakirin, Kepala Sekolah MI Nurul Huda, Selasa (1/10/2019).

Goresan halus cat akrilik dengan aksen yang indah menghasilkan karya yang bagus dan sangat hidup, dan hasil karya seni lukis tersebut terpasang didinding sekolah beserta pialanya, diutarakan pula oleh Umar Sakirin, siswa kelas lV ini menekuni seni lukis sejak kecil dan ketrampilannya dalam mendalami seni lukis semakin hari semakin kreatif saat duduk dibangku sekolah MI Nurul Huda Kabupaten Pasuruan.

"Semua hasil karya anak-anak tertempel didinding sekolah, dan ini juga menjadi motifasi siswa siswi yang lain, agar lebih berprestasi, dan berkarakter,  dan itu menjadi tugas kami untuk memberikan bekal pendidikan penguatan karakter anak untuk mendukung program Gerakan Nasional revolusi mental",Tandasnya.

Sementara diakui oleh Muhamad Fahri pelukis cilik MI Nurul Huda, pihaknya merasa termotifasi untuk terus berlatih dan mengasah kemampuannya dalam berkreasi didunia seni lukis, semenjak dirinya terpilih untuk mengikuti lomba-lomba Lukis.

"Semenjak dipilih untuk ikut lomba, saya jadi suka melukis, Apalagi menggambar motif-motifnya, saya akan terus mengasah skill saya untuk lebih hebat lagi",Pungkasnya. (A/had).
Read more

Polsek Purwosari "Bekuk" Perampok Dari CCTV

TSK saat diamankan petugas
Pasuruan, Pojok Semeru
Unit Polsek Purwosari tidak hentinya dalam ungkap kasus,sejumlah kriminalitas di wilayah hukum Polsek Purwosari dibawah pimpinan Kapolsek AKP.Made Suardana dan Kanit Reskrim Aiptu Hariyanto.

Mengungkap pelaku pencurian dengan pemberatan didalam 
PT. Randoe Tata Cemerlang Purwosari yang terletak di pinggir Jl. Raya Pasuruan-Malang termasuk Dusun Karangasem Desa Martopuro Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan.

Pelaku adalah Adi Wiryo (32)swasta,Alamat Jalan Lapangan Desa Pakijangan Kecamatan Wonorejo Kabupaten Pasuruan.
Warga Pakijangan,Kecamatan Wonorejo,Kabupaten Pasuruan ini menjadi buronan setelah melakukan pencurian 3 dinamo seharga 59 juta,ditempatnya bekerja.

"Terungkapnya dilakukan pengecekan CCTV oleh satpam PT Randoe Tata Cemerlang Purwosari,diketahui jika dinamo tersebut dicuri oleh dua tersangka yaitu Adi Wiryo dan rekannya berinisial Z (30),yang kini menjadi DPO,"kata Kanit Reskrim Polsek Purwosari,Aiptu Hariyanto,Rabu (24/9/2019).

Adapun barang bukti ,3 (tiga) buah mesin dinamo (jenis : motor 3 phase 22 KW - untuk drum culler, motor 3 phase 11 KW - untuk cutting, dan motor 3 phase 11 KW - untuk mesin bricket), (dua) keping rekaman CCTV kejadian pencurian, sebagaimana dimaksud dalam penetapan persetujuan penyitaan nomor 825/Pen.Pid/2018/PN Bil yang diterbitkan Pengadilan Negeri Bangil pada tanggal 31 Oktober 2018.

Selanjutnya pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Purwosari, atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 59.000.000,-.

Kini pelaku harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dan meringkuk disel Polsek Purwosari dengan dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.(A/had).
Read more

Gebyar Acara Selamatan Desa Tejowangi dimeriahkan oleh orkes Om ADELLA

Gebyar selamatan desa Tejowangi
Pasuruan, Pojok Semeru.
Sebagai bentuk memperingati tahun baru  Islam, 1 Muharram dan hari jadi Kabupaten Pasuruan ke 10990 Desa Tejowangi menggelar selamatan Desa dan bersih desa pada Minggu (22/9/2019).Acara tersebut di gelar di lapangan Desa Tejowangi Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan.

Acara di awali dengan karnaval ,selamatan Desa dan bersih Desa dibuka langsung oleh kepala Desa Tejowangi Yasin danAcara tersebut di ikuti lima Dusun
Yaitu ,Dusun Kemirahan,Dusun Sumber tejo,Dusun Njuri,Dusun Kebon  duren,Dusun Kebon Wangen,
dan dilanjut malam harinya hiburan rakyat dan di meriahkan "Om Adella"di lapangan Tejowangi.

Turut hadiri juga Anggota DPRD Rudi Hartono dari Fraksi PKB, DPRD Karim dari Fraksi PKB,camat, Kepala Desa Tejowangi, Kapolsek Purwosari ,Danramill Purwosari,Satpol PP,Tokoh Agama,Tokoh Msyrakat dan Warga Masyarakat Tejowangi.

di sela sela acara Rudi Hartono anggota DPRD Kabupaten Pasuruan mengatakan acara selamatan desa dan bersih desa ini di selenggarakan setiap tahunnya untuk mempererat silturahmi antar warga ,khususnya Masyarakat Tejowangi,dan juga mempertaankan budaya adat istiadat menjunjung budaya Jawa.

"Pertama saya ucapkan terimksih banyak kepada masyrakat warga Tejowangi,mari kita mwmperat tali silaturahmi dan menjaga budaya adat istiadat yang sudah ada seperti acara ini.semoga acara ini selesai dengan tertib,aman dan lancar",ungkapnya.

Malam harinya acara selmetan Desa di akhiri dengan penutupan Doa oleh Tokoh agama setempat dan acara acara tersebut berjalan dengan aman dan lancar. ( a/car )
Read more

Nyaru Petugas PDAM, Perampok Babak Belur Di massa

Pelaku saat diamankan Petugas dari amuk masa
Pasuruan, Pojok Semeru.
Seorang pria berbadan tegap dimassa saat melakukan percobaan perampokan di salah satu rumah,yang berada di perumahan Pesona Candi 7 Blok CE,Kelurahan Bakalan,Kecamatan Bugulkidul,Kota Pasuruan.Kamis (26/9/2019).

Pelaku yang diketahui berinisial ER (27),warga imam bonjol,Kelurahan Bugul Lor,Kecamatan Panggung Rejo,Kota Pasuruan datang kerumah korban yang  berada dikomplek tersebut berpura- pura sebagai petugas PDAM.

Pelaku mengetok pagar kerumah korban sementara rumah yang menjadi sasaran dikontrak oleh Kantor Koperasi PNM dan oleh korban yang bernama Tari Diah (23), salah satu karyawan di koperasi tersebut, ditanyakan keperluan pelaku.

"Saat ditanya dia (Pelaku) mengaku sebagai petugas PDAM, dan berdalih akan mengecek meteran PDAM,"kata Tari.

Pelaku selanjutnya meminta kertas pembayaran PDAM ke korban dengan alasan untuk menulis nomor pembayaran PDAM, pada saat korban mengambil kertas kedalam yang ada diruangan ,tiba-tiba pelaku langsung membekap korban dari belakang dengan tangan kanannya dan dikiri tangan kirinya pelaku membawa senjata tajam sejenis clurit.

Dengan keadaan itu, korban berusaha berontak dan menyikut pelaku sehingga bekapan pelaku terlepas,korban langsung lari kedepan rumah kantornya untuk meminta pertolongan.

"Spontan saya sikut, dan saya langsung lari keluar untuk minta tolong",Terangnya.

Keadaan ini membuat pelaku kebingungan yang berada didalam ruangan kantor, sehingga pelaku berusaha kabur dari kantor namun sudah dihadang massa diluar kantor karena mendengar teriakan korban. Sehingga pelaku menjadi bulan-bulanan warga, Beruntung anggota kepolisian yang datang tepat waktu, sehingga pelaku bisa diamankan dari amukan massa.

