Polres Lumajang Bersama Warga Berhasil Tangkap Residivis Curhewan Sapi

AZ (22) saat diglandang ke Mapolres Lumajang
Lumajang, Pojok Kiri
Terbilang cukup nekad aksi pelaku pencurian hewan ternak sapi yang dilakukan oleh pemuda berinisial AZ (22), Warga Dusun Karangpanas, Desa Sukorejo, Kec. Kunir ini, pasalnya Kasus Curhewan yang selama ini kerap terjadi dalam beberapa bulan terakhir, sebenarnya cukup meresahkan masyarakat khususnya bagi peternak sapi, sehingga kasus Curhewan ini menjadi atensi pemerintah khususnya pihak Polres Lumajang untuk memberantasnya.

Pelaku AZ melancarkan aksinya, Selasa (22/1/2019), sekitar pukul 20.30 wib, dengan target Sapi yang dicuri adalah milik Supanji (58) warga Dusun Karangsari Desa Karanganyar, Kec. Yosowilangun, namun aksinya kali ini tak selancar harapannya, AZ kepergok warga saat melakukan pencurian sapi tersebut, tak mau mati konyol AZ langsung kabur dan meninggalkan Sapi buruannya.

"Setelah kepergok, pencurinya langsung kabur masuk ke kebun jeruk milik warga",Ujar Warga Setempat.

Warga terus melakukan pengejaran dan pencarian terhadap pelaku yang sempat kabur, sebagian dari warga juga menghubungi petugas Polsek Yosowilangun dan laporan tersebut juga diteruskan ke Tim Cobra Polres Lumajang.
Sekitar pukul 21.30 wib, salah satu warga setempat mendengar suara yang mencurigakan dibelakang rumahnya kemudian memberitahukan kepada Tim Cobra Polres Lumajang yang saat itu bersama warga tak jauh dari rumah tempat pelaku bersembunyi.

Mengetahui persembunyiannya sudah diketahui oleh warga dan petugas, AZ yang merasa panik karena hendak ditangkap, sempat melakukan perlawanan dengan cara melempari batu kearah warga dan petugas yang hendak melakukan penyergapan, tak mau kecolongan, pelaku untuk melarikan diri, dengan cepat tim Kobra melepas timah panas ke arah kaki pelaku.

"Karena melakukan perlawanan dan hendak kabur, terpaksa saya perintahkan kepada anggota saya untuk melakukan tindakan tegas terukur",Ucap Kapolres Lumajang, AKBP. DR. Muhammad Arsal Sahban. SH. SIK. MH. MM., Rabu (23/1/2019).

Dari hasil penyidikan petugas diketahui pelaku AZ ini pernah menjalani hukuman dengan kasus yang sama pada tahun 2015, dan sudah menjalani Vonis hukuman penjara 1,5 tahun, bukan hanya itu saja Residivis Curhewan ini juga pernah berurusan dengan hukum dengan kasus penganiayaan dan juga sudah menjalani hukumannya.

"Padahal sudah dua kali merasakan terkurung didalam jeruji besi, tetapi Tersangka satu ini masih belum kapok juga",Tambahnya.

Kapolres juga berjanji bakal terus melakukan pengembangan terhadap kasus yang dihadapi AZ, tidak menutup kemungkin sebelum tertangkap dalam aksinya kali ini, pelaku AZ juga melakukan pencurian di TKP lain.

"Kami masih melakukan pendalaman kasus ini, dan akan terus kita kembangkan",Tegasnya.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, Pelaku AZ untuk sementara dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang ancaman kurungannya kurang lebih 7 tahun.

"Pelaku ini dijerat dengan pasal 363 KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan dengan hukuman 7 tahun penjara",Pungkasnya. (bas).
Load disqus comments

0 Comments