Polres Lumajang Glandang Tiga "Budak" Shabu

ketiga orang terlapor yang berhasil diamankan petugas
Lumajang, Pojok Semeru
Perang terhadap peredaran dan penggunaan terhadap Narkoba yang kerap disuarakan oleh Kapolres Lumajang, AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH., seakan menjadi atensi Satresnarkoba Polres Lumajang untuk terus memberangus para pelaku Narkoba.

Hal tersebut dibuktikan oleh penggerebegan Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Lumajang, Kamis (25/4/2019), sekitar jam 21.00 wib, disalah satu rumah yang berada di sekitaran Desa Kunir Kidul, Kecamatan Kunir, saat itu 3 orang terlapor yang sudah dibawah pantauan petugas telah melakukan tindak pidana pesta sabu, adapun identitas 3 orang terlapor tersebut adalah HS (31) warga Desa Kunir Kidul Kecamatan. Kunir, EK (24 ) warga Dusun Ketangi Desa Kunir Lor Kecamatan. Kunir, dan AL (31) warga Dusun Sumberdawe Desa Kunir Kidul Kecamatan. Kunir.

Dalam aksi penggerebekan terhadap ketiga orang terlapor tersebut, petugas juga berhasil mengamankan Narkoba yang diduga kuat jenis Shabu yang terbungkus plastik menjadi dua bungkus, masing -masing memiliki berat 1,74 garam dan 1,52 gram.

Dengan tegas Kasat Resnarkoba Polres Lumajang, AKP Priyo Purwandito, SH., mengatakan bakal melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut, pihaknya akan mengejar distributor yang menyuplai barang haram tersebut.

"Saya bersama tim akan mendalami kasus berikut guna menangkap pengedar Shabu yang menjadi distributor ke tangan para tersangka tersebut",Tegasnya. Jumat (26/4/2019).

Sementara itu Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH menkonfirmasi pengungkapan kasus tindak pidana Narkoba yang berhasil diungkap oleh jajarannya, menjelaskan bahwa pihaknya bakal terus memerangi peredaran Narkoba di wilayah hukum Polres Lumajang.

"Tiga orang pelaku kami tangkap dalam pesta shabu, dan sudah lama saya nyatakan perang terhadap Narkoba diLumajang",Paparnya.

Lebih jauh Kapolres juga menjelaskan bahwa Narkoba adalah salah satu penyebab timbulnya kriminalitas dimasyarakat, sehingga beliau menghimbau kepada masyarakat agar tidak segan melaporkan kepada pihak yang berwajib jika mendapatkan informasi terkait peredaran dan penggunaan Narkoba.

"Bagi masyarakat yang memiliki informasi tentang pengedar maupun pengguna narkoba, laporkan kepada kami",Pungkasnya.

Dalam tambahannya ketiga terlapor bakal dijerat dengan pasal 112 ayat 1 Sub. 127 ayat 1 huruf a UURI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo. Pasal 55 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun kurungan penjara. (bas)
Read more

Apel Besar, Bawaslu Deklarasikan Tolak Politik Uang.

Komisioner Bawaslu Jatim Eka Rahmawati saat memberikan sambutannya
Lumajang, Pojok Semeru
Dalam apel besar yang dilaksanakan Bawaslu Kabupaten Lumajang, Minggu (14/4/2019), di Alun - alun Lumajang dihadiri oleh seluruh komponen masyarakat Lumajang, nampak hadir Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M.ML., dan  Komisioner BAWASLU Provinsi Jawa Timur, Eka Rahmawati.

Apel besar tersebut mendeklarasikan untuk masyarakat sepakat menolak politik uang dalam Pemilu 2019 yang akan dilaksanakan 17 April 2019 mendatang, dikesempatannya Bupati Lumajang juga mengatakan seluruh warga kabupaten Lumajang sepakat menolak politik uang.

"Kita sepakat untuk pemilu bersih, tolak money politic, setuju?,"ujarnya

Eka Rahmawati juga menjelaskan selama masa tenang hingga masa pemilu berlangsung, tugas Bawaslu menjadi lebih berat karena pengawasan lebih diperkerat dari hari sebelumnya.

