Lokalisasi Bisnis Lendir Klampokan, Resmi Di Tutup

Jajaran Forkopimca Besuk Resmi Tutup Eks Lokalisasi Klampokan
Probolinggo, Pojok Semeru
Mengacu banyaknya laporan masyarakat yang cukup diresahkan dengan keberadaan eks Lokalisasi wanita penghibur pria hidung belang yang bertempat di Desa Kelampokan ,Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, dan didukung dengan adanya Peraturan Daerah Nomor 5 tahun 2015 tentang Pelacuran, Rabu (28/8/2019). Lokalisasi tersebut resmi ditutup.

Sebelum dilakukan penutupan, Wanita penyedia prostitusi sex komersial (PSK) yang mangkal dan menetap dilokasisasi tersebut kerap terjaring petugas Satpol PP, namun meski demikian tempat bisnis haram tersebut membandel dan masih saja beroprasi.

Penutupan Eks Lokalisasi desa Klampokan dikalukan oleh jajaran Forkopimca Besuk dengan memasang papan informasi larangan dan penutupan tempat tersebut, bukan hanya itu Petugas juga menghadirkan pihak Mucikari untuk menandatangani surat perjanjian dan persetujuan ditutupnya eks lokalisasi tersebut.

Mashudi sebagai Kasi Opdal (Operasi Dan Pengendalian ) Satpol PP Kabupaten Probolinggo mengatakan penutupan dengan pemasangan papan informasi ini merupakan peringatan terakhir oleh pemerintah daerah dalam memberantas prostitusi. Jika lokalisasi tersebut buka kembali, maka pihaknya akan bertindak tegas dan tidak segan untuk melakukan pembongkaran bangunan tersebut.

"Saya akan mengambil tindakan tegas jika ada yang membuka bisnis haram dilokalisasi ini.Tempat dan bangunan ini akan saya bongkar,"Pungkasnya.(A/noel).
Read more

Pagelaran Pentas Seni Desa Sidowaya, Penghargaan Untuk Pahlawan Kemerdekaan

Pegelaran pentas seni dan antusiasme warga 
Pasuruan, Pojok Semeru
Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Ke 74 Tahun, Desa Sidowaya menggelar acara malam pentas seni tari dan Fashion Show, di Pendopo Desa Sidowaya Kecamatan Beji, Kamis (28/8/2019).

Acara tersebut digelar sebagai bentuk penghargaan secara simbolis untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berani mempertaruhkan nyawa demi merebut dan memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia dari tangan para penjajah.

Momentum gelar malam seni ini tak hanya menjadi hiburan tahunan belaka, tapi juga menjadi ajang silaturrahmi guna mempererat hubungan antar warga desa dalam membangun solidaritas sesama.

Dalam sambutannya Kepala Desa Sidowaya, Sukino menyampaikan ucapan terimakasih serta partisipasi dari segala pihak, demi kesuksesan acara malam pentas seni tersebut, selain itu Sukino juga mengakui tanpa solidaritas dari kekompakan warga, sudah dapat dipastikan perayaan HUT Kemerdekaan RI Ke 74 tahun tidak semeriah saat ini.

"Saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas partisipasi semua masyarakat dan Karang Taruna Desa Sidowaya yang mana telah membantu kesuksesan acara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 74 ini, karena tanpa bantuan dari masyarakat, acara ini tidak bisa terlaksana dengan baik seperti saat ini," Ujarnya.

Diakhir kata sambutannya, Sukino juga menjelaskan bahwa kegiatan malam pentas seni ini menampilkan berbagai tarian tradisional, sehingga diharapkan mampu memberi suport kepada generasi bangsa untuk terus mencintai kesenian lokal, dan menjadikan kesenian tradisional sebagai pusaka kekayaan bangsa yang kekal sepanjang Zaman.

