KENDURENMAS "Hypnotis" Ribuan Warga Rejoso

Bupati dan Jajaran OPD dalam Acara KENDURENMAS
Pasuruan, Pojok Semeru
Untuk kesekian kalinya Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyelenggarakan acara KENDURENMAS (Kendaraan Urun Rembuk Masyarakat).Pada hari Rabu (21/8/2019),kegiatan pelayanan terpadu dengan sistem jemput bola tersebut digelar di lapangan pacuan kuda Rejoso Lor,Kecamatan Rejoso,Kabupaten Pasuruan.

Salah satu program unggulan Bupati Pasuruan, HM. Irsyad Yusuf, SE, MMA ini merupakan bentuk upaya Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat.

Hadir dalam acara,asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya dalam sambutannya,dalam sambutannya Anang Inovasi acara "Kenduren Mas" ini kepanjangan dari Kendaraan Urun Rempug Masyarakat.Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyediakan 14 kendaraan OPD.Yakni menyediakan dengan sistem outlet disetiap Kecamatan,dan metode jemput bola.Warga Kecamatan Rejoso sangat antusias menyambut pelayanan publik yang dihadirkan langsung ditengah tengah masyarakat.

"Masyarakat yang hadir banyak sekali.Bahkan saya lihat mereka sudah datang sejak pagi untuk memperoleh layanan KENDUREN MAS ini",jelasnya.

Camat Rejoso Komari SH.MM  menuturkan,sejak dua minggu sebelumnya pelaksanaan,ia sudah memberikan informasi dan mengajak masyarakat agar hadir dalam acara tersebut.Sekaligus mengintruksikan kepada seluruh Kepala Desa untuk turut hadir dalam memberikan pendampingan terhadap warganya.

"Saya merasa senang dengan adanya inovasi ini merupakan salah satu pelayanan yang diberikan untuk masyarakat untuk mempercepat pelayanan"tuturnya.

Kenduren mas ini mendapat sambutan baik dari masyarakat di Kecamatan Rejoso. Seperti yang di ungkapkan oleh Yajid (30) Warga Kecamatan Rejoso. "Saya sangat senang dengan adanya kegiatan Kenduren Mas ini,tidak perlu jauh Jauh ke Raci  untuk pengurusan E KTP bisa langsung jadi,"katanya.
(A car/nul).
Read more

Rayakan Hari Kemerdekaan RI, PORTEM Jalan Santai

Portem meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 74 tahun dengan menggelar jalan santai
Pasuruan, Pojok Semeru
Dalam memacu kesehatan jiwa dan jasmani kembali para pemuda Portem (Perkumpulan Orang Tempuran) Desa Bayeman,Kecamatan Gondang Wetan,Kabupaten Pasuruan.Dalam memeriahkan HUT RI Ke 74 mengadakan acara jalan santai bersama yang berhadiahkan satu ekor kambing untuk hadiah utamanya dan banyak lagi hadiah doorprize lainnya.Minggu (18/8/2019).

Acara yang dihadiri oleh ratusan masyarakat dari muda sampai tua itu diselenggarakan oleh Pemuda Portem.Acara tersebut digelar di Dusun Mangon Karso.

Jukiadi sebagai ketua dari Portem berharap,Kegiatan acara jalan santai bukan hanya kegiatan rutin tahunan memperingati hari kemerdekaan tapi lebih bertujuan sebagai ajang mengikat kebersamaan antar warga juga pembelajaran pada generasi muda.

"Saya berharap dengan diadakannya acara jalan santai ini selain memperingati Hari Kemerdekaan RI dan mengenang para pahlawan yang telah berjuang untuk memerdekakan NKRI tujuan selanjutnya sebagai ajang mengikat kebersamaan antar warga juga pembelajaran pada generasi muda,"kata jukiadi.

Ditempat yang sama,Kepala Desa Bayeman Abdul Kodir dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas partisipasi warga masyarakat yang sangat luar biasa dan segenap panitia terutama Pemuda Perkumpulan Orang Tempuran yang sudah mensukseskan acara ini.