"Awasi praktek-praktek politik uang. Tugas mengawasi itu memang berat, tapi harus dilaksanakan dengan ekstra," paparnya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Kabupaten Lumajang, Amin Sobari, S.H., mengatakan memasuki hari tenang pelaksanaan Pemilu sangat rawan praktik politik uang, isu sara, dan berita hoax. Oleh karena itu, senada dengan Bupati Lumajang dan Komisoner Bawaslu Provinsi Jawa Timur, ia menegaskan bahwa politik uang harus diperangi secara tegas.

"Untuk itu saya tidak setuju apabila ada perkataan terima uangnya, tolak orangnya. yang terpenting tolak uangnya laporkan pelakunnya," Pungkasnya.(bas).
Read more

Kapolres Lumajang Pimpin Langsung Penggerebekan "Sarang" Begal

Situasi saat penggerebekan berlangsung
Lumajang, Pojok Semeru
Tidak mau wilayah hukum polres Lumajang dihuni komplotan Begal, Jumat (12/4/2019) dini hari sekitar pukul 01.00 wib, Kapolres Lumajang, AKBP. DR. Muhammad Arsal Sahban. SH. SIK. MM. MH., memimpin langsung Tim Cobra Sat Reskrim Polres Lumajang, melakukan penggerebekan sindikat pelaku begal di Desa Sumber wringin Kecamatan Klakah.

Penggerebekan tersebut diawali dari tertangkapnya 4 orang pelaku begal yang kerap beroprasi disekitaran Kabupaten Lumajang, adapun 4 orang pelaku tersebut diketahui berinisial NZ (20) warga Dusun Kedungsari, Desa Kedungmoro, Kecamatam Kunir, yang memiliki peran sebagai eksekutor, yang saat dilakukan penangkapan sempat melawan petugas sehingga harus dilakukan tindakan tegas terukur dan NZ mengalami luka tembak pada lutut dan mata kaki kiri, SR (20) warga Dusun Kedungsari, Desa Kedungmoro, Kecamatan Kunir, HS (24) warga Dusun Kedungbiru, Desa Kedungmoro, Kecamatan Kunir, dan DIN (23) warga Dusun Kedungsari, Desa Kedungmoro, Kecamatam Kunir, dari pengembangan komplotan tersebut, Dilanjutkan penggerebekan ke rumah otak pelaku begal dan curanmor yang berinisial MUL(50), warga Dusun Sumur Desa Sumberwringin Kecamatan Klakah yang bertindak sebagai Penadah hasil kejahatan.

Sebelum proses penggrebekan dilakukan  Kapolres menginstruksikan kepada bawahannya untuk disesuaikan dengan Acara Pengarahan Pimpinan (APP), karena lokasi tempat yang akan dioprasi terbilang cukup rawan

"Sesuai APP 48 Personil Tim Cobra, bergerak sesuai peran masing-masing",Ujar Kapolres.

Lanjutnya, Dalam penggerebakan tim cobra dibagi menjadi 3 kelompok, tentunya ketiga kelompok tersebut memiliki peran dan fungsi masing-masing.

"Tim kita pecah menjadi 3 yakni 1 Tim langsung masuk dari depan untuk melakukan pendobrakan, 1
tim masuk melakukan penggeledahan setelah di didobrak dan 1 tim bertugas mengepung rumah mengantisipasi pelaku kabur melalui pintu samping maupun belakang,” Terang Arsal

Namun sayang otak dari aksi kejahatan tersebut MUL, sempat kabur dan melarikan diri meskipun petugas saat itu sudah berkali-kali memperingatkan dengan tembakan kosong keudara, meski demikian salah seorang berhasil diamankan dengan inisial RF (20) warga Desa Sumberingin Kecamatan Klakah, dan perannya masih didalami. selain itu Kapolres juga berpesan kepada MUL pelaku yang berhasil kabur dari kepungan polisi untuk segera menyerahkan diri.

“Untuk pelaku yang melarikan diri agar segera menyerahkan diri, karena kemanapun dia bersembunyi Tim Cobra pasti akan mengejarnya",Tegasnya.

 Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Tim Cobra Satreskrim Polres Lumajang, AKP Hasran, SH., pihaknya menjelaskan meskipun seharian berpatroli maupun berdinas, bukan berarti tim Cobra tidur dimalam hari, artinya Tim Cobra akan terus bekerja tanpa mengenal waktu untuk memberantas kejahatan yang ada di kabupaten Lumajang.

"Jangan coba-coba menguji taringnya Tim Cobra”,Pungkasnya. (bas).
Read more

"Bejad" Oknum Kasun Kencani Istri Orang

Kiri : NUR dan IKA
Lumajang, Pojok Semeru
Sungguh tidak bisa di jadikan contoh dan tauladan atas perbuatan salah satu oknum Kepala Dusun (Kasun) ini ,Bagaimana tidak seorang laki laki yang diketahui berinisial NUR (45 ) yang menjabat sebagai Kasun Kampung Baru, Desa Purwerejo Kecamatan.Senduro, yang diduga telah menjalin hubungan cinta terlarang dengan seorang perempuan yang sudah bersuami bernama berinisial IKA (30) warga Dusun Sembon, Desa.Karang Anom, Kecamatan.Pasrujambe.

Turungkapnya dugaan kasus perselingkuhan ini bermula ketika keduanya kepergok oleh salah seorang warga yang melarang namanya untuk dimediakan, pihaknya melihat NUR dan IKA  keluar dari salah satu hotel yang ada disekitaran Kabupaten.Lumajang, Kamis (04/04/2019) sekitar Pukul 12.15 Wib dengan berboncengan mengendarai sepeda motor Matic Nopol N 4922 YJ, keduanya nampak mesrah, mengetahui hal tersebut, warga yang sudah merasa curiga tersebut mencoba untuk membuntutinya.

"Waktu itu yang perempuan (IKA) diturunkan dipenitipan sepeda motor yang ada dipasar baru mas",Ujarnya.

Guna mengetahui kebenaran informasi tersebut, NUR membenarkan saat dikonfirmasi, pihaknya juga mengatakan bahwa IKA dulu pernah dinikahi dibawah tangan (nikah sirrih).

"Saya menyesal mas, dan tidak akan mengulangi lagi",Pungkasnya.

Sementara itu IKA yang hendak dikonfirmasi masih belum pulang dari rumah di Kabupaten Blitar, kemungkinan IKA sudah dihubungi oleh Kasun NUR sehingga enggan untuk pulang kerumah yang ada di Lumajang. (Ari/Met).
Read more

Pemkab, Terus Berkonstribusi Untuk Kampus Polinema Lumajang

Wabup Lumajang pimpin audensi
Lumajang, Pojok Semeru
Berdasarkan Moratorium Presiden RI terkait pendidikan Perguruan Tinggi, Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si., beralasan bahwa Pemerintah Kabupaten Lumajang menyetujui rencana peralihan status Program Studi Diluar Domisili (PDD) Akademi Komunitas Negeri Lumajang (AKNL) menjadi Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU) dengan nama Politeknik Negeri Malang (POLINEMA) Kampus Lumajang.

"Perubahan status tersebut karena adanya moratorium Presiden RI terkait pendidikan Perguruan Tinggi", Ujarnya, Selasa (9/4/2019).

Wabup meminta agar perubahan itu kedepannya tidak memberatkan mahasiswa, karena diakui pula bahwa kebanyakan mahasiswa AKNL berasal dari keluarga menengah ke bawah.

"Pemkab Lumajang akan tetap memberikan bantuan berupa subsidi biaya perkuliahan, yang berasal dari APBD Kabupaten Lumajang",Tambahnya.

Pembahasan itu disampaikan Wabup saat menerima audiensi Direktur Politeknik Negeri Malang dan Jajaran AKNL  di Ruang Rapat Mahameru, Kantor Bupati, Selasa (09/4/2019).

