Desa karang Sono gelar sedekah hasil Bumi Dan Pesta Rakyat

Acara Sedekah Bumi
Pasuruan, Pojok Kiri 
Sebagai bentuk rasa syukur kepada pencipta karena telah diberi hasil bumi yang melimpah warga Desa Karang sono, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan Menggelar sedekah bumi,Jum'at(06/9/2019).

Tradisi yang di laksanakan setiap tahun sekali itu diramaikan oleh ratusan peserta karnaval dari 4 Dusun antara lain Dusun Krajan, Dusun Pendem,Dusun blusuk,Dusun Jangkang dan di hadiri oleh perwakilan kecamatan Wijaya (Sekcam), Kepala Desa Karang Sono,H Imrron raden wijoyo serta Muspika setempat dan tokoh agama Ustad Nadir dari Pasuruan.

Menurut H.Imron, selain sebagai ucapan rasa syukur, tradisi sedekah bumi juga digelar sebagai bentuk rasa kebersamaan kepada sesama dengam memberikan sedekah atau sodakoh berupa makanan.

"Sebagai rasa syukur kepada sang pencipta, sedekah bumi ini juga sebagai wujud pelestarian budaya yang sudah dilakukan turun temurun , kata petuah petuah dulu yang merupakan sedekah bumi dapat menolak balak atau menjauhkan dari musibah karena sedekah bumi sama dengan memberi sodaqoh,"kata H imron disela-sela acara.

Disisi lain, yang menarik dari acara sedekah bumi ini adalah perebutan ancak (sebutan untuk makanan yang dipanggul atau diarak), dimana banyak orang yang ingin berebut mengambil makanan yang ada di ancak meski harus berdesak-desakan dengan orang lain.

Setelah perebut yang ada di ancak , acara di lanjutkan . pada malam hari pembagian hadiah ,dorprase lomba bersih desa yang di ikuti 4 Dusun   dan di iringi semi elekton, pesta rakyat  sampai selesai.

Selain diramaikan ratusan masyarakat yang menonton pembagian hadiah dorprase  dan semi elekton .  Kepala Desa Karang sono mengajak warganya untuk tetap mempertahankan tradisi yang sudah dilakukan sejak turun temurun.

Beberapa kalangan menganggap bersih desa atau sedekah bumi, merupakan budaya,yang dimiliki efek positif. Pasalnya, selain bisa jadi ajang mempererat persaudaraan, juga menjadi daya tarik wisata.

"Untuk itu, saya minta kepada warga untuk terus mempertahankan tradisi ini," Pungkasnya.(A car noel).
Load disqus comments

0 Comments