Kasubag Humas Polres Pasuruan Kota, AKP Endy Purwanto, membenarkan atas kejadian tersebut, guna melengkapi penyidikan, Korban, pelaku, dan beberapa saksi serta bukti sebilah celurit yang digunakan pelaku untuk mengancam calon korbannya dibawa ke Mapolsek Bugul Kidul.

"Untuk prosesnya pelaku dan korban dibawa kepolsek Bugul Kidul untuk dilakukan pemeriksaan,"Pungkasnya. (A/car).
Read more

Resmob Suropati "Glandang" Pembobol SDN Ngabar

EF (29) bersama Barbuk saat diamankan petugas
Pasuruan, Pojok Semeru.
Team Resmob Suropati bersama Reskrim Polsek Kraton, Minggu (23/9/2019), berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku tindak pidana pencurian dengan Pemberatan, pelaku yang berinisial EF (29) warga Dusun Ngabar Rt.05 Rw.03 Desa Ngabar Kecamatan. Kraton ini berhasil diamankan petugas setalah melakukan pencurian di dalam ruang guru SDN Ngabar Kecamatan kraton pada pekan lalu.

Akibat aksi nekad pelaku, pihak sekolah mengalami kerugian total Rp 7.300.000,- (tujuh juta tiga ratus ribu rupiah), adapun saat itu EF beraksi tidak sendiri, EF saat melancarkan aksi jahatnya dibantu oleh rekannya yang sudah ditetapkan sebagai DPO, dan petugas sudah mengantongi identitasnya, EF yang saat itu berperan sebagai eksekutor langsung masuk dengan memanjat pagar tembok belakang SD dan langsung masuk ruang guru melalui jendela yang sebelumnya jendela tersebut dicongkel menggunakan linggis yang sudah dipersiapkan.

"Pelaku masuk lewat jendela yang sedang terkunci, namun pelaku mencongkelnya dengan linggis yang sudah dipersiapkan oleh pelaku",Ujar Kasubbag humas Polres Pasuruan Kota, Endy Purwanto, Selasa (25/9/2019).

Setelah EF berhasil masuk dalam ruang guru, tersangka dengan leluasa menjarah barang - barang berharga dalam ruangan tersebut, karena saat itu kondisi sekolah sedang libur hari Minggu, diantaranya 1 (satu) printer merek Epson type L 360, 1 (satu) unit printer merek Brother type HL 1100, 1 (satu) unit merek Canon, 1 (satu) unit monitor LCD merek inforce, 1 (satu) unit TV 14 inci, 3 (Tiga) buah taplak meja dan sebuah charger.

"Barang-barang yang berhasil disikat dikumpulkan dan dibungkus dengan 3 (tiga) taplak meja motif bunga, kemudian tersangka langsung menaruh barang hasil curian di lahan jagung belakang SD Ngabar",Lanjutnya.

Lebih jauh, Endy Purwanto, menjelaskan modus pencurian EF berdasarkan penyidikan petugas, setelah barang hasil curian tersebut disembunyikan diladang jagung, EF langsung menghubungi rekannya yang saat ini masih DPO untuk dijemput.

"Kemudian Tersangka bersama rekannya yang sudah dihubungi langsung menuju kerumah Tersangka, dan menyimpan barang hasil jarahannya dikamarnya",Paparnya.

Setelah itu, EF meminta tolong kepada rekannya lain yang berinisial OC (30) warga Desa Paserpan untuk menjualkan barang hasil curiannya tersebut, berdasarkan nota yang ada barang-barang tersebut laku seharga Rp. 1.050.000 (satu juta lima puluh ribu rupiah), dan rekan EF yang menjemput EF dari TKP pencurian mendapat upah sebesar Rp. 400.000 (Empat ratus ribu rupiah).

"Tersangka dan Sejumlah barang bukti yang berhasil disita langsung diamankan  Mapolres guna penyidikan lebih lanjut",Pungkasnya. (A/had ).
Read more

Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Untuk Warga Bijak Tertib Pajak

Sigit Bodro Soetjahjo, PDPP Samsat Lumajang
Lumajang, Pojok Semeru
Setelah Pemerintah Provinsi Jawa Timur meluncurkan program bebas pajak untuk bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) dan bebas sanksi administrasi bagi pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) yang terlambat, Unit Pelaksana Tekhnis Pengelola Pendapatan Daerah Jatim Kabupaten Lumajang melalui Sigit Bodro Soetjahjo, Pengelola Data Pelayanan Perpajakan (PDPP) Samsat Lumajang, mengatakan Program pemutihan ini akan berlangsung mulai 23 September sampai 14 Desember 2019. Ada insentif bebas pajak bagi pemohon BBNKB dan bebas sanksi administrasi bagi pembayar PKB selama program ini berlangsung.

"Bebas pajak BBNKB ini hanya berlaku bagi pemilik kendaraan bermotor tangan kedua dan seterusnya",Jelasnya, Minggu (22/9/2019).

Untuk memaksimalkan program pemutihan pajak kendaraan bermotor dan BBNKB tersebut, Sigit Bodro, terus mensosialisasikan agar masyarakat khususnya masyarakat Lumajang bisa memanfaatkan program tersebut dengan sebaik-baiknya.

"Melalui program pemutihan pajak kendaraan bermotor dan BBNKB ini, kami terus mensoasialisasikan kepada masyarakat melalui media massa, penyebaran brosur dan pemasangan spaduk ditiap kecamatan diseluruh kabupaten Lumajang",Tandasnya.

Diharapkan, Lanjut Sigit Bodro, pihaknya melalui samsat Lumajang dapat turut serta mensukseskan target dari Bapenda Jatim yang pada tahun ini pada 2019, merealisasi pendapatan dari pajak kendaraan bermotor ini mencapai 106 persen atau lebih dari Rp 15 triliun.

"Target dari Dispenda Jatim harus terpenuhi, maka dari itu kami melalui UPTB Lumajang berkomitmen untuk mengajak seluruh masyarakat Lumajang tertib bayar pajak, terlebih bisa memanfaatkan program pemutihan ini",Pungkasnya. (bas).
Read more

BPN Serahkan 967 Sertifikat PTSL Kepada Warga Desa Purwodadi

Pembagian Sertifikat PTSL Desa Purwodadi
Pasuruan, Pojok Semeru.
Sedikitnya 967 sertifikat Program Pendaftaran Tanah Sitematis Lengkap (PTSL), Kamis (19/9/2019) dibagikan kepada warga Dusun Jatisari Desa Purwodadi dari 1068 bidang tanah yang diusulkan oles Desa Purwodadi.

Penyerahan Seryifikat tersebut dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Purwodadi oleh Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pasuruan, Petrus Khudmas, dengan disaksikan oleh Camat Purwodadi Drs.Wardoyo,Kepala Desa Purwodadu Mulyono dan Kapolsek Purwodadi AKP.Sumarno SH,di dampingi Babinsa Purwodadi dan beberapa petugas BPN (Badan Pertahanan Nasional) Kabupaten Pasuruan,dan Perangkat Desa serta warga penerima sertifikat.

Camat Purwodadi Wardoyo menyatakan, dengan diterimanya sertifikat hak atas tanah tersebut akan banyak memberikan manfaat, menghindari adanya sengketa yang mungkin terjadi antar warga.

"Selain itu juga menguntungkan secara ekonomi, khususnya bagi warga pelaku usaha kecil dan menengah yang membutuhkan modal bagi pengembangan usahanya dengan menjadikan sertifikat itu sebagai anggunan pinjaman ke lembaga pembiyayaan modal usaha,"tutur Camat Purwodadi.

Menurut Kepala BPN Kabupaten Pasuruan Petrus Khudmas, percepatan sertifikat sebanyak 967 ini merupakan intruksi dari Presiden Ir Joko Widodo, dengan itu dukungan pemerintah dan masyarakat antusias sehingga kantor BPN Kabupaten Pasuruan menjalankan program ini.