"Saya bangga dan terimakasih yang sangat luar biasa kepada pemuda Portem dan masyarakat.Semoga acara jalan santai ini berjalan dengan lancar dan sukses sampai acara kegiatan selesai,"ucapnya. (A/had).
Read more

Identitas Pelaku Insiden Berdarah Polsek Wonokromo "HOAX"

Sejumlah Barbuk dan pelaku penyerangan anggota polsek Wonokromo
Probolinggo, Pojok Semeru
Indentitas penyerang anggota Polsek Wonokromo merupakan bukan warga probolinggo dan itu berita Hoaks.Dari data pelaku yang sebenarnya adalah warga Kabupaten Sumenep,Pulau Madura.Pelaku diketahui bernama Imam Musthofa.

Dandim 0820 dan Kapolres Probolinggo dengan kalimat yang cukup tegas.Informasi indentitas pelaku penyerangan Mapolsek Wonokromo yang disebut warga probolinggo itu bohong (Hoaks).

"Informasi itu Hoaks Mas...Tapi saya tidak berkompeten untuk menjelaskan secara keseluruhan.Ke polisi saja untuk keterangannya...,"kata Letkol.Imam Wibowo saat dikonfirmasi yang sudah beredar di media massa.Minggu (18/9/2019).

Penegasan yang sama dengan Dandim Probolinggo yang di lontarkan oleh Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto ditempat terpisah.
"Kami pastikan itu Hoaks dan anggota saya sudah melakukan penyelidikan yang benar dan itu sudah pasti tidak benar kalau pelaku bukan warga Probolinggo," ungkap Eddwi.

Sebagaimana yang sudah beredar diberitakan sebelumnya di media sosial bahwa pelaku penyerangan anggota Polsek Wonokromo di sebut sebut warga Kecamatan Tegal Siwalan,Kabupaten Probolinggo.Beredar atas nama Andi Pribadi (25).Ia berasal dari Dusun Palasan RT/RW 015/005,Kelurahan Paras.

Namun dari data SIAK.Pelaku diketahui Bernama Imam Musthofa.Lahir di Kabupaten Sumenep Pada 15 Juli 1988.Beralamat lengkap Dusun Karang Jati RT 1/ RW 4,Desa Talaga,Kecamatan Gading.Dan saat ini pelaku Imam tinggal di tempat Kostan bersama istri dan 2anak di jalan Sidoserno Surabaya.Imam sendiri bekerja sebagai penjual Sempol dan istrinya berjualan makaroni.

Disaat penyerangan,pelaku Imam Musthofa mulanya berpura pura akan melapor ke Polsek Wonokromo pada hari Sabtu (17/8/2019).Tiba tiba pelaku melakukan pembacokan terhadap anggota Aiptu Agus Sumartono petugas SPKT dan Anggota Reskrim,Briptu Febian.penggalan berita sebelimnya atas laporan kepolisian. (A)
Read more

HUT Kemerdekaan RI Ke 74, Kecamatan Gondang Wetan Majukan Indonesia

Forkopimca adakan tasyakuran HUT RI ke 74 tahun
Pasuruan, Pojok Semeru
Rangkaian acara Peringatan HUT-RI Ke 74 di Kecamatan Gondang Wetan diantaranya,mengadakan tasyakuran pada hari Sabtu (17/8/2019).Peserta yang diundang kurang lebi dari 200 orang yang terdiri dari aparatur Kecamatan dan Desa,tokoh masyarakat dan tokoh agama yang berada diwilayah Kecamatan Gondang Wetan.Jajaran Muspika dihadiri oleh Kapolsek Gondang Wetan,Kepala Desa se Kecamatan Gondang Wetan,Anggota Dewan.

Dalam mengawali acara tasyakuran dinyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya secara bersama-sama dan dilanjutkan dengan do'a sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT yang dipimpin oleh Kepala KUA Kecamatan Gondang Wetan.

Pada kesempatan tersebut dalam sambutannya Ketua Panitia acara Syuhada S.pd  menyampaikan,bahwa dengan tema SDM Unggul Indonesia Maju mengisi Kemerdekaan kita yang Ke 74 yaitu membangun bersama-sama guna membangun kepribadian dan mentalitas bangsa utamnya Warga Kabupaten Pasuruan yang berdaya saing tinggi.

"Kegiatan Tasyakuran dan do'a bersama ini sebagai wujud syukur atas limpahan rahmat dari Allah SWT.Karena atas kuasanya kita bisa merasakan kemerdekaan,dan kita harusnya banyak-banyak berdoa untuk para pahlawan uang telah mengorbankan jiwa dan raga dalam merebut dan memperjuangkan kemerdekaan."Tutur Syuhada.