Lebih jauh Wabup juga menyampaikan dalam penjelasanny dengan adanya PTN di Kabupaten Lumajang merupakan mimpi besar mantan Bupati Lumajang, yang juga selaku kakak kandungnya Sjahrazad Masdar (Alm), pihaknya menambahkan maksud didirikan AKNL pada waktu itu, diharapkan dapat mendorong peningkatan pendidikan yang ada di Kabupaten Lumajang agar lebih maju.

"Pemerintah Kabupaten Lumajang ini pasti akan berkomitmen untuk keberlangsungan Akademi Komunitas ini, karena untuk mendapatkannya cukup susah," tegasnya.

Sementara itu Direktur Politeknik Negeri Malang, Drs. Awan Setyawan, MM., sangat mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Lumajang, yang mana progres komitmen tersebut juga dilakukan dengan Kabupaten Bojonegoro, dikatakan pula bahwa bantuan kedua pemkab tersebut sangat berkontribusi dalam aktifitas kampus tersebut.

"Progres berkomitmen yaitu Lumajang dan Bojonegoro dalam arti komitmen pemdanya, termasuk bantuan operasionalnya untuk keberlangsungan aktifitasnya," Lanjutnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua AKN Lumajang, Dra. Sutatik, dirinya menyampaikan, bahwa sejak awal berdiri sampai saat ini, Pemerintah Kabupaten Lumajang berkontribusi sangat besar terhadap AKNL.

"Terima kasih atas konstribusi untuk pemkab Lumajang yang terus berlangsung",Pungkasnya. (bas).
Read more

Kapolres Dan Muslimah NU Lumajang, Berkomitmen Sukseskan Pemilu Damai

Kapolres Lumajang bersama pengurus Muslimah NU Lumajang
Lumajang, Pojok Semeru
Diperingatan Isro' Mi'raj Nabi Muhammad SAW, dan sekaligus Harlah Muslimah NU ke 73 yang digelar di Gedung Guru Jalan Veteran Lumajang, Selasa (9/4/2019), Kapolres Lumajang AKBP. DR. Muhammad Arsal Sahban. SH. SIK. MM. MH., yang juga hadir dalam acara yang mayoritas dihadiri para ibu - ibu ini, sempat menyampaikan kepada para tamu undangan untuk turut bersama mensukseskan Pemilu 2019 yang tinggal beberapa hari lagi. selain itu Kapolres juga mengajak kepada seluruh masyarakat Lumajang untuk turut serta mendukung kinerja Polri dan TNI dalam menjaga stabilitas selama proses pemilu 2019 berlangsung.

"Pilihlah calon legislatif maupun calon presiden berdasarkan hati nurani masing masing. Nasib bangsa ini Lima tahun kedepan, ada di tangan rakyat itu sendiri melalui pemilihan umum yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur serta adil," Ucapnya. Selasa (9/4/2019).

Selain itu Kapolres juga berpesan kepada seluruh masyarakat terlebih para tamu undangan agar tidak mudah termakan oleh issu - issu yang belum tentu kebenarannya, atau informasi HOAX yang bertujuan untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa demi kepentingan oknum-oknum dalam perpolitikan tahun ini.

"Berita hoax, yaitu berita palsu yang dapat membuat bangsa kita terpecah belah, karena berisi informasi yang mengarah kepada permusuhan, kebencian dan meresahkan",Terangnya.

Sementara itu dikesempatannya Ketua Muslimah NU Lumajang, Hj. Tutuk Fajriatul Mustofiah dalam sambutan nya mengatakan bahwa para Muslimah NU siap berkomitmen dan membantu turut menjaga berlangsungnya pemilu 2019.

“Kami siap menjaga pemilihan umum agar tetap damai",Pungkasnya. (bas).
Read more

Pemkab Lumajang Fasilitasi Pelantikan Dharmayukti Karini 2018 - 2021

Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Lumajang, Eddy Soeprayitno
Lumajang, Pojok Semeru
Dalam pelantikan Pengurus Cabang Dharmayukti Karini masa Bhakti 2018-2021 di Pendopo Arya Wiraraja, Senin (8/4/2019) pagi. dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Ny. Musfarina Thoriq, Dharmayukti Karini, merupakan organisasi wanita yang beranggotakan para hakim wanita, istri hakim, istri pejabat fungsional/struktural, karyawati dan istri karyawan di jajaran Mahkamah Agung RI, Peradilan Umum, Peradilan Agama, Peradilan Tata Usaha Negara, dan Peradilan Militer di seluruh Indonesia.