"Melalui PTSL, pembuatan sertifikat sekarang tidak satupun dikenakan biaya PNPB. Artinya masyarakat tidak dikenakan biaya pengukuran, biaya panitia, dan biaya pendaftaran. Masyarakat cukup hanya menyediakan data dan menunjukan lokasi tanahnya. Aparat Desa dan kantor BPN yang melakukan pengukuran dan pengumpulan yuridis sampai terbit sertifikat",kata Petrus.

Sementara itu Kepala Desa Purwodadi Mulyono menyambut baik dan mengapresiasi BPN Kabupaten Pasuruan dengan Program PTSL membantu masyarakat dan agar memiliki legalitas aset tanah.

"Pemerintah Desa dan Warga mengucapkan terimaksih kepada panitia yang sudah bekerja keras dalam menyelesaikan pemberkasan para peserta dan masyarakat Desa Purwodadi yang sudah antusias dalam ikut program PTSL",Pungkasnya. (A/carnul).
Read more

Pelaku Pencuri Motor 19 Kali Di Tembus Tima Panas

TSK saat diamankan
Pasuruan Kota, Pojok Semeru.
Tim Resmob Suropati Sat Reskrim Polres Pasuruan Kota berhasil ungkap kasus pelaku pencurian dengan pemberatan (curanmor)
Berdasarkan
LP/11/VI/2018/Respaskota/Sek Rejoso, tgl 22 Juni 2018

Tersangka yang berhasil di amankan :
AINUR ROFIK, 19 tahun warga dusun Sumbersuko Desa Plososari Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan.

Kejadian pada hari Jum'at tgl 22 Juni 2018 sekira jam 14.30 wib di halaman sebuah rumah yang terletak di Dusun Ngopak Desa Arjosari Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan pencurian 1 unit sepeda motor Honda Vario 150 CC warna putih tahun 2016 Nopol: N 3320 SK yang dilakukan oleh Basori dan Ainur Rofiq dengan cara menggunakan kunci T namun ketika melancarkan aksinya pelaku dipergoki oleh korban sehingga Basori berhasil ditangkap oleh warga sedangkan Ainur Rofiq berhasil kabur.

Pada hari Kamis tgl 19 Sep 2019 sekira jam 16.30 wib di depan pasar Trewung tim Resmob Suropati berhasil menangkap Ainur Rofiq ketika sedang berhenti mengendarai sepeda motor mengetahui hal tersebut tim Resmob Suropati lagsung berusaha melakukan penangkapan namun tersangka Ainur Rofiq  melakukan perlawanan terhadap petugas karena membahayakan tim Resmob Suropati melakukan penindakan tegas terukur dengan menembak kaki kanan sebanyak 1 kali selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan luka untuk selanjutnya dibawa ke Mako untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Barang bukti yang diamankan oleh petugas antara lain
1 unit sepeda motor Honda CBR warna hitam kombinasi merah dengan Nopol terpasang : N 6238 TBU dan sebuah helm merk INK warna merah serta 1 buah jaket bomber warna abu abu,
saat dimintai keterangan Ainur Rofiq mengakui pernah melakukan pencurian kendaraan bermotor di beberapa daerah.

Menurut Endy Purwanto selaku kasubbag humas Polres Pasuruan Kota bahwa dari hasil Interogasi unit Reskrim Ainur Rofik mengakui 19 kali melakukan pencurian selain di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota, juga di wilayah hukum Polres Sidoarjo kurang lebih 10 kali, sedangkan penadahnya yang berinisial U sampai saat ini dalam DPO.Katanya (A/car)
Read more

SATLANTAS POLRESTA PASURUAN MENGUNJUNGI KORBAN KECELAKAAN

Kasat Lantas dan Jajarannya menjenguk korban kecelakaan
Pasuruan, Pojok Semeru.
Jajaran satlantas polres pasuruan kota dengan menutup nya kegiatan Operasi Patuh Semeru 2019 dengan mengunjungi korban kecelakaan,pada hari kamis (12/09/2019)

Jajaran Satlantas Polres Pasuruan kota dan petugas Jasa Raharja mengunjungi rumah korban kecelakaan Rima Melati di Desa Kedawung Wetan ,Kecamatan Grati,Kabupaten Pasuruan.

Kasatlantas polres pasuruan kota AKP Achmadi mengatakan,korban kecelakan atas nama Rima Melati baru saja kehilangan suami dan anaknya.Suami dan anak nya jadi korban beberapa waktu lalu.

"Kami jajaran Satlantas Polres Pasuruan Kota berikan santunan. Kami turut prihatin,berbelasungkawa atas kejadian kemarin yg di alami ibu ini.semoga semua keluarga ibu Rima di berikan kekuatan dan ketabahan",kata AKP Achmadi kepada media pojok semeru.

Ia menghimbau kepada semua pengen dara untuk tertib ber lalu lintas .apa yang dialami keluarga korban ini menjadi pelajaran bagi masyarakat Pasuruan khususnya pengendara untuk lebih berhati-hati dalam mengendarai kendaraan,agar tidak menjadi korban kecelakan. Jadilah pelapor berlalu lintas menjaga tatatertib lalu lintas.

Sementara itu,Rima korban kecelakaan Laka Lantas mengucapkan banyak terimakasih atas kunjungannya Jajaran Satlantas Pasuruan Kota atas kepeduliannya dan bantuannya"ujar Rima.(A/car).
Read more

Rejoso Lor Gelar Acara Selamatan Desa

Selamatan Desa Rejoso Lor berlangsung
Pasuruan, Pojok Semeru.
Warga Desa Rejoso Lor,Kecamatan Rejoso,Kabupaten Pasuruan,menggelar selamatan Desa dan,meminta doa meminta keselamatan dan kerukunan yang gotong royong bertempat di Balai Desa.Minggu (15/9/2019).

Tahun ini,ritual selamatan Desa di mulai dengan acara Pengajian Akbar selamatan Desa di Lapangan Mesjid Kecamatan Rejoso,awal acara di mulai Khotmil Qur'an keliling mushola,Karnaval arak-arakan tumpeng gunungan Kolo Pendem dan selametan Desa dengan tema "Perjuangan Tempo Dulu".

Dalam tradisi ini membuat tumpeng yang terbuat dari hasil bumi,terdiri dan berbagai makanan,buah-buahan,sayuran,serta umbi-umbian.Selain itu,masih ada tumpeng-tumpeng lain berisi nasi,lauk ayam atau telor,dan buah-buahan.

Acara tersebut dihadiri,Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan,Camat Rejoso,Kapolsek Rejoso,Danramil Rejoso,Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat,bahkan Warga Desa Se Kecamatan Rejoso dari warga.

Selain untuk menjaga silaturahmi kebersamaan Gotong Royong Selamatan Desa juga untuk mengingat dan mendoakan arwah leluhur,dan mendoakan agar warga Rejoso Lor selalu diberi kesejahteraan dan dilindungi Allah SWT."Acara tumpengan seperti ini tujuannya untuk menjaga silaturahmi dan menjaga gotong royong sesama warga,"kata Robet selaku Kepala Desa Rejoso Lor.

Robet menambahkan "Dalam tradisi ini,yang paling penting ungkapan rasa bwesyukur atas rejeki dan hasil bumi yang diterima.Tradisi ini sudah turun-temurun merupakan upaya melestarikan budaya warisan leluhur yang sudah berlangsung sejak dulu,dan untuk menjaga silaturahmi sesama warga agar selalu tetap guyub gotong royong,"ucapnya.