Camat Gondang Wetan Rachmat Syarifuddin S.sos dalam sambutannya pada hari Sabtu (17/8/2019),mengajak semua perangkat Desa dan masyarakat untuk produktif dan terus menggali potensi-potensi lokal untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat dan meneruskan program-program pemerintahan Kabupaten,"lanjut Rachmat.

"HUT RI ke 74 ini dan acara Tasyakuran semua turun du semja desa -desa,sebagai wujud kebersamaan dan kehadiran fisik pemerintahan Kecamatan Gondang Wetan.Pasuruan SDM Unggul Indonesia Maju bersama Rakyat"lanjut Rachmat.

Terus kita jaga dan tingkatkan produktivitas dan persatuan kesatuan dalam bingkai NKRI dan kita hidup di jaman serba cepat",kata Rachmat.

Dalam acara tasyakuran ini dengan pembacaan do'a yang di tujukan kepada para pahlawan yang gugur memperjuangkan kemerdekaan serta para pahlawan yang sudah gugur dimedan peperangan. (A/had).
Read more

KAPOLRES PASURUAN KOTA PIMPIN SERTIJAB KASATLANTAS

Acara Sertijab Kasat Lantas Polres Pasuruan
Pasuruan, Pojok Semeru
Kapolres Pasuruan Kota AKBP Agus Sudaryanto S.I.K,M.H memimpin serah terima jabatan (sertijab) Kasatlantas Polres Kota Pasuruan,di Joglo Parama Satwika yang terletak di area Polres Pasuruan Kota yang berada dijalan Gajah Mada no.19,kelurahan karang anyar,pada hari Jumat (16/8/2019).

Pergantian pucuk pimpinan di Satlantas Polres Pasuruan Kota ini sesuai keputusan Kapolda Jatim Nomor Kep/304/II/2019,tanggal 12 februari 2019.

Jabatan Kasatlantas Polres Pasuruan Kota ditempati AKP Kadek Ary Mahardika, SH,S.I.Kdigantikan oleh AKP Achmadi SH,yang sebelumnya menjabat sebagai Kasatlantas Polres Sampang.Sementara Kadek Ary Mahardika akan promosi jabatan sebagai Kapolsek Tenggilis Polrestabes Surabaya.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Agus Sudaryanto menyampaikan,apresiasinya kepada pejabat lama atas kerja sama selama melaksanakan tugas di Pokres Pasuruan Kota.Ia juga mendoakan Kadek Ary Mahardika sukses ditempat tugas yang baru.
"Kepada peja at yang Baru,saya mengucapkan selamat datang dan bergabung di keluarga besar Polres Pasuruan Kota,silahkan msnyesuaikan diri dan bangun komunikasi,koordinasi dan kolaborasi dengan sesama anggota di lingkungan Polres Pasuruan Kota,"pesannya.

"Pergantian ini merupakan hal biasa yang terjadi ditubuh Polri sebagai sarana untuk menyegarkan organisasi dan sebagai sarana promosi bagi anggota yang dianggap berhasil dalam pelaksanaan tugas,"imbuhnya.

Ia meminta Kasatlantas yang baru dapat melanjutkan tugas-tugas pejabat lama dan bisa menciptakan inovasi baru guna membesarkan nama Polres Pasuruan Kota. (A,car)
Read more

Traile AMP, Berhemat APBD Hingga Setengah Milyar

Kunjungan Bupati persiapan Traile AMP
Lumajang, Pojok Semeru
Guna melihat langsung kesiapan sejumlah perusahaan Asphalt mixing plant (AMP), penyedia jasa Hotmix yang diminta oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk membuat Traile atau Uji coba pembuatan jalan Aspal Hotmix diwilayah lapangan Tembak Kecamatan Tempeh, dan  pembuatan jalan Traile tersebut, bertujuan untuk menyambut kedatangan Panglima TNI Angkatan Udara (AU) dalam rangka Power Fire Demo, latihan tempur AU yang rencananya akan dilaksanakan beberapa hari kedepan. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Lumajang, H.Thoriqul Haq, M. ML., Sabtu (20/7/2019), saat berada dilokasi pembangunan traile.

"Nanti kalau Kabupaten Lumajang berkebutuhan dengan penyedia Hotmix, ya AMP yang sudah Traile inilah yang akan kita rekomendasi, karena sudah diuji coba baik dari tingkat kepanasan maupun ketebalan yang dijadikan standard",Terangnya.