Pelantikan tersebut dilakukan oleh Ketua Dharmayukti Karini Provinsi Jawa Timur, Ny. Husni Kadir, adapun yang dilakukan pelantikan terhadap sejumlah pengurus Cabang Dharmayukti Karini, yang meliputi Cabang Bangil, Cabang Pasuruan, Cabang Probolinggo, Cabang Kraksan, Cabang Lumajang, dan Cabang Bangkalan.

Dalam sambutannya, Ny. Husni Kadir menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan tersebut. selain itu pihaknya berharap, agar para pengurus Dharmayukti Karini dapat melaksanakan program sesuai dengan tugas yang diamanatkan.

"Selamat atas pelantikan ini, semoga pengurus Cabang Dharmayukti Karini yang sudah dilantik mampu menjalankan program dan tugasnya dengan amanah",Ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Lumajang, Eddy Soeprayitno S Putra, S.H., M.H., mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang yang telah memberikan fasilitas, sehingga pelantikan tersebut dapat terselenggara dengan baik dan lancar.

"Terima kasih atas fasilitas yang diberikan oleh pemkab lumajang dalam proses pelantikan ini",Pungkasnya. (bas).
Read more

Polres Lumajang Pamer Ratusan Motor Hasil Kejahatan.

Kapolres Lumajang saat menyerahkan Barbuk hasil kejahatan
Lumajang, Pojok Semeru
Ratusan Sepeda Motor sebagai barang bukti (Barbuk) hasil kejahatan begal, Curanmor serta hasil pengungkapan kasus lainnya, Senin (8/4/2019), digelar dalam press reallese yang dilaksanakan oleh Polres Lumajang, adapun yang menjadi rincian dalam perkara kasus tersebut diantaranya 21 unit Motor Barbuk untuk kejahatan begal dan curanmor, sedangkan 90 unit sepeda motor barbuk Hasil Operasi Kepolisian seminggu terakhir, total keseluruhan mencapai 111 unit barbuk.

Dalam pesan yang disampaikan oleh Kapolres Lumajang, AKBP. DR. Muhammad Arsal Sahban. SH, SIK, MM, MH., pihaknya mengatakan bagi masyarakat Lumajang yang merasa menjadi korban kejahatan begal maupun curanmor, diminta untuk mengambil kendaraannya di Polres Lumajang, tentunya harus membawa bukti kepemilikan kendaraan sepeda motor tersebut.

“Bagi masyarakat yang pernah merasa kehilangan, dapat datang ke Polres Lumajang beserta membawa bukti kepemilikan kendaraan bermotor seperti BPKB dan STNK",Terangnya.

Namun tidak semua barbuk kendaraan tersebut bisa diambil, Lanjut Kapolres, barbuk yang belum bisa diambil karena kasus perkaranya masih dalam penyidikan guna pengembangan perkara yang sedang ditangani oleh penyidik Polres Lumajang.

"Ada beberapa barang bukti yang masih harus kami tahan guna pengembangan terkait kasus kriminalitas",Tambahnya.

Sejauh ini, tambah Kapolres, sudah ada dua orang yang sudah mengambil barbuk tersebut, keduanya adalah korban begal dan Curanmor, adapun identitas keduanya adalah Dugel (48), Warga Dusun. Suko, Desa. Sumbersuko, Kecamatan Sumbersuko, Sepeda motor jenis bebek korban Curanmor dengan TKP Kanpora Lumajang, dan Yuli wulandari (25) alamat Desa Jambekumbu Kecamatan Pasrujambe, sebagai korban begal dengan TKP di Jalan Umum Dusun Saringan Kecamatan Pasrujambe.

"Kedua barang bukti telah kami kembalikan kepemiliknya. Semoga bagi masyarakat lain yang merasa pernah menjadi korban kriminalitas dapat menemukan kendaraan miliknya di Polres Lumajang”,Pungkasnya. (bas).
Read more