Acara di akhiri dengan penutupan Do'a dan berjalan dengan lancar sampai selesai.(A/car).
Read more

Gus Irsyad Dan Gus Mujib Resmikan Kantor Desa Martopura

Bupati dan Wakil Bupati saat resmikan Kantor desa Martopura
Pasuruan, Pojok Semeru,
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pasuruan yang Ke 1090,sekaligus acara peresmian Gedung Baru Kantor Balai Desa Martopuro,Kecamatan Purwosari,Kabupaten Pasuruan yang terletak di Dusun Alkmar,Rabu (18/9/2019).

Selain Bupati dan Wakil Bupati,hadir dalam acara tersebut Camat Purwosari,Kapolsek Purwosari,Danramil,Perangkat Desa Martopuro,Tokoh Masyarakat,Tokoh Agama.

Dalam kesempatam ini Gus Irsyad memberi sambutan dan arahan tentang keperintahan bahwasanya keperintahan ini bukan hanya di kerahkan oleh bupati,camat,dan Kepala Desa saja,melainkan dari elemen-elemen masyarakat juga ikut membantu mendukungnya.Serta agar kepemerintahan Desa untuk transparan terhadap Anggaran Alokasi Dana Desa (ADD),dan Dana Desa (DD).Agar masyarakat tau dan ikut mengawasi jalannya keperintahan.

"Pak Kades saya ucapkan selamat dan saya berpesan,membangun desa ini harus melibatkan semua pihak,terutama saat ini pengelolahan keuangan ADD dan DD harus transparan",tutur Gus Irsyad.

Bupati irsyad mengaku bersyukur dan bangga bahwa pembangunan kantor balai Desa Martopuro ini akhirnya rampung.Sehingga pada hari ini bisa berlangsung diresmikan.

"Saya lihat sangat bagus dan reprensif.Ruangannya juga lengkap.Saya berharap semoga dengan diresmikannya kantor desa yang baru ini,pelayanan masyarakat bisa semakin optimal,"katanya.

Ditempat yang sama Kepala Desa Martopuro mengatakan,"Dengan adanya kantor Balai Desa yang baru ini,para staf biar lebih extra dalam melayani masyarakat bisa semakin optimal,"imbuhnya kepada Media Pojok Semeru.

Setelah itu acara di akhiri dengan Do'a dan pengguntingan pita peresmian Kantor baru Balai Desa Martopuro oleh Gus Irsyad yang didampingi Gus Majid. (A/had).
Read more

Desa Purwodadi Gelar Wayang Kulit Lakon "Wahyu Kemulyan"

Pagelaran wayang kulit Desa Purwodadi
Pasuruan,Pojok Semeru,
Dalam rangka memeriahkan grebek Desa Purwodadi menggelar wayang kulit yang dengan lakon"Wahyu Kemuliaan"dengan harapan keselamatan,ke masalahatan Masyarakat Purwodadi.

Kepala Desa Purwodadi Wiyono Sabtu (14/9/2019) mengatakan pagelaran wayang kulit ini merupakan kegiatan tahunan di Desa Purwodadi.Wayang Kulit adalah salah satu budaya Jawa yang harus di jaga dan dilestarikan.

"Saya berharap tradisi ini bisa dilanjutkan,kalau Masyarakat rukun dengan tetangga,dengan Pemdes nya maka Desa akan terasa adem ayem itu yang dimaksud dalam Judul"Wahyu Kemuliaan",harapnya Wiyono.

Pihakya juga mengucapkan banyak terimakasih atas kerjasamanya atas dukungan dari semua masyarakat Desa Purwodadi.

"Saya selaku Kepala Desa mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan dari semua masyarakat Desa Purwodadi yang sudah meramaikan Grebek Desa,"tandas Wiyono.(A/)
Read more

Grebek Desa Purwodadi Unik Dan Jadi Tradisi Tahunan

Resesi kegiatan grebeg desa
Pasuruan, Pojok Semeru
Grebek Desa atau Grebek Tumpeng mewarnai rangkaian acara prosesi Grebek Desa di Desa Purwodadi,Kecamatan Purwodadi,Kabupaten Pasuruan.Jum'at (13/9/2019).

Acara ini,meliputi iring-iringan gunungan hasil bumi dari depan balai desa menuju samping pembatas jalan tol Desa Purwodadi.Masyarakat pun ikut gembira dan bahagia menyaksikannya.

Dengan di hadiri,Muspika,Kepala Desa,Tokoh Masyarakat,Tokoh Agama dan Masyarakat Desa Purwodadi,acara berlangsung sangat meriah.

Kepala Desa Purwodadi,Mulyono,dalam sambutannya mengatakan acara grebek Desa dan grebek tumpeng siang ini merupakan agenda tahunan sebagai bentuk wujud syukur kepada sang pencipta.

"Ini adalah rasa terima kasih warga Desa Purwodadi atas nikmat Allah SWT dan juga rasa syukur atas apa yang dihasilkan dari bumi kita",ucapnya.

Selain itu Kades juga berharap dengan dilaksanakannya acara grebek Desa,menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi bagi warganya.

"Acara sengaja di balai desa purwodadi,karena ini adalah rumah seluruh warga dan saya berharap dengan terlaksananya giat silaturahmi antar warga bisa semakin harmonis",terangnya.

Lebih lanjut Mulyono juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang sudah berpartisipasi dalam acara ini.

"Terima kasih kepada semua pihak,berkat jenengan acara grebek Desa bisa terselenggara dengan sukses dan lancar,semoga di kedepan bisa lebih baik lagi..amin",pungkasnya. (A/carnul)
Read more

LPJ Akhir Masa Jabatan Kepala Desa Minggir Diterima Oleh BPD Dan Masyarakat

Saat kegiatan berlangsung
Pasuruan,Pojok Semeru
Kepala Desa Minggir Sutiari melaksanakan kegiatan Laporan Pertanggung Jawaban Akhir Jabatan Periode 2013-2019,pada Kamis (12/9/2019).Bertempat di Pendopo Desa Minggir,Kecamatan Winongan,Kabupaten Pasuruan.

Peserta yang hadir terdiri dari Camat Winongan Tectona Jati Khim.S,STPM,SI, Kapolsek Winongan AKP Sudiarji,BPD Marodi,Kepala Desa Minggir Sutiari serta para Kepala Dusun,Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Kepala Desa Minggir Sutiari,pada sambutannya menyampaikan,"Puji dan syukur kehadirat Allah SWT,karena atas nama kuasanya telah menciptakan manusia sebagai pemimpin di alam semesta ini,serta atas rahmat dan karunianya pula sehingga kami dapat menyusun laporan pertanggung jawaban akhir masa jabatan Kepala Desa Minggir periode 2013-2019.Dan laporan ini kami susun dengan maksud sebagai laporan Kepala Desa kepafa BPD dan Masyarakat di bidang Pemerintahan Desa,Bidang Pembangunan Desa,Bidang Pembinaan Kemasyarakatan dan Bidang Pemberdayaan Masyarakat,yang diselenggarakan Periode 2013-2019.Disamping itu,laporan pertanggung jawaban ini diharapkan dapat berguna dan bermanfaat bagu yang membutuhkan informasi serta sarana evaluasi di masa jabatan Kepala Desa yang akan datng.Kami sadari sepenuhnya bahwa kami tidak mungkin mampu berbuat apa tanpa bantuan dan dukungan dari segenap komponen  Warga Masyarakat yang ada di Desa Minggir.Begitupun Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban akhir masa jabatan (LKPJ) Kepala Desa Minggir periode 2013-2019 ini juga tidak mungkin dapat berjalan dan terlaksana tanpa peran serta dari semua pihak.Oleh karena itu ucapan terimakasih serta penghargaan yang setinggi tingginya kami haturkan kepada semua pihak,baik langsung maupun tidak langsung,sehingga proses pembuatan dan pelaksanaan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Akhir Masa Jabatan Kepala Desa Minggir ini dapat kami selesaikan tepat pada waktunya.Selanjutnya semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan petunjuk dan bimbingannya kepada kita semua dalam mewujudkan rencana,harapan dan keinginan meraih kemajuan dan perkembangan yang lebih baik dihari selanjutnya,"ujarnya.