Bupati juga sudah merencanakan, pembangunan jalan dengan sistem Traile ini bakal dijadikan agenda tahunan, karena dengan pengerjaan jalan Hotmix yang melibatkan sejumlah AMP untuk melakukan Traile, pemerintah kabupaten Lumajang bisa berhemat dalam sekali pengerjaan sampai ratusan juta rupiah.

"Dalam sekali prosesi traile anggarannya mencapai sekitar Rp 435 juta, dan ini akan kita jadikan agenda tahunan, karena masih banyak tempat yang bakal kita lakukan Trail, dan ini adalah bagian dari pelayanan kepada masyarakat",Tandasnya.

Dengan adanya pembuatan jalan hotmix dengan sistem Traile dari sejumlah AMP, Bupati menegaskan, bukan berarti Perusahaan AMP tersebut yang bakal mengerjakan proyek jalan, melainkan perusahaan kontruksi pemenang lelang yang bakal mengerjakan, namun AMP yang dimaksud yang menyediakan material Hotmik karena sudah melakukan traile dari ketebalan dan kepanasannya.

"Siapa yang mengerjakan proyek, ya pemenang tender, pemenang lelang inilah yang nantinya kita rekomendasi kepada AMP yang sudah Traile, dengan ketebalan, suhu, dan kepanasan yang sudah diukur bersama, dan menjadi standart yang kita inginkan",Tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Lumajang, Drs. Karna Suswandi, dalam penyampaiannya Traile ini sebagai bentuk tindak lanjut dari tugas dan tanggung jawab yang diberikan oleh Bupati kepadanya. Karna juga menjelaskan Perubahan APBD yang baru dibahas, tidak memungkinkan untuk PUPR mengajukan anggaran dalam pengerjaan pembangunan, sehingga tercetuslah Traile uji coba percontohan dari 8 perusahaan AMP.

"Alhamdulillah, teman-teman AMP sangat welcome dalam pelaksanaan Traile ini,"Tandasnya.

Tentu saja, lanjut mantan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Pemerintah Kabupaten Bondowoso, bakal membakukan standart dari Kepanasan, Ketebalan dan kandungan Aspal dari traile yang sudah dikerjakan.

"Nanti akan kita laboratoriumkan hasil dari trail ini, sehingga kita bisa mengetahui standard dari kandungan aspalnya, karena yang menjadi standard kita adalah 5 sampai 5,8 ",Pungkasnya. (bas).
Read more

Forkom Lintas Lembaga, Menjawab Lumajang Kedepan

Pengukuhan Forkom Lintas Lembaga LSM dan Ormas Kabupaten Lumajang
Lumajang, Pojok Semeru
Setelah beberapa kali melakukan pertemuan, serta saling berkoordinasi antara lembaga satu dengan lembaga lainnya, berharapan dapat menyamakan persepsi, dalam Visi dan Misi, antara ratusan LSM dan Ormas yang tercatat di bawah binaan Bakesbangpol Linmas Kabupaten Lumajang, sepakat menyatukan diri dalam wadah Forum Komunikasi Lintas Lembaga, LSM dan Ormas, yang kemudian dilanjutkan dengan pembentukan kepengurusan secara aklamasi, hingga pada Jumat (19/7/2019), Forum Komunikasi Lintas Lembaga LSM dan Ormas Kabupaten Lumajang periode tahun 2019 - 2021, resmi dikukuhkan oleh Kepala Bakesbangpol Kabupaten Lumajang, Drs. Basuni, di aula kantor Bakesbangpol Lumajang.

Dalam acara pengukuhan tersebut, selain dihadiri oleh Kepala Bakesbangpol beserta Kabid dan jajarannya, dihadiri pula oleh ratusan dari perwakilan LSM dan Ormas serta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Lumajang, tentu saja harapan dari terbentuknya Forum Komunikasi Lintas Lembaga LSM dan Ormas ini dapat dijadikan wadah untuk mempersatukan harapan dan tujuan serta peran serta masyarakat menuju Lumajang Hebat dan mertabat.

