Haus Tempat Hiburan, Puluhan Ribu Masyarakat Padati Grand Opening GM Plaza

Ribuan Masyarakat Lumajang saat menghadiri Grand Opening GM Plaza, (31/3/2019).
Lumajang, Pojok Semeru
Kemeriahan Grand Opening Graha Mulya (GM) Plaza pusat perbelanjaan yang bertempat dijalan Raya Labruk Lor, Desa Labruk Lor Kecamatan Lumajang, Minggu (31/3/2019), diikuti antusias puluhan ribu masyarakat Lumajang yang seakan haus akan tempat hiburan.

Selain itu, dalam acara Grand Opening GM Plaza tersebut juga digelar kegiatan Gowes dan jalan santai yang terangkum dalam kegiatan Millenial Road safety festival yang dikoordinir oleh jajaran Satlantas Polres Lumajang. Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M. ML., yang juga hadir untuk meresmikan acara tersebut, sempat menyampaikan bahwa keberadaan GM Plaza bakal meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

"Perputaran uang yang ada di sekitar, akan cepat meningkat",Ujarnya.

Selain itu Bupati juga berpesan kepada puluhan ribu masyarakat yang berkumpul dipelataran parkir GM Plaza, agar masyarakat Lumajang lebih sering melakukan transaksi belanjanya di dalam wilayah Kabupaten Lumajang.

"Ini sudah ada plaza di Lumajang. Kalau belanja di Lumajang saja, tidak usah keluar kota," Tambahnya.
Pemotongan pita oleh Bupati Lumajang

Sementara, Pimpinan GM Group, David Lesmana Salim, kedepan berharap sinergitas yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Lumajang dan stakeholder  yang ada, tetap terjalin harmonis, sehingga diharapkan pula bakal memunculkan inovasi bagi kemajuan Kabupaten Lumajang.

"Semoga sinergtas yang terjalin tetap baik, Kami berharap GM Group mampu memberikan kemajuan yang terbaik bagi kabupaten Lumajang," harapnya.
Kapolres Lumajang saat berfoto bareng dengan ibu - ibu

Disisi lain, Kapolres Lumajang, AKBP. DR. Muhammad Arsal Sahban, SH. SIK. MM. MH., yang juga hadir ditengah ribuan masyarakat, nampak sibuk menuruti permintaan warga khususnya para ibu-ibu untuk diajak foto bersama. manurut salah satu warga Labruk Lor, Mas'Udah, mengatakan selain Kapolres Lumajang Ganteng, pihaknya merasa bangga karena Kapolres lebih merakyat dan tegas dalam mengungkap sejumlah kasus tindak pidana yang selama ini menjadikan momok bagi masyarakat Lumajang.

"Beliau ganteng dan ramah, terima kasih bapak Kapolres yang telah menjaga kami menjadi merasa aman",Pungkasnya.(bas).
Read more

Sanksi Tanpa Kompromi, Pelajaran Berharga Bagi Pelanggar Berkendara Kasat Mata

Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP. I Gede Putu Atma Giri, SH., 
Lumajang, Pojok Semeru
Guna menghilangkan image negatif masyarakat tentang kehadiran Polisi Lalu Lintas yang terkesan mencari-cari kesalahan para pengendara kendaraan bermotor dijalan, Kasat Lantas Polres Lumajang AKP. I Gede Putu Atma Giri, SH., menegaskan kepada jajarannya untuk bertindak tegas terhadap pelanggaran pengendara kendaraan bermotor yang secara kasat mata terlihat tidak menggunakan kelengkapan saat berkendara.

"Dalam setiap kesempatan untuk menyampaikan kepada rekan - rekan dalam jajaran Satlantas Polres Lumajang, kami selalu menginstruksikan untuk menindak tegas pelanggaran yang dilakukan pengendara secara kasat mata, agar tidak ada persepsi masyarat bahwa kami melakukan pembiaran",Ujarnya. Kamis (14/3/2019).

Selain itu Pria asal pulau Dewata ini juga, melarang anggotanya untuk melakukan negosiasi damai atau apapun itu jika kedapatan mengetahui pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, tidak ada spion, plat nopol kecil atau modifikasi, ban kecil, kenalpot brong dan pelanggaran lainnya.

"Harus ditilang, sanksi itu harus tegas kepada pelanggar berlalu lintas, kita tidak mau alasan apapun jika secara kasat mata melanggar ya harus diberi efek jera",Tegasnya.

Penindakan tegas dan keras atas perintahnya bagi pelanggar berlalu lintas, sudah ditegaskan berkali-kali kepada jajarannya, artinya setiap petugas yang bertugas diporos pagi, Poros Siang, poros sore, dan Poros Malam, wajib melakukan penindakan tegas terhadap para pelanggar tersebut, namun bukan berarti pengendara yang sudah lengkap secara surat berkendaranya harus ditindak dan dicari cari kesalahannya, karena pihaknya berpendapat petugas harus bisa memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang sedang berkendara.

"Petugas juga saya tekankan bagi pengendara yang sudah lengkap baik surat-suratnya dan kelengkapan saat berkendara, jangan terlalu dicari kesalahannya,",Paparnya.

Masih menurutnya, apalagi dalam beberapa bulan terakhir ini program dari pemerintah pusat dalam Millenial Road Safety Festival itu sebagai salah satu program penurunan angka kecelakaan, sehingga diharapkan dengan tindakan tegas dan keras bagi pengendara pelanggar kasat mata dapat memberikan efek jera untuk lebih tertib dan santun dalam berkendara.

"Kami berharap kedepannya masyarakat Lumajang dapat memahami dan mematuhi peraturan lalu lintas terlebih saat berkendara",Pungkasnya. (bas).
Read more