Target PAD Pasir 30 M, Wabup Berencana Maksimalkan Tarikan Pajak

Wakil Bupati saat memberikan penjelasan dalam diskusi publik (7/2)
Lumajang, Pojok Semeru
Dalam salah satu pembahasan di kegiatan diskusi publik membedah 5 bulan pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Lumajang, Kamis (7/2/2019) yang dilaksanakan di pendopo arya wiraraja Kab. Lumajang, menjadi pembahasan yang menarik ketika Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, memberikan penjelasan terkait rencana besarnya untuk memaksimalkan penarikan anggaran Pajak Pasir, selain itu Wabup yang lebih akrab dengan sebutan Bunda Indah ini juga berencana menjalankan program dengan pemasangan CCTV ditiap portal keluar masuknya armada penambangan pasir.

"Pajak Pasir tahun sebelumnya hanya mencapai 9 Milyar, jika dibandingkan dengan biaya perbaikan kerusakan insfratruktur yang diakibatkan dengan aktifitas pertambangan, itu masih kurang banyak",Terangnya.

Lebih jauh, Bunda Indah juga berkomitmen selama kepemimpinannya sebagai pejabat politis di pemerintahan Kab Lumajang, pihaknya optimis bakal menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Pajak Pasir naik hingga 30 Milayar.

"Pajak pasir didaerah lain itu cukup tinggi, sementara di Kab Lumajang pajaknya paling rendah sementara kwalitas pasir di Kab. Lumajang sangat bagus",Tambahnya.

Dari pajak pasir yang selama ini diberlakukan dikab. Lumajang tiap Dum truck bermuatan pasir di hitung rata-rata 5 ton/kubikasi itu hanya sebesar Rp. 25.000, sementara Bunda Indah berencana bakal menaikkan pajak pasir yang ada dikab Lumajang sebesar Rp. 40.000.

"Kedepannya pajak pasir bakal kita naikkan menjadi Rp 40.000, agar PAD nya bisa maksimal",Terangnya.

Selain itu pemasangan CCTV ditiap portal juga sebagai kontrol keluar masuknya kendaraan bermuatan hasil tambang dapat diketahui, belum lagi pemasangan alat untuk mengetahui jumlah kubikasi pasir yang dimuat oleh kendaraan tambang.

"Nantinya kita pasang alat untuk mengetahui Panjang kali lebar kali tinggi, sehingga jumlah kubikasi pasir dapat diketahui secara detail",Harapnya.

Rencana kenaikan pajak pasir ini, tidak berlaku untuk konsumsi masyarakat Lumajang itu sendiri, artinya seperti yang disampaikan Wabup, pajak pasir digratiskan untuk penggunaannya jika diperuntukkan membangun rumah dan keperluan lain yang dibutuhkan masyarakat.

"Pajak Pasir kami gratiskan jika diperuntukkan kepentingan masyarakat atau konsumsi keperluan warga lumajang itu sendiri",Pungkasnya. (bas).
Load disqus comments

0 Comments