Sebelum dikukuhkan disebutkan jajaran pengurus dari Forum Komunikasi Lintas Lembaga LSM dan Ormas Kabupaten Lumajang Periode 2019 - 2021. Pembina Drs Basuni, Kepala Dinas Bakesbangpol, Ketua, Dodik Purwoko dari unsur GMBI/Formasi Praja Nusantara, Wakil Ketua, M. Harisun S.Pd.,  dari unsur Banser, Sekertaris, Diki Agung Setyobudi, SE.,  dari unsur LSM Laskar Nusantara, Wakil Sekertaris, H.Suryadi, M.Pd., dari Lembaga Dakwah Islam Indonesia, Bendahara, Bambang Sarwo Edi S.Pd., dari Sencom Mitra Polri, Wakil Bendahara, Sri Chomsatun dari LSM Qurnia Bangsa, yang kemudian kesemua pengurus tersebut dikukuhkan sebagai bentuk keseriusan dan menjadi komitmen bersama.

Sambutan Ketua Forkom Lintas Lembaga LSM dan Ormas Kabupaten Lumajang Periode 2019 - 2021, Dodik Purwoko, berharap dengan terbentuknya Forkom Lintas Lembaga ini, dapat dijadikan ajang silaturrahmi untuk bersama dan bersinambung, serta tetap mengedepankan supremasi hukum yang berkeadilan, terlebih khusus dalam pembangunan pemerintah kabupaten lumajang yang tetap mengedepankan sosial kultur kearifan lokal.

"Ini adalah tugas dan kwajiban kita semua sebagai warga Lumajang, tanpa peran aktif dari teman-teman semua, saya juga tidak bisa berbuat apa-apa, dan kedepan saya masih membutuhkan saran dan bimbingan untuk kemajuan bersama",Tandasnya.

Dikesempatannya, Drs Basuni, juga berharap dengan adanya Forkom Lintas Lembaga ini dapat menjadi obor untuk menerangi masyarakat Lumajang dalam mewujudkan Lumajang hebat dan martabat, selain itu Basuni juga menorehkan harapannya dengan keberadaan Forkom kedepan dapat bersinambung dan bekerja sama dengan pemkab Lumajang dalam segala hal.

"Dengan keberadaan Forkom Lintas Lembaga ini, kami berharap dapat bersama membangun kabupaten Lumajang menuju kearah yang lebih baik",Terangnya.

Mantan Kasatpol PP ini, tidak menginginkan keberadaan Forkom yang baru dikukuhkan itu, dapat menjadi pemicu dalam kesenjangan ditengah masyarakat, sehingga pihaknya berpesan Forkom Lintas Lembaga ini harus memiliki jiwa pancasilais demi menjaga kesatuan dan persatuan bangsa.

"Jangan sampai terjadi kesenjangan dengan masyarakat, oleh sebab itu Forkom harus berjiwa pancasila demi menjaga kesatuan dan persatuan bangsa",Pungkasnya. (bas).
Read more

Pengakhiran KSO PT MH, Penambang Diminta Tertib Bayar Pajak.

Bupati saat dikonfirmasi sejumlah wartawan
Lumajang, Pojok Semeru
Setelah penandatanganan surat kesepakatan pengakhiran pengoprasian KSO Nomor 16 Tahun 2005, yang dalam surat kesepakatan tersebut dalam salah satu poin yang tertuang PT Mutiara Halim (MH) juga bakal menyerahkan aset timbangan Pasir hasil galian golongan C kepada pihak Pemerintah daerah, namun setelah ada penguasaan hak nantinya apakah pemerintah daerah yang bakal melakukan pengelolaan terhadap pengoprasian timbangan tersebut, Bupati Lumajang Thoriqul Haq saat dikonfirmasi mengatakan, dirinya masih belum bisa memutuskan saat ini, namun ia menjelaskan bahwa untuk mengelola dan melanjutkan Timbangan pasir yang ada untuk dioprasionalkan setelah ada penyerahan kepada pemkab Lumajang, tentunya perlu pembahasan lebih lanjut dengan pemerintah provinsi jatim ataupun pemerintah pusat.

"Kami masih belum bisa memutuskan, karena dalam aturannya pengelolaan jasa timbang bukan kewenangan pemerintah daerah melainkan kewenangan pemerintah Pusat, dalam waktu dekat kami akan berkonsultasi dulu ke pemerintah provinsi dan pusat dalam pengelolaan tata niaga pasir yang ada",Ujarnya. Kamis (4/7/2019)

Dengan Pengakhiran KSO PT MH, Bupati berharap ada peningkatan PAD, selain itu upaya pemkab Lumajang dalam pengakhiran KSO tersebut adalah harapan dari pada para penambang yang ada diLumajang, sehingga Ia berharap ada kesadaran untuk tertib membayar pajak bagi para penambang.

