Reward Gaji Pokok Kapolres Untuk Warga "Perangi Kejahatan"

Kapolres Lumajang saat berikan Gaji Pokoknya kepada warga yang berani berikan informasi tindak kejahatan
Lumajang, Pojok Semeru
Kapolres Lumajang AKBP. DR. Muhammad Arsal Sahban, SH. S.I.K. MH. MM., sebelumnya pernah berjanji bakal memberikan gaji pokoknya selama sebulan penuh kepada masyarakat yang memberikan informasi ataupun yang berani menangkap terhadap pelaku maling sapi atau pelaku begal motor, yang selama ini menjadi momok bagi masyarakat Lumajang.

Reward dari Kapolres Lumajang ini terkait penangkapan terhadap residivis pelaku kasus Pencurian Sapi milik Supanji (58) warga Dusun Karangsari Desa Karanganyar, Kec. Yosowilangun, Selasa (22/1/2019) lalu, yang dilakukan oleh pemuda berinisial AZ (22), Warga Dusun Karangpanas, Desa Sukorejo, Kec. Kunir.

Pria beruntung yang mendapatkan reward dari Kapolres adalah Sono (52) tetangga korban pencurian sapi milik Supanji, saat itu Sono yang memergoki kejadian tersebut sempat berteriak untuk meminta bantuan warga yang lain, merasa ada yang memergoki aksinya, AZ sempat kaget dan berusaha melarikan diri namun dalam upaya pelariannya, Sono seorang diri sempat menghadang pelarian dari pelaku pencuri sapi tersebut, karena Sono menghalangi upaya kaburnya sang pencuri,  Sono pun juga menerima bogem mentah dari pelaku pencuri yang ketakutan keburu datang warga yang lain.

"Saat saya hadang, pelaku langsung memukul saya",Ujar Sono sesaat menerima reward dari Kapolres Lumajang.

Tak berselang lama warga dan tim Cobra Polres Lumajang datang untuk melanjutkan perburuannya manangkap pelaku tersebut, hingga tim Cobra harus melumpuhkan pelaku AZ dengan timah panas karena sempat melakukan perlawanan dengan melempari batu kepada warga dan petugas yang hendak melakukan penyergapan terhadap dirinya.

Berawal dari aksi keberanian Sono itulah Kapolres Lumajang memberikan reward dalam bentuk gaji pokoknya selama sebulan penuh kepada warga seperti Sono, karena hal tersebut juga pernah disampaikan oleh Kapolres kepada masyarakat yang bakal memberikan gaji pokoknya selam sebulan kepada masyarakat yang berani memberikan informasi dan menangkap pelaku pencuri sapi dan begal.

“Terima kasih pak Kapolres Lumajang yang telah memberikan hadiah sayembara ini kepada saya, Meskipun terkena pukulan dari pelaku, saya tidak kapok untuk terus membantu polisi",Janji Sono.

Sementara itu Kapolres Lumajang juga berjanji bakal terus menyerahkan gajinya selama sebulan penuh kepada masyarakat yang lain yang berani memberikan informasi separti yang telah dilakukan Sono.

"Sesuai janji saya, maka gaji saya sebulan penuh sudah saya berikan kepada pak Sono yang telah memberikan informasi terkait kasus ini", Tagasnya.

Lebih jauh Kapolres juga mengatakan bahwa Sayembara serupa juga bakal diberlakukan kepada masyarakat yang lain.

"Saya nyatakan sayembara tidak berhenti disini, silahkan berlomba lomba untuk menangkap para pelaku maling sapi maupun pelaku begal yang berada di wilayah Lumajang” Ucapnya.

Selain itu, pria lulusan Akpol angkatan tahun 1998 ini juga menegaskan kepada masyarakat untuk para peternak sapi agar menggunakan rantai sapi yang sudah teruji kekuatannya, sehingga dengan penggunaan rantai sapi tersebut, selain menyulitkan para pelaku pencuri sapi untuk melakukan pencuriannya, juga sebagai antisipasi agar kasus pencurian serupa tidak mudah terulang kembali. perlu diketahui penggunaan rantai sapi adalah ide kreatifitas dari Kapolres itu sendiri, yang terinspirasi terkait maraknya kasus pencurian sapi di wilayah Lumajang.

“Saya himbau berulang kali kepada warga yang memiliki ternak sapi agar menggunakan rantai untuk menggantikan tali untuk mengikat sapinya. Rantai ini adalah buah pikiran saya dan juga sudah di uji kekuatan nya, sehingga para pelaku akan berpikir dua kali jika akan mencuri sapi yang menggunakan rantai sapi tersebut”,Pungkasnya. (bas).

Load disqus comments

0 Comments