Selama pelaksanaan kegiatan berlangsung situasi berjalan dengan aman,lancar dan kondusif. (A/had).
Read more

Selamatan Desa Karang Asem Santuni Puluhan Anak Yatim

Saat acara berlangsung
Pasuruan, Pojok Semeru
Meski Tahun baru Islam sudah berlalu namun bukan berarti semangat dalam memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriyah, dengan hal yang positif tidak harus sirnah semisal yang dilakukan oleh kepala desa Karang Asen Thoyib beserta seluruh masyarakat untuk menggelar acara santunan terhadap anak yatim piatu dan juga menggelar Selamatan Desa, dalam acara tersebut juga dihadiri tokoh agama,  Kyai Haji Sufyan Afandi dari Dusun krajan, Ustad Mafud dari Dusun Trewung,Gus Sulaiman dari Dusun Tegalan,Ustad Murtado dari Dusun kutaan Desa Karang Asem Kecamatan Wonorejo di pendopo kantor Desa karang asem, Kecamatan Wonorejo, senin malam (09/9/2019).

Tak kurang dari 30 anak yatim hadir untuk menerima santunan, acara yang diketuai dalam kepanitiaannya oleh Ketua BPD Desa Karang Asem Ustad Munaser ini berjalan cukup lancar dan khidmad, lantunan sholawat nabi dibawakan oleh santri al muhdor yang dilanjut pembacaan tahlil dari Rois suriah ranting NU karang asem.         

Dikesempatan kata sambutan Kades Karang Asem Thoyib, pihaknya menyampaikan dari maksud dan tujuan kegiatan sosial tersebut, selain itu acara seperti ini juga sangat bermanfaat untuk mempererat tali silaturrahmi antar umat beragama.
                                                     

“Kegiatan ini tidak hanya untuk menumbuhkan rasa kepedulian masyarakat terhadap para anak yatim, sehingga kelak mereka bisa mandiri, dan juga menjaga silaturahmi antar warga, sehingga tercipta kerukunan antar umat beragama dan warga".Terangnya

Thoyib juga mengingatkan bahwa hidup bukan hanya didunia, kehidupan setelah kematian juga butuh pertanggung jawaban, sehingga dalam pesannya, sangatlah penting menjalani hidup secara habuminannas dan habuminallah.

“Kita jangan hanya memikirkan duniawi saja, karena kelak kita akan mati, namun sebaliknya, jangan juga memikirkan akhirat, sehingga melupakan aspek keduniawian, dua – duanya harus berjalan seimbang,” Tegasnya.

Diakhir sambutannya, Thoyib menyempatkan untuk mengucapkan terima kasih atas dukungan terlaksananya kegiatan tersebut,kepada semua pihak, selain itu pihaknya juga berharap kedepan dapat terus terjalin keharmonisan dan kerjasama yang semakin baik.

“Terimakasih atas dukungan dan partisipasinya sehingga acara berjalan dengan lancar dan saya harap kedepannya kerjasama ini terus terjalin,” Pungkasnya.(A/car).
Read more

Terminal Wisata Senduro Siap Antar Wisatawan Ke Dunia Impian

Yus Yaser Saat memberikan pemaparan rencana pembangunan Terminal Wisata
Lumajang, Pojok Semeru
Rencana penataan kelola wisatawan kawasan religi (pura mandagiri semeru) dan wisata yang ada dikawasan kecamatan Senduro, nampaknya sudah matang, dalam waktu dekat penataan pertama dilakukan mulai dari Desa Sarikemuning Kecamatan Senduro yang dibuat sebagai Terminal Wisata.

"Dalam minggu ini melalui dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lumajang, akan mengundang komunitas kopi lereng semeru dan komunitas pecinta alam untuk melakukan pembahasan lebih lanjut",Ujar KSKPH Perum Perhutani Lumajang, Yus Yaser Arafat, Senin (9/9/2019).

Lebih jauh, Yus Yaser menjelaskan, nantinya terminal Wisata di Desa Sarikemuning sebagai transit kendaraan yang datang dari luar kota semisal Bus - Bus Pariwisata, selanjutnya para wisatawan ditawarkan terkait tujuannya mau ke tempat wisata yang diinginkan.

"Kita merangkul teman-teman offroader dan komunitas trail sebagai kendaraan yang nantinya bisa mengantar para wisatawan dari terminal wisata ketempat wisata tujuan",Tegasnya.

Selain Pura Mandagiri Semeru Agung, ada air terjun Siti Sundari didesa Burno, Ranu Pani, Ranu Regulo, Ranu Gumbolo, B29, dan Bromo, Yus Yaser juga menjelaskan bahwa Gunung Bromo jika dilihat dari peta GPS ternyata masih masuk wilayah Kabupaten Lumajang, sehingga diharapkan dengan penataan wisata yang tepat diharapkan mampu menarik wisata bertaraf internasional.

"Mungkin orang mengenal Wisata gunung Bromo masuk di kabupaten Probolinggo, namun sebenarnya masih masuk wilayah Kabupaten Lumajang, kemungkinan akses jalan yang lebih mudah ditempuh dari Probolinggo sehingga asumsi tersebut muncul bahwa wisata gunung bromo masuk wilayah probolinggo",Terangnya.

Dengan penataan yang maksimal diharapkan pula dapat menjadi incum untuk peningkatan PAD Kabupaten Lumajang melalui destinasi Wisata, Yus Yaser juga menjelaskan bakal melibatkan semua unsur agar segera terwujud membangun akses Wisata di wilayah Kecamatan Senduro, dengan harapan kekayaan wisata Kabupaten Lumajang dapat dikelola dengan maksimal.

"Kami sudah membahas dengan pak Bupati, dan alhamdulillah beliaunya welcome, dan kami sudah menyediakan lahan dua hektar untuk terminal wisata ini, dan semoga pengelolaan wisata ini dapat bermanfaat untuk kemajuan Kabupaten Lumajang kedepan",Pungkasnya. (bas).
Read more

Desa karang Sono gelar sedekah hasil Bumi Dan Pesta Rakyat

Acara Sedekah Bumi
Pasuruan, Pojok Kiri 
Sebagai bentuk rasa syukur kepada pencipta karena telah diberi hasil bumi yang melimpah warga Desa Karang sono, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan Menggelar sedekah bumi,Jum'at(06/9/2019).

Tradisi yang di laksanakan setiap tahun sekali itu diramaikan oleh ratusan peserta karnaval dari 4 Dusun antara lain Dusun Krajan, Dusun Pendem,Dusun blusuk,Dusun Jangkang dan di hadiri oleh perwakilan kecamatan Wijaya (Sekcam), Kepala Desa Karang Sono,H Imrron raden wijoyo serta Muspika setempat dan tokoh agama Ustad Nadir dari Pasuruan.

Menurut H.Imron, selain sebagai ucapan rasa syukur, tradisi sedekah bumi juga digelar sebagai bentuk rasa kebersamaan kepada sesama dengam memberikan sedekah atau sodakoh berupa makanan.

"Sebagai rasa syukur kepada sang pencipta, sedekah bumi ini juga sebagai wujud pelestarian budaya yang sudah dilakukan turun temurun , kata petuah petuah dulu yang merupakan sedekah bumi dapat menolak balak atau menjauhkan dari musibah karena sedekah bumi sama dengan memberi sodaqoh,"kata H imron disela-sela acara.

Disisi lain, yang menarik dari acara sedekah bumi ini adalah perebutan ancak (sebutan untuk makanan yang dipanggul atau diarak), dimana banyak orang yang ingin berebut mengambil makanan yang ada di ancak meski harus berdesak-desakan dengan orang lain.

Setelah perebut yang ada di ancak , acara di lanjutkan . pada malam hari pembagian hadiah ,dorprase lomba bersih desa yang di ikuti 4 Dusun   dan di iringi semi elekton, pesta rakyat  sampai selesai.