"Untuk para penambang pasir agar melakukan penyadaran membayar pajak kepada pemerintah daerah, karena pengakhiran dari KSO ini juga menjadi harapan bagi para penambang, dan kami berharap ada imbal balik yang sepadan dari rekan-rekan penambang ",Pungkasnya. (bas).
Read more

Surprise Dipuncak HUT Bhayangkara Ke 73 Dari Kodim 0821 Lumajang

Ucapan HUT Bhayangkara Ke 73 dari Dandim 0821 Lumajang
Lumajang, Pojok Semeru
Bertepatan pada puncak HUT Bhayangkara Ke 73, Senin (1/7/2019), Kodim 0821 yang dipimpin langsung oleh Dandim 0821 Letkol Inf Ahmad Fauzi, S.E. dengan diikuti oleh pejabat utama, prajurit dan Pegawai Negeri Sipil Kodim 0821. memberikan kejutan ucapan HUT Bhayangkara ke 73, dipelataran Mapolres Lumajang.

“Dengan usia yang ke-73 tahun, Polri semakin maju dan semakin dicintai oleh rakyat, serta sinergitas TNI-Polri semakin baik,” harap Dandim

Dalam acara yang terkesan mendadak tersebut, disambut oleh Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH.,melalui perwakilannya Wakapolres Lumajang, Kompol Budi Sulistyanto, S.H., dan seluruh jajaran Polres Lumajang, nampak hadir dalam acara penyambutan tersebut Kasat Resnarkoba Polres Lumajang AKP Priyo Purwandito, SH., dalam sabutannya Wakapolres Lumajang mengucapkan rasa terimakasih atas perhatian Dandim 0821 yang memberikan surprise di hari jadi Polri yang ke 73 ini.

“Mewakili Kapolres Lumajang, atas nama pribadi dan satuan, saya mengucapkan terima kasih atas perhatian Dandim 0821 beserta jajarannya, yang telah memberikan ucapan selamat ulang tahun bagi kami,” Paparnya.

Selain itu Wakapolres Lumajang juga berharap, kedepan TNI - Polri semakin harmonis sinergitas yang selalu terjaga dalam bersama membangun bangsa dan negara khususnya Kabupaten Lumajang.

“Semoga ke depan, TNI-Polri Kabupaten Lumajang semakin solid, sinergitas semakin terjaga, guna membangun Kabupaten Lumajang dalam keadaan aman dan terkendali,”Pungkasnya.(bas).
Read more

Mutasi Kapolsek Jajaran Polres Lumajang, Bersifat Promosi

Kapolres Lumajang saat memimpin sertijab dijajaran Polres Lumajang
Lumajang, Pojok Semeru, 
Mutasi ditubuh jajaran Polres Lumajang, yang dilaksanakan dipelataran Mapolres Lumajang, Senin (24/6/2019), Dipimpin langsung oleh Kapolres Lumajang, AKBP DR. Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH., pihaknya mengatakan bahwa semuanya mutasi bersifat promosi.

Selain itu Kapolres juga menegaskan kepada Kapolsek yang masuk dalam mutasi maupun yang tidak, untuk fokus kepada sejumlah program yang sudah digulirkan.

"Untuk para kapolsek saya minta fokus kepada program yang saya gulirkan",Ujarnya.

Lanjut Kapolres, dirinya juga menjelaskan agar Kapolsek beserta jajarannya bisa lebih fokus pada 3 faktor yang selama ini menjadi momok bagi masyarakat, diantaranya adalah permasalahan Begal, Pencurian Sapi, dan Konflik Horizontal Tambang Pasir.

"Untuk mengatasi pencurian sapi ada 3 lapis keamanan yang setiap lapisnya harus di sosialisasikn terus ke masyarakat yaitu masalah program rantai sapi, program garasi ternak dan program satgas keamanan desa. khusus untuk satgas keamanan desa, saya minta kapolsek intens melakukan pembinaan. lakukan kontak setiap hari, buat group WA bersama, lakukan patroli setiap hari bersama. arahkan semua program polsek kepada meningkatan kapasitas satgas keamanan desa",Pungkasnya.

