Traile AMP, Berhemat APBD Hingga Setengah Milyar

Kunjungan Bupati persiapan Traile AMP
Lumajang, Pojok Semeru
Guna melihat langsung kesiapan sejumlah perusahaan Asphalt mixing plant (AMP), penyedia jasa Hotmix yang diminta oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk membuat Traile atau Uji coba pembuatan jalan Aspal Hotmix diwilayah lapangan Tembak Kecamatan Tempeh, dan  pembuatan jalan Traile tersebut, bertujuan untuk menyambut kedatangan Panglima TNI Angkatan Udara (AU) dalam rangka Power Fire Demo, latihan tempur AU yang rencananya akan dilaksanakan beberapa hari kedepan. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Lumajang, H.Thoriqul Haq, M. ML., Sabtu (20/7/2019), saat berada dilokasi pembangunan traile.

"Nanti kalau Kabupaten Lumajang berkebutuhan dengan penyedia Hotmix, ya AMP yang sudah Traile inilah yang akan kita rekomendasi, karena sudah diuji coba baik dari tingkat kepanasan maupun ketebalan yang dijadikan standard",Terangnya.

Bupati juga sudah merencanakan, pembangunan jalan dengan sistem Traile ini bakal dijadikan agenda tahunan, karena dengan pengerjaan jalan Hotmix yang melibatkan sejumlah AMP untuk melakukan Traile, pemerintah kabupaten Lumajang bisa berhemat dalam sekali pengerjaan sampai ratusan juta rupiah.

"Dalam sekali prosesi traile anggarannya mencapai sekitar Rp 435 juta, dan ini akan kita jadikan agenda tahunan, karena masih banyak tempat yang bakal kita lakukan Trail, dan ini adalah bagian dari pelayanan kepada masyarakat",Tandasnya.

Dengan adanya pembuatan jalan hotmix dengan sistem Traile dari sejumlah AMP, Bupati menegaskan, bukan berarti Perusahaan AMP tersebut yang bakal mengerjakan proyek jalan, melainkan perusahaan kontruksi pemenang lelang yang bakal mengerjakan, namun AMP yang dimaksud yang menyediakan material Hotmik karena sudah melakukan traile dari ketebalan dan kepanasannya.

"Siapa yang mengerjakan proyek, ya pemenang tender, pemenang lelang inilah yang nantinya kita rekomendasi kepada AMP yang sudah Traile, dengan ketebalan, suhu, dan kepanasan yang sudah diukur bersama, dan menjadi standart yang kita inginkan",Tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Lumajang, Drs. Karna Suswandi, dalam penyampaiannya Traile ini sebagai bentuk tindak lanjut dari tugas dan tanggung jawab yang diberikan oleh Bupati kepadanya. Karna juga menjelaskan Perubahan APBD yang baru dibahas, tidak memungkinkan untuk PUPR mengajukan anggaran dalam pengerjaan pembangunan, sehingga tercetuslah Traile uji coba percontohan dari 8 perusahaan AMP.

"Alhamdulillah, teman-teman AMP sangat welcome dalam pelaksanaan Traile ini,"Tandasnya.

Tentu saja, lanjut mantan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Pemerintah Kabupaten Bondowoso, bakal membakukan standart dari Kepanasan, Ketebalan dan kandungan Aspal dari traile yang sudah dikerjakan.

"Nanti akan kita laboratoriumkan hasil dari trail ini, sehingga kita bisa mengetahui standard dari kandungan aspalnya, karena yang menjadi standard kita adalah 5 sampai 5,8 ",Pungkasnya. (bas).
Load disqus comments

0 Comments