Selain diramaikan ratusan masyarakat yang menonton pembagian hadiah dorprase  dan semi elekton .  Kepala Desa Karang sono mengajak warganya untuk tetap mempertahankan tradisi yang sudah dilakukan sejak turun temurun.

Beberapa kalangan menganggap bersih desa atau sedekah bumi, merupakan budaya,yang dimiliki efek positif. Pasalnya, selain bisa jadi ajang mempererat persaudaraan, juga menjadi daya tarik wisata.

"Untuk itu, saya minta kepada warga untuk terus mempertahankan tradisi ini," Pungkasnya.(A car noel).
Read more

Menyambut HUT RI Ke 74 Desa Kambingan Adakan Karnaval Berhadiah Jutaan Rupiah

Para peserta karnafal 
Pasuruan, Pojok Semeru
Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke 74,Desa Kambingan,Kecamatan Grati,Kabupaten Pasuruan,setiap tahun mengadakan acara Karnaval bersama masyarakat Desa setempat,Karnaval dimulai start dari Desa Kambingan kembali ke Halaman Desa Kambingan,peserta yang terdiri dari anak-anak dan dewasa.Para peserta karnaval meriahkan suasana hari kemerdekaan bebagai busana yang ditampilkan seperti berpakaian baju adat tradisional,pakaian para pahlawan.(25/8/2019).

Pembukaan Karnaval dimulai pukul 8.00 WIB,dan dibuka oleh Kepala Desa Kambingan Husen hadir dalam acara tersebut,AKD,Perangkat Desa,dan tokoh Masyarakat.

Dalam sambutannya Husen menyampaikan,"terimakasih atas semua dukungannya untuk masyarakat Desa Kambingan,sehingga terlaksananya acara Karnaval tahun ini,semoga tahun depan akan lebih meriah lagi",ucapnya.

Banyak penonton dari warga masyarakat antusias ikut tampil dalam kegiatan setiap hari HUT RI yang Ke 74 SDM Unggul Indonesia Maju. (A/had).
Read more

KENDURENMAS Pohjentrek, Inovasi Pelayanan Publik

Acara KENDURENMAS berlangsung
Pasuruan, Pojok Kiri
Untuk kesekian kalinya Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyelenggarakan acara KENDURENMAS (Kendaraan Urun Rembuk Masyarakat).Pada hari Rabu (04/9/2019),kegiatan pelayanan terpadu dengan sistem jemput bola tersebut digelar di lapangan Olahraga warung dowo ,Kecamatan Pohjentrek Kabupaten Pasuruan.

Salah satu program unggulan Bupati Pasuruan, HM. Irsyad Yusuf, SE, MMA ini merupakan bentuk upaya Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat.

Hadir dalam acara,  Calon wakil Bupati  (Cawabup ) Kabupaten Pasuruan, A .Mujib Imron dalam sambutannya,dalam sambutannya Mujib Inovasi acara "Kenduren Mas" ini kepanjangan dari Kendaraan Urun Rembuk Masyarakat.Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyediakan 14 kendaraan OPD.Yakni menyediakan dengan sistem outlet disetiap Kecamatan,dan metode jemput bola.Warga Kecamatan Pohjentrek sangat antusias menyambut pelayanan publik yang dihadirkan langsung ditengah tengah masyarakat.

"Masyarakat yang hadir banyak sekali.Bahkan saya lihat mereka sudah datang sejak pagi untuk memperoleh layanan KENDUREN MAS ini",jelasnya.

Camat Pohjentrek  Suhartono.Sos.Msi menuturkan,sejak dua minggu sebelumnya pelaksanaan,ia sudah memberikan informasi dan mengajak masyarakat agar hadir dalam acara tersebut.Sekaligus mengintruksikan kepada seluruh Kepala Desa untuk turut hadir dalam memberikan pendampingan terhadap warganya.

"Saya merasa senang dengan adanya inovasi ini merupakan salah satu pelayanan yang diberikan untuk masyarakat untuk mempercepat pelayanan"tuturnya.

Kenduren mas ini mendapat sambutan baik dari masyarakat di Kecamatan Pojentrek . Seperti yang di ungkapkan oleh Siti (38) Warga Kecamatan Pohjentrek . "Saya sangat senang dengan adanya kegiatan Kenduren Mas ini,tidak perlu jauh Jauh ke Raci  untuk pengurusan E KTP bisa langsung jadi,"katanya.(A/cardoel)
Read more

Lokalisasi Bisnis Lendir Klampokan, Resmi Di Tutup

Jajaran Forkopimca Besuk Resmi Tutup Eks Lokalisasi Klampokan
Probolinggo, Pojok Semeru
Mengacu banyaknya laporan masyarakat yang cukup diresahkan dengan keberadaan eks Lokalisasi wanita penghibur pria hidung belang yang bertempat di Desa Kelampokan ,Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, dan didukung dengan adanya Peraturan Daerah Nomor 5 tahun 2015 tentang Pelacuran, Rabu (28/8/2019). Lokalisasi tersebut resmi ditutup.

Sebelum dilakukan penutupan, Wanita penyedia prostitusi sex komersial (PSK) yang mangkal dan menetap dilokasisasi tersebut kerap terjaring petugas Satpol PP, namun meski demikian tempat bisnis haram tersebut membandel dan masih saja beroprasi.

Penutupan Eks Lokalisasi desa Klampokan dikalukan oleh jajaran Forkopimca Besuk dengan memasang papan informasi larangan dan penutupan tempat tersebut, bukan hanya itu Petugas juga menghadirkan pihak Mucikari untuk menandatangani surat perjanjian dan persetujuan ditutupnya eks lokalisasi tersebut.

Mashudi sebagai Kasi Opdal (Operasi Dan Pengendalian ) Satpol PP Kabupaten Probolinggo mengatakan penutupan dengan pemasangan papan informasi ini merupakan peringatan terakhir oleh pemerintah daerah dalam memberantas prostitusi. Jika lokalisasi tersebut buka kembali, maka pihaknya akan bertindak tegas dan tidak segan untuk melakukan pembongkaran bangunan tersebut.

"Saya akan mengambil tindakan tegas jika ada yang membuka bisnis haram dilokalisasi ini.Tempat dan bangunan ini akan saya bongkar,"Pungkasnya.(A/noel).
Read more

Pagelaran Pentas Seni Desa Sidowaya, Penghargaan Untuk Pahlawan Kemerdekaan

Pegelaran pentas seni dan antusiasme warga 
Pasuruan, Pojok Semeru
Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Ke 74 Tahun, Desa Sidowaya menggelar acara malam pentas seni tari dan Fashion Show, di Pendopo Desa Sidowaya Kecamatan Beji, Kamis (28/8/2019).

Acara tersebut digelar sebagai bentuk penghargaan secara simbolis untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berani mempertaruhkan nyawa demi merebut dan memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia dari tangan para penjajah.

Momentum gelar malam seni ini tak hanya menjadi hiburan tahunan belaka, tapi juga menjadi ajang silaturrahmi guna mempererat hubungan antar warga desa dalam membangun solidaritas sesama.

Dalam sambutannya Kepala Desa Sidowaya, Sukino menyampaikan ucapan terimakasih serta partisipasi dari segala pihak, demi kesuksesan acara malam pentas seni tersebut, selain itu Sukino juga mengakui tanpa solidaritas dari kekompakan warga, sudah dapat dipastikan perayaan HUT Kemerdekaan RI Ke 74 tahun tidak semeriah saat ini.

"Saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas partisipasi semua masyarakat dan Karang Taruna Desa Sidowaya yang mana telah membantu kesuksesan acara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 74 ini, karena tanpa bantuan dari masyarakat, acara ini tidak bisa terlaksana dengan baik seperti saat ini," Ujarnya.