Dalam mutasi kali ini Kapolsek Tempeh, AKP Budi Setyono, SH., diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasatlantas Polres Bondowoso, sedangkan jabatan lamanya diisi oleh AKP. Dodik Sumarno, SH., yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Klakah, dan Kapolsek Klakah dijabat oleh Kapolsek Jatiroto, AKP. Sidik, SH.,dan Kapolsek Jatiroto diisi oleh AKP. Bambang Supeno, SH., mantan Kapolsek Sukodono, sementara Kapolsek Sukodono dijabat oleh AKP Sutiyo, SH., yang sebelumnya menjabat Kapolsek Ranuyoso, dan Kapolsek Ranuyoso langsung dijabat oleh Kanitreskrim Polsek Ranuyoso itu sendiri IPTU Ari Hartono, SH.,

Sementara Kapolsek Sumbersuko AKP Edi Santoso, SH.,  bergeser menjabat Kasubbag Sarpras Bagsumda Polres Lumajang, dan jabatan lamanya diisi oleh AKP. Zainul Arifin, SH., yang sebelumnya menjabat Kapolsek Pasirian, dan Kapolsek Pasirian dijabat oleh mantan Kapolsek Tempursari, IPTU Agus Sugiharto, SH., dan kekosongan Kapolsek Tempursari diisi oleh IPTU Hariyanto, yang sebelumnya menjabat Kaurbinopsnal Satreskrim Polres Lumajang. (bas).
Read more

Membunuh Demi Bebaskan Istri Yang Menjadi Jaminan Hutang

Korban pembunuhan saat diotopsi
Lumajang, Pojok Semeru,
Dimungkinkan merindukan Istri tercinta yang sudah 6 bulan dijaminkan hutang piutang senilai Rp 250.000.000 (dua ratus lima puluh juta), HR (43) warga Dusun Gambang, Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, nekat merencanakan pembunuhan kepada No orang yang diduga menerima gadai istri HR, namun sayang, HR salah sasaran, ternyata yang dibunuh adalah masih famili No yang bernama Muhammad Hola, (34) Warga Dusun Argomulyo, Dusun Sombo, Kecamatan Gucialit.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Gucialit IPTU Rudi Isyanto, Rabu (12/6/2019), pembunuhan berencana tersebut salah sasaran.

"Yang dibunuh itu bukan orang yang dimaksud oleh pelaku, karena TKP pembunuhan dijalan desa Dusun Argomulyo Desa Sombo, dalam kondisi gelap tidak ada penerangan jalan",Ujarnya.

Pelaku HR ingin menghapuskan hutang sebesar 250 juta, dan ingin mengambil kembali istrinya yang sebelumnya digadaikan kepada calon korban (No) sebagai jaminan hutang, namun salah sasaran ternyata yang dibunuh orang lain, dan kejadian pembunuhan tersebut terjadi Selasa (11/6/2019) sekitar jam 19.30 Wib, di Jalan desa dusun Argomulyo Desa Sombo Kecamatam Gucialit, saat itu Muhammd Hola (Alm) bersama Kolik warga dusun Sombo sedang berada dijalan desa yang sepi dan tidak ada penerangan lampu jalan untuk mencari sepatu anak dari Kolik yang terjatuh dijalan,  bersamaan dengan itu datang pelaku dan langsung mengayungkan clurit yang ditujukan kepada korban yang diduga adalah No.

"Pembunuhan ini jelas sudah direncanakan sebelumnya oleh pelaku",Tambahnya.

Akibat pembacokan yang dilakukan oleh pelaku HR, korban langsung meninggal dunia di TKP, HR membacok punggung korbannya hingga memutuskan beberapa tulang rusuk, tulang punggung dan melukai paru-paru sebelah kanan. setelah melakukan pembacokan terhadap korbannya, pelaku langsung kabur dan menyerahkan diri kepada Kepala Desa Jengrong Kecamatan. Ranuyoso, dan kemudian oleh kades diteruskan ke Satreskrim Polres Lumajang.