"Adapun kegiatan seni tari tradisional tersebut selain bisa merekatkan hubungan emosional antar warga desa, juga untuk melestarikan berbagai potensi dan kekayaan kesenian tradisional agar tidak lapuk ditelan zaman", Pungkasnya.(A/doel)
Read more

Pesta "Jelang P21", Ketua Pordasi Tetap Bahagia Bersama Artis - Artis Cantiknya

Abah Sis bersama Umi Arum 
Lumajang, Pojok Semeru
Meski sudah ditetapkan menjadi tersangka dan dalam waktu dekat berkas perkaranya akan dilimpahkan kekejaksaan negeri Lumajang, namun bukan berarti H. Siswanto larut dalam kesedihan dan kekawatiran, Sabtu (24/8/2019), di Villa istri nomor limanya, Umi Arum, di Jalan Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari, seperti tahun - tahun sebelumnya H. Siswanto mengadakan tasyakuran keluarga 4 hari 4 malam, dihari pertama hiburan puluhan artis-artis penyanyi cantik yang diiringi elektone tunggal bernyanyi bergantian dari pagi hingga sore, dan malam harinya dilanjutkan dengan pertunjukan wayang kulit dengan lakon Wahyu anggodo jali dengan dalang dari Lumajangan, keesokan harinya dilanjutkan dengan goyangan puluhan artis-artis cantik penyanyi dangdut, dan malam harinya juga langsung dilanjutkan wayang kulit dengan dalang yang didatangkan dari Tulungagung, Ki Cak Sun Gondrong dengan lakon Babat Tanah Pulau Jawa.

"Ini hanya tasyakuran keluarga, sebenarnya acaranya bakal digelar dirumah Yosowilangun namun karena ada sedikit kendala, sehingga terpaksa kita gelar di Villa ini, acara tasyakuran ini kita gelar selama empat hari empat malam," Ucap H. Siswanto, Sabtu (24/8/2019).
Abah Sis saat menyawer artis-artis cantiknya

Dihari ketiga acara dilanjutkan dengan acara khotmil quran atau yang dikenal dengan istilah khataman Al Quran, dan dihari terakhir atau hari ke empat diadakan acara pengajian Akbar dengan mendatangkan Kyai Taat dari Surabaya.

"Acara Tasyakuran keluarga ini juga sebagai promosi atau memberi tahukan kepada masyarakat bahwa kami juga membuka Pondok Pesantren Gratis",Tambahnya.

Bercengkrama labih jauh, H. Siswanto yang akrab dengan sebutan Abah Sis, tidak bakal menikah lagi meskipun beliau tidak berani berjanji, karena dikatakan sudah 6 tahun terakhir ini sudah tidak menambah istri baru. pria yang pernah menikah sebanyak 12 kali ini, mengaku untuk para istrinya yang masih setia menemaninya hanya tinggal 7 wanita.

"Saya tidak berjanji tapi selama enam tahun terakhir ini saya sudah tidak menambah istri lagi,"Terangnya.

Ketua Pordasi Lumajang ini juga mengatakan kalau melihat wanita yang cantik kerap merasa ingin memilikinya, meski demikian, lanjut ceritanya, ternyata jika hasratnya sudah terpenuhi ya rasanya hanya begitu-begitu saja, sembari tertawa tanpa menjelaskan maksud perkataannya dengan kalimat begitu-begitu saja.

"Wajarlah hasrat laki-laki kalau melihat wanita cantik ingin memilikinya, tapi setelah hasratnya terpenuhi ya rasanya hanya begitu-begitu saja",Pungkasnya dengan diakhri tawa.(bas).
Read more

KENDURENMAS "Hypnotis" Ribuan Warga Rejoso

Bupati dan Jajaran OPD dalam Acara KENDURENMAS
Pasuruan, Pojok Semeru
Untuk kesekian kalinya Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyelenggarakan acara KENDURENMAS (Kendaraan Urun Rembuk Masyarakat).Pada hari Rabu (21/8/2019),kegiatan pelayanan terpadu dengan sistem jemput bola tersebut digelar di lapangan pacuan kuda Rejoso Lor,Kecamatan Rejoso,Kabupaten Pasuruan.