Diakhir kata sambutannya, Sukino juga menjelaskan bahwa kegiatan malam pentas seni ini menampilkan berbagai tarian tradisional, sehingga diharapkan mampu memberi suport kepada generasi bangsa untuk terus mencintai kesenian lokal, dan menjadikan kesenian tradisional sebagai pusaka kekayaan bangsa yang kekal sepanjang Zaman.

"Adapun kegiatan seni tari tradisional tersebut selain bisa merekatkan hubungan emosional antar warga desa, juga untuk melestarikan berbagai potensi dan kekayaan kesenian tradisional agar tidak lapuk ditelan zaman", Pungkasnya.(A/doel)
Read more

Pesta "Jelang P21", Ketua Pordasi Tetap Bahagia Bersama Artis - Artis Cantiknya

Abah Sis bersama Umi Arum 
Lumajang, Pojok Semeru
Meski sudah ditetapkan menjadi tersangka dan dalam waktu dekat berkas perkaranya akan dilimpahkan kekejaksaan negeri Lumajang, namun bukan berarti H. Siswanto larut dalam kesedihan dan kekawatiran, Sabtu (24/8/2019), di Villa istri nomor limanya, Umi Arum, di Jalan Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari, seperti tahun - tahun sebelumnya H. Siswanto mengadakan tasyakuran keluarga 4 hari 4 malam, dihari pertama hiburan puluhan artis-artis penyanyi cantik yang diiringi elektone tunggal bernyanyi bergantian dari pagi hingga sore, dan malam harinya dilanjutkan dengan pertunjukan wayang kulit dengan lakon Wahyu anggodo jali dengan dalang dari Lumajangan, keesokan harinya dilanjutkan dengan goyangan puluhan artis-artis cantik penyanyi dangdut, dan malam harinya juga langsung dilanjutkan wayang kulit dengan dalang yang didatangkan dari Tulungagung, Ki Cak Sun Gondrong dengan lakon Babat Tanah Pulau Jawa.

"Ini hanya tasyakuran keluarga, sebenarnya acaranya bakal digelar dirumah Yosowilangun namun karena ada sedikit kendala, sehingga terpaksa kita gelar di Villa ini, acara tasyakuran ini kita gelar selama empat hari empat malam," Ucap H. Siswanto, Sabtu (24/8/2019).
Abah Sis saat menyawer artis-artis cantiknya

Dihari ketiga acara dilanjutkan dengan acara khotmil quran atau yang dikenal dengan istilah khataman Al Quran, dan dihari terakhir atau hari ke empat diadakan acara pengajian Akbar dengan mendatangkan Kyai Taat dari Surabaya.

"Acara Tasyakuran keluarga ini juga sebagai promosi atau memberi tahukan kepada masyarakat bahwa kami juga membuka Pondok Pesantren Gratis",Tambahnya.

Bercengkrama labih jauh, H. Siswanto yang akrab dengan sebutan Abah Sis, tidak bakal menikah lagi meskipun beliau tidak berani berjanji, karena dikatakan sudah 6 tahun terakhir ini sudah tidak menambah istri baru. pria yang pernah menikah sebanyak 12 kali ini, mengaku untuk para istrinya yang masih setia menemaninya hanya tinggal 7 wanita.

"Saya tidak berjanji tapi selama enam tahun terakhir ini saya sudah tidak menambah istri lagi,"Terangnya.

Ketua Pordasi Lumajang ini juga mengatakan kalau melihat wanita yang cantik kerap merasa ingin memilikinya, meski demikian, lanjut ceritanya, ternyata jika hasratnya sudah terpenuhi ya rasanya hanya begitu-begitu saja, sembari tertawa tanpa menjelaskan maksud perkataannya dengan kalimat begitu-begitu saja.

"Wajarlah hasrat laki-laki kalau melihat wanita cantik ingin memilikinya, tapi setelah hasratnya terpenuhi ya rasanya hanya begitu-begitu saja",Pungkasnya dengan diakhri tawa.(bas).
Read more

KENDURENMAS "Hypnotis" Ribuan Warga Rejoso

Bupati dan Jajaran OPD dalam Acara KENDURENMAS
Pasuruan, Pojok Semeru
Untuk kesekian kalinya Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyelenggarakan acara KENDURENMAS (Kendaraan Urun Rembuk Masyarakat).Pada hari Rabu (21/8/2019),kegiatan pelayanan terpadu dengan sistem jemput bola tersebut digelar di lapangan pacuan kuda Rejoso Lor,Kecamatan Rejoso,Kabupaten Pasuruan.

Salah satu program unggulan Bupati Pasuruan, HM. Irsyad Yusuf, SE, MMA ini merupakan bentuk upaya Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat.

Hadir dalam acara,asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya dalam sambutannya,dalam sambutannya Anang Inovasi acara "Kenduren Mas" ini kepanjangan dari Kendaraan Urun Rempug Masyarakat.Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyediakan 14 kendaraan OPD.Yakni menyediakan dengan sistem outlet disetiap Kecamatan,dan metode jemput bola.Warga Kecamatan Rejoso sangat antusias menyambut pelayanan publik yang dihadirkan langsung ditengah tengah masyarakat.

"Masyarakat yang hadir banyak sekali.Bahkan saya lihat mereka sudah datang sejak pagi untuk memperoleh layanan KENDUREN MAS ini",jelasnya.

Camat Rejoso Komari SH.MM  menuturkan,sejak dua minggu sebelumnya pelaksanaan,ia sudah memberikan informasi dan mengajak masyarakat agar hadir dalam acara tersebut.Sekaligus mengintruksikan kepada seluruh Kepala Desa untuk turut hadir dalam memberikan pendampingan terhadap warganya.

"Saya merasa senang dengan adanya inovasi ini merupakan salah satu pelayanan yang diberikan untuk masyarakat untuk mempercepat pelayanan"tuturnya.

Kenduren mas ini mendapat sambutan baik dari masyarakat di Kecamatan Rejoso. Seperti yang di ungkapkan oleh Yajid (30) Warga Kecamatan Rejoso. "Saya sangat senang dengan adanya kegiatan Kenduren Mas ini,tidak perlu jauh Jauh ke Raci  untuk pengurusan E KTP bisa langsung jadi,"katanya.
(A car/nul).
Read more

Rayakan Hari Kemerdekaan RI, PORTEM Jalan Santai

Portem meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 74 tahun dengan menggelar jalan santai
Pasuruan, Pojok Semeru
Dalam memacu kesehatan jiwa dan jasmani kembali para pemuda Portem (Perkumpulan Orang Tempuran) Desa Bayeman,Kecamatan Gondang Wetan,Kabupaten Pasuruan.Dalam memeriahkan HUT RI Ke 74 mengadakan acara jalan santai bersama yang berhadiahkan satu ekor kambing untuk hadiah utamanya dan banyak lagi hadiah doorprize lainnya.Minggu (18/8/2019).

Acara yang dihadiri oleh ratusan masyarakat dari muda sampai tua itu diselenggarakan oleh Pemuda Portem.Acara tersebut digelar di Dusun Mangon Karso.

Jukiadi sebagai ketua dari Portem berharap,Kegiatan acara jalan santai bukan hanya kegiatan rutin tahunan memperingati hari kemerdekaan tapi lebih bertujuan sebagai ajang mengikat kebersamaan antar warga juga pembelajaran pada generasi muda.

"Saya berharap dengan diadakannya acara jalan santai ini selain memperingati Hari Kemerdekaan RI dan mengenang para pahlawan yang telah berjuang untuk memerdekakan NKRI tujuan selanjutnya sebagai ajang mengikat kebersamaan antar warga juga pembelajaran pada generasi muda,"kata jukiadi.

Ditempat yang sama,Kepala Desa Bayeman Abdul Kodir dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas partisipasi warga masyarakat yang sangat luar biasa dan segenap panitia terutama Pemuda Perkumpulan Orang Tempuran yang sudah mensukseskan acara ini.