"Akibat perbuatannya, pelaku Tindak pidana pembunuhan berencana ini diancam pidana penjara 20 tahun sebagaimana dimaksud dalam Pasal 340 KUHP",Pungkasnya. (bas).
Read more

Menepis Isu Masuk TNI dan Polri Harus Bayar Mahal, Bimbel Pasirian Menjawab Dengan Semangat dan Kesederhanaan

anak didik bimbel pasirian saat latihan fisik
Lumajang, Pojok Semeru
Kepedulian Aditya Gito (51) warga Dusun Bulak winong, Desa Pasirian, terhadap generasi bangsa yang secara ekonomi minus, namun berkeinginan meraih mimpi untuk mengabdikan dirinya kepada bangsa dan negara menjadi anggota TNI ataupun anggota Polri. pihaknya bersedia menampung pemuda pemudi tersebut untuk memberikan bimbingan belajar (bimbel) secara suka rela.

"Anak-anak berlatih sendiri secara fisik dan juga psikotes, dengan harapan ketika ada kesempatan untuk mendaftarkan diri diperekrutan TNI dan Polri, anak-anak dapat lolos seleksi secara jujur, karena kemampuannya bukan karena uangnya",Ujar Aditya, Senin (10/6/2019).
saat mengerjakan soal psikotes

Disinggung soal Psikotes yang dipelajari oleh Bimbel Pasirian dibawah binaannya, Aditya tidak segan sounding kepada teman dan saudaranya yang berdinas di TNI ataupun Polri, selain itu pihaknya juga kerap dan rutin melakukan browsing soal - soal Psikotes diinternet.

"Bertanya kepada teman dan saudara, dan juga browsing di internet",Tandasnya.

Diakui bahwa anak-anak didik yang mengikuti bimbel, rata-rata anak yang minus secara ekonomi keluarga, namun pihaknya tidak mau mematahkan semangat dari generasi bangsa untuk meraih cita-citanya menjadi TNI dan Polri, selain itu pihaknya juga menepis bahwa untuk menjadi anggota TNI dan Polri tidak harus membayar dengan uang yang banyak.

"Anak - anak didik yang mengikuti bimbel, bukan dari keluarga yang berduit, ada pesuruh sekolah, ada yang anaknya janda miskin, dan masih banyak lagi, asal ada kemauan dan niat yang bersungguh-sungguh insyaallah ada saja jalan untuk meraih sukses",Terangnya.
Ahmad Musyafak dengan bangga foto bersama ibu kandungnya Suciasih (63) 

Diakui, Sudah banyak anak didik bimbel dibawah pembinaan Aditya yang sudah lolos mendaftar menjadi aparatur negara, semisal Yoga Hermawan (20) warga Dusun Krajan Desa Jatisari, Kecamatan Tempeh, anak pertama dari dua bersaudara yang sejak SMP ikut neneknya karena kedua orang tuanya berpisah, saat ini sudah dinyatakan lolos dan diterima menjadi anggota TNI dan masih pendidikan, diceritakan kisah hidupnya setelah lulus SMA dirinya menjadi pesuruh di SMA tempatnya mencari ilmu yaitu di SMAN Tempeh, disela waktu senggang dirinya juga mengikuti bimbel dirumah Aditya.

"99% soal psikotes yang diberikan Om Adit, keluar semua, dan Alhamdulillah saya saat ini sudah pendidikan",Ucapnya.

Pengakuan serupa juga disampaikan oleh Ahamad Musyafak (20) warga Dusun Krajan Barat Desa Nguter Kecamatan Pasirian, pihaknya mengaku mengikuti Bimbel hanya 4 bulan dan saat mendengar ada info pendaftaran penerimaan anggota TNI, dirinya pun bertekat untuk mendaftarkan diri bahkan saat pengurusan administrasinya dirinya tidak punya uang.

"Alhamdulillah saya disumbang om adit saat pengurusan administrasi, karena saat itu saya tidak punya uang sama sekali", Akunya.

Ahamd Musyafak kesehariannya tinggal bersama ibu kandungnya Suciasih (63), semenjak ayahnya meninggal Suciasih membanting tulang menjadi pembantu rumah tangga untuk menopang kehidupan anak-anaknya.

"Saya sangat berterima kasih kepada Tuhan dan om Adit, yang selalu memberikan semangat hingga saya diterima dijajaran TNI meskipun saat ini masih pendidikan, dan kepada adik-adik bimbel terus semangat dan optimis ya, sukses itu bukan dari uang tapi dari semangat dan berdoa",Pungkasnya. (bas).
Read more

Dishub "Impotent" Atasi Larangan Pembatasan Oprasional Kendaraan Barang Jelang Hari Raya

sebