Sanksi Tanpa Kompromi, Pelajaran Berharga Bagi Pelanggar Berkendara Kasat Mata

Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP. I Gede Putu Atma Giri, SH., 
Lumajang, Pojok Semeru
Guna menghilangkan image negatif masyarakat tentang kehadiran Polisi Lalu Lintas yang terkesan mencari-cari kesalahan para pengendara kendaraan bermotor dijalan, Kasat Lantas Polres Lumajang AKP. I Gede Putu Atma Giri, SH., menegaskan kepada jajarannya untuk bertindak tegas terhadap pelanggaran pengendara kendaraan bermotor yang secara kasat mata terlihat tidak menggunakan kelengkapan saat berkendara.

"Dalam setiap kesempatan untuk menyampaikan kepada rekan - rekan dalam jajaran Satlantas Polres Lumajang, kami selalu menginstruksikan untuk menindak tegas pelanggaran yang dilakukan pengendara secara kasat mata, agar tidak ada persepsi masyarat bahwa kami melakukan pembiaran",Ujarnya. Kamis (14/3/2019).

Selain itu Pria asal pulau Dewata ini juga, melarang anggotanya untuk melakukan negosiasi damai atau apapun itu jika kedapatan mengetahui pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, tidak ada spion, plat nopol kecil atau modifikasi, ban kecil, kenalpot brong dan pelanggaran lainnya.

"Harus ditilang, sanksi itu harus tegas kepada pelanggar berlalu lintas, kita tidak mau alasan apapun jika secara kasat mata melanggar ya harus diberi efek jera",Tegasnya.

Penindakan tegas dan keras atas perintahnya bagi pelanggar berlalu lintas, sudah ditegaskan berkali-kali kepada jajarannya, artinya setiap petugas yang bertugas diporos pagi, Poros Siang, poros sore, dan Poros Malam, wajib melakukan penindakan tegas terhadap para pelanggar tersebut, namun bukan berarti pengendara yang sudah lengkap secara surat berkendaranya harus ditindak dan dicari cari kesalahannya, karena pihaknya berpendapat petugas harus bisa memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang sedang berkendara.

"Petugas juga saya tekankan bagi pengendara yang sudah lengkap baik surat-suratnya dan kelengkapan saat berkendara, jangan terlalu dicari kesalahannya,",Paparnya.

Masih menurutnya, apalagi dalam beberapa bulan terakhir ini program dari pemerintah pusat dalam Millenial Road Safety Festival itu sebagai salah satu program penurunan angka kecelakaan, sehingga diharapkan dengan tindakan tegas dan keras bagi pengendara pelanggar kasat mata dapat memberikan efek jera untuk lebih tertib dan santun dalam berkendara.

"Kami berharap kedepannya masyarakat Lumajang dapat memahami dan mematuhi peraturan lalu lintas terlebih saat berkendara",Pungkasnya. (bas).
Load disqus comments

0 Comments