Salah satu program unggulan Bupati Pasuruan, HM. Irsyad Yusuf, SE, MMA ini merupakan bentuk upaya Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat.

Hadir dalam acara,asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya dalam sambutannya,dalam sambutannya Anang Inovasi acara "Kenduren Mas" ini kepanjangan dari Kendaraan Urun Rempug Masyarakat.Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyediakan 14 kendaraan OPD.Yakni menyediakan dengan sistem outlet disetiap Kecamatan,dan metode jemput bola.Warga Kecamatan Rejoso sangat antusias menyambut pelayanan publik yang dihadirkan langsung ditengah tengah masyarakat.

"Masyarakat yang hadir banyak sekali.Bahkan saya lihat mereka sudah datang sejak pagi untuk memperoleh layanan KENDUREN MAS ini",jelasnya.

Camat Rejoso Komari SH.MM  menuturkan,sejak dua minggu sebelumnya pelaksanaan,ia sudah memberikan informasi dan mengajak masyarakat agar hadir dalam acara tersebut.Sekaligus mengintruksikan kepada seluruh Kepala Desa untuk turut hadir dalam memberikan pendampingan terhadap warganya.

"Saya merasa senang dengan adanya inovasi ini merupakan salah satu pelayanan yang diberikan untuk masyarakat untuk mempercepat pelayanan"tuturnya.

Kenduren mas ini mendapat sambutan baik dari masyarakat di Kecamatan Rejoso. Seperti yang di ungkapkan oleh Yajid (30) Warga Kecamatan Rejoso. "Saya sangat senang dengan adanya kegiatan Kenduren Mas ini,tidak perlu jauh Jauh ke Raci  untuk pengurusan E KTP bisa langsung jadi,"katanya.
(A car/nul).
Read more

Rayakan Hari Kemerdekaan RI, PORTEM Jalan Santai

Portem meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 74 tahun dengan menggelar jalan santai
Pasuruan, Pojok Semeru
Dalam memacu kesehatan jiwa dan jasmani kembali para pemuda Portem (Perkumpulan Orang Tempuran) Desa Bayeman,Kecamatan Gondang Wetan,Kabupaten Pasuruan.Dalam memeriahkan HUT RI Ke 74 mengadakan acara jalan santai bersama yang berhadiahkan satu ekor kambing untuk hadiah utamanya dan banyak lagi hadiah doorprize lainnya.Minggu (18/8/2019).

Acara yang dihadiri oleh ratusan masyarakat dari muda sampai tua itu diselenggarakan oleh Pemuda Portem.Acara tersebut digelar di Dusun Mangon Karso.

Jukiadi sebagai ketua dari Portem berharap,Kegiatan acara jalan santai bukan hanya kegiatan rutin tahunan memperingati hari kemerdekaan tapi lebih bertujuan sebagai ajang mengikat kebersamaan antar warga juga pembelajaran pada generasi muda.

"Saya berharap dengan diadakannya acara jalan santai ini selain memperingati Hari Kemerdekaan RI dan mengenang para pahlawan yang telah berjuang untuk memerdekakan NKRI tujuan selanjutnya sebagai ajang mengikat kebersamaan antar warga juga pembelajaran pada generasi muda,"kata jukiadi.

Ditempat yang sama,Kepala Desa Bayeman Abdul Kodir dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas partisipasi warga masyarakat yang sangat luar biasa dan segenap panitia terutama Pemuda Perkumpulan Orang Tempuran yang sudah mensukseskan acara ini.

"Saya bangga dan terimakasih yang sangat luar biasa kepada pemuda Portem dan masyarakat.Semoga acara jalan santai ini berjalan dengan lancar dan sukses sampai acara kegiatan selesai,"ucapnya. (A/had).
Read more

Identitas Pelaku Insiden Berdarah Polsek Wonokromo "HOAX"

Sejumlah Barbuk dan pelaku penyerangan anggota polsek Wonokromo
Probolinggo, Pojok Semeru
Indentitas penyerang anggota Polsek Wonokromo merupakan bukan warga probolinggo dan itu berita Hoaks.Dari data pelaku yang sebenarnya adalah warga Kabupaten Sumenep,Pulau Madura.Pelaku diketahui bernama Imam Musthofa.

Dandim 0820 dan Kapolres Probolinggo dengan kalimat yang cukup tegas.Informasi indentitas pelaku penyerangan Mapolsek Wonokromo yang disebut warga probolinggo itu bohong (Hoaks).

"Informasi itu Hoaks Mas...Tapi saya tidak berkompeten untuk menjelaskan secara keseluruhan.Ke polisi saja untuk keterangannya...,"kata Letkol.Imam Wibowo saat dikonfirmasi yang sudah beredar di media massa.Minggu (18/9/2019).

Penegasan yang sama dengan Dandim Probolinggo yang di lontarkan oleh Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto ditempat terpisah.
"Kami pastikan itu Hoaks dan anggota saya sudah melakukan penyelidikan yang benar dan itu sudah pasti tidak benar kalau pelaku bukan warga Probolinggo," ungkap Eddwi.

Sebagaimana yang sudah beredar diberitakan sebelumnya di media sosial bahwa pelaku penyerangan anggota Polsek Wonokromo di sebut sebut warga Kecamatan Tegal Siwalan,Kabupaten Probolinggo.Beredar atas nama Andi Pribadi (25).Ia berasal dari Dusun Palasan RT/RW 015/005,Kelurahan Paras.

Namun dari data SIAK.Pelaku diketahui Bernama Imam Musthofa.Lahir di Kabupaten Sumenep Pada 15 Juli 1988.Beralamat lengkap Dusun Karang Jati RT 1/ RW 4,Desa Talaga,Kecamatan Gading.Dan saat ini pelaku Imam tinggal di tempat Kostan bersama istri dan 2anak di jalan Sidoserno Surabaya.Imam sendiri bekerja sebagai penjual Sempol dan istrinya berjualan makaroni.

Disaat penyerangan,pelaku Imam Musthofa mulanya berpura pura akan melapor ke Polsek Wonokromo pada hari Sabtu (17/8/2019).Tiba tiba pelaku melakukan pembacokan terhadap anggota Aiptu Agus Sumartono petugas SPKT dan Anggota Reskrim,Briptu Febian.penggalan berita sebelimnya atas laporan kepolisian. (A)
Read more

HUT Kemerdekaan RI Ke 74, Kecamatan Gondang Wetan Majukan Indonesia

Forkopimca adakan tasyakuran HUT RI ke 74 tahun
Pasuruan, Pojok Semeru
Rangkaian acara Peringatan HUT-RI Ke 74 di Kecamatan Gondang Wetan diantaranya,mengadakan tasyakuran pada hari Sabtu (17/8/2019).Peserta yang diundang kurang lebi dari 200 orang yang terdiri dari aparatur Kecamatan dan Desa,tokoh masyarakat dan tokoh agama yang berada diwilayah Kecamatan Gondang Wetan.Jajaran Muspika dihadiri oleh Kapolsek Gondang Wetan,Kepala Desa se Kecamatan Gondang Wetan,Anggota Dewan.

Dalam mengawali acara tasyakuran dinyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya secara bersama-sama dan dilanjutkan dengan do'a sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT yang dipimpin oleh Kepala KUA Kecamatan Gondang Wetan.

Pada kesempatan tersebut dalam sambutannya Ketua Panitia acara Syuhada S.pd  menyampaikan,bahwa dengan tema SDM Unggul Indonesia Maju mengisi Kemerdekaan kita yang Ke 74 yaitu membangun bersama-sama guna membangun kepribadian dan mentalitas bangsa utamnya Warga Kabupaten Pasuruan yang berdaya saing tinggi.

"Kegiatan Tasyakuran dan do'a bersama ini sebagai wujud syukur atas limpahan rahmat dari Allah SWT.Karena atas kuasanya kita bisa merasakan kemerdekaan,dan kita harusnya banyak-banyak berdoa untuk para pahlawan uang telah mengorbankan jiwa dan raga dalam merebut dan memperjuangkan kemerdekaan."Tutur Syuhada.

Camat Gondang Wetan Rachmat Syarifuddin S.sos dalam sambutannya pada hari Sabtu (17/8/2019),mengajak semua perangkat Desa dan masyarakat untuk produktif dan terus menggali potensi-potensi lokal untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat dan meneruskan program-program pemerintahan Kabupaten,"lanjut Rachmat.

"HUT RI ke 74 ini dan acara Tasyakuran semua turun du semja desa -desa,sebagai wujud kebersamaan dan kehadiran fisik pemerintahan Kecamatan Gondang Wetan.Pasuruan SDM Unggul Indonesia Maju bersama Rakyat"lanjut Rachmat.

Terus kita jaga dan tingkatkan produktivitas dan persatuan kesatuan dalam bingkai NKRI dan kita hidup di jaman serba cepat",kata Rachmat.

Dalam acara tasyakuran ini dengan pembacaan do'a yang di tujukan kepada para pahlawan yang gugur memperjuangkan kemerdekaan serta para pahlawan yang sudah gugur dimedan peperangan. (A/had).
Read more

KAPOLRES PASURUAN KOTA PIMPIN SERTIJAB KASATLANTAS

Acara Sertijab Kasat Lantas Polres Pasuruan
Pasuruan, Pojok Semeru
Kapolres Pasuruan Kota AKBP Agus Sudaryanto S.I.K,M.H memimpin serah terima jabatan (sertijab) Kasatlantas Polres Kota Pasuruan,di Joglo Parama Satwika yang terletak di area Polres Pasuruan Kota yang berada dijalan Gajah Mada no.19,kelurahan karang anyar,pada hari Jumat (16/8/2019).

Pergantian pucuk pimpinan di Satlantas Polres Pasuruan Kota ini sesuai keputusan Kapolda Jatim Nomor Kep/304/II/2019,tanggal 12 februari 2019.

Jabatan Kasatlantas Polres Pasuruan Kota ditempati AKP Kadek Ary Mahardika, SH,S.I.Kdigantikan oleh AKP Achmadi SH,yang sebelumnya menjabat sebagai Kasatlantas Polres Sampang.Sementara Kadek Ary Mahardika akan promosi jabatan sebagai Kapolsek Tenggilis Polrestabes Surabaya.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Agus Sudaryanto menyampaikan,apresiasinya kepada pejabat lama atas kerja sama selama melaksanakan tugas di Pokres Pasuruan Kota.Ia juga mendoakan Kadek Ary Mahardika sukses ditempat tugas yang baru.
"Kepada peja at yang Baru,saya mengucapkan selamat datang dan bergabung di keluarga besar Polres Pasuruan Kota,silahkan msnyesuaikan diri dan bangun komunikasi,koordinasi dan kolaborasi dengan sesama anggota di lingkungan Polres Pasuruan Kota,"pesannya.

"Pergantian ini merupakan hal biasa yang terjadi ditubuh Polri sebagai sarana untuk menyegarkan organisasi dan sebagai sarana promosi bagi anggota yang dianggap berhasil dalam pelaksanaan tugas,"imbuhnya.

Ia meminta Kasatlantas yang baru dapat melanjutkan tugas-tugas pejabat lama dan bisa menciptakan inovasi baru guna membesarkan nama Polres Pasuruan Kota. (A,car)
Read more