"Saya bangga dan terimakasih yang sangat luar biasa kepada pemuda Portem dan masyarakat.Semoga acara jalan santai ini berjalan dengan lancar dan sukses sampai acara kegiatan selesai,"ucapnya. (A/had).
Read more

Identitas Pelaku Insiden Berdarah Polsek Wonokromo "HOAX"

Sejumlah Barbuk dan pelaku penyerangan anggota polsek Wonokromo
Probolinggo, Pojok Semeru
Indentitas penyerang anggota Polsek Wonokromo merupakan bukan warga probolinggo dan itu berita Hoaks.Dari data pelaku yang sebenarnya adalah warga Kabupaten Sumenep,Pulau Madura.Pelaku diketahui bernama Imam Musthofa.

Dandim 0820 dan Kapolres Probolinggo dengan kalimat yang cukup tegas.Informasi indentitas pelaku penyerangan Mapolsek Wonokromo yang disebut warga probolinggo itu bohong (Hoaks).

"Informasi itu Hoaks Mas...Tapi saya tidak berkompeten untuk menjelaskan secara keseluruhan.Ke polisi saja untuk keterangannya...,"kata Letkol.Imam Wibowo saat dikonfirmasi yang sudah beredar di media massa.Minggu (18/9/2019).

Penegasan yang sama dengan Dandim Probolinggo yang di lontarkan oleh Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto ditempat terpisah.
"Kami pastikan itu Hoaks dan anggota saya sudah melakukan penyelidikan yang benar dan itu sudah pasti tidak benar kalau pelaku bukan warga Probolinggo," ungkap Eddwi.

Sebagaimana yang sudah beredar diberitakan sebelumnya di media sosial bahwa pelaku penyerangan anggota Polsek Wonokromo di sebut sebut warga Kecamatan Tegal Siwalan,Kabupaten Probolinggo.Beredar atas nama Andi Pribadi (25).Ia berasal dari Dusun Palasan RT/RW 015/005,Kelurahan Paras.

Namun dari data SIAK.Pelaku diketahui Bernama Imam Musthofa.Lahir di Kabupaten Sumenep Pada 15 Juli 1988.Beralamat lengkap Dusun Karang Jati RT 1/ RW 4,Desa Talaga,Kecamatan Gading.Dan saat ini pelaku Imam tinggal di tempat Kostan bersama istri dan 2anak di jalan Sidoserno Surabaya.Imam sendiri bekerja sebagai penjual Sempol dan istrinya berjualan makaroni.

Disaat penyerangan,pelaku Imam Musthofa mulanya berpura pura akan melapor ke Polsek Wonokromo pada hari Sabtu (17/8/2019).Tiba tiba pelaku melakukan pembacokan terhadap anggota Aiptu Agus Sumartono petugas SPKT dan Anggota Reskrim,Briptu Febian.penggalan berita sebelimnya atas laporan kepolisian. (A)
Read more

HUT Kemerdekaan RI Ke 74, Kecamatan Gondang Wetan Majukan Indonesia

Forkopimca adakan tasyakuran HUT RI ke 74 tahun
Pasuruan, Pojok Semeru
Rangkaian acara Peringatan HUT-RI Ke 74 di Kecamatan Gondang Wetan diantaranya,mengadakan tasyakuran pada hari Sabtu (17/8/2019).Peserta yang diundang kurang lebi dari 200 orang yang terdiri dari aparatur Kecamatan dan Desa,tokoh masyarakat dan tokoh agama yang berada diwilayah Kecamatan Gondang Wetan.Jajaran Muspika dihadiri oleh Kapolsek Gondang Wetan,Kepala Desa se Kecamatan Gondang Wetan,Anggota Dewan.

Dalam mengawali acara tasyakuran dinyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya secara bersama-sama dan dilanjutkan dengan do'a sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT yang dipimpin oleh Kepala KUA Kecamatan Gondang Wetan.

Pada kesempatan tersebut dalam sambutannya Ketua Panitia acara Syuhada S.pd  menyampaikan,bahwa dengan tema SDM Unggul Indonesia Maju mengisi Kemerdekaan kita yang Ke 74 yaitu membangun bersama-sama guna membangun kepribadian dan mentalitas bangsa utamnya Warga Kabupaten Pasuruan yang berdaya saing tinggi.

"Kegiatan Tasyakuran dan do'a bersama ini sebagai wujud syukur atas limpahan rahmat dari Allah SWT.Karena atas kuasanya kita bisa merasakan kemerdekaan,dan kita harusnya banyak-banyak berdoa untuk para pahlawan uang telah mengorbankan jiwa dan raga dalam merebut dan memperjuangkan kemerdekaan."Tutur Syuhada.

Camat Gondang Wetan Rachmat Syarifuddin S.sos dalam sambutannya pada hari Sabtu (17/8/2019),mengajak semua perangkat Desa dan masyarakat untuk produktif dan terus menggali potensi-potensi lokal untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat dan meneruskan program-program pemerintahan Kabupaten,"lanjut Rachmat.

"HUT RI ke 74 ini dan acara Tasyakuran semua turun du semja desa -desa,sebagai wujud kebersamaan dan kehadiran fisik pemerintahan Kecamatan Gondang Wetan.Pasuruan SDM Unggul Indonesia Maju bersama Rakyat"lanjut Rachmat.

Terus kita jaga dan tingkatkan produktivitas dan persatuan kesatuan dalam bingkai NKRI dan kita hidup di jaman serba cepat",kata Rachmat.

Dalam acara tasyakuran ini dengan pembacaan do'a yang di tujukan kepada para pahlawan yang gugur memperjuangkan kemerdekaan serta para pahlawan yang sudah gugur dimedan peperangan. (A/had).
Read more

KAPOLRES PASURUAN KOTA PIMPIN SERTIJAB KASATLANTAS

Acara Sertijab Kasat Lantas Polres Pasuruan
Pasuruan, Pojok Semeru
Kapolres Pasuruan Kota AKBP Agus Sudaryanto S.I.K,M.H memimpin serah terima jabatan (sertijab) Kasatlantas Polres Kota Pasuruan,di Joglo Parama Satwika yang terletak di area Polres Pasuruan Kota yang berada dijalan Gajah Mada no.19,kelurahan karang anyar,pada hari Jumat (16/8/2019).

Pergantian pucuk pimpinan di Satlantas Polres Pasuruan Kota ini sesuai keputusan Kapolda Jatim Nomor Kep/304/II/2019,tanggal 12 februari 2019.

Jabatan Kasatlantas Polres Pasuruan Kota ditempati AKP Kadek Ary Mahardika, SH,S.I.Kdigantikan oleh AKP Achmadi SH,yang sebelumnya menjabat sebagai Kasatlantas Polres Sampang.Sementara Kadek Ary Mahardika akan promosi jabatan sebagai Kapolsek Tenggilis Polrestabes Surabaya.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Agus Sudaryanto menyampaikan,apresiasinya kepada pejabat lama atas kerja sama selama melaksanakan tugas di Pokres Pasuruan Kota.Ia juga mendoakan Kadek Ary Mahardika sukses ditempat tugas yang baru.
"Kepada peja at yang Baru,saya mengucapkan selamat datang dan bergabung di keluarga besar Polres Pasuruan Kota,silahkan msnyesuaikan diri dan bangun komunikasi,koordinasi dan kolaborasi dengan sesama anggota di lingkungan Polres Pasuruan Kota,"pesannya.

"Pergantian ini merupakan hal biasa yang terjadi ditubuh Polri sebagai sarana untuk menyegarkan organisasi dan sebagai sarana promosi bagi anggota yang dianggap berhasil dalam pelaksanaan tugas,"imbuhnya.

Ia meminta Kasatlantas yang baru dapat melanjutkan tugas-tugas pejabat lama dan bisa menciptakan inovasi baru guna membesarkan nama Polres Pasuruan Kota. (A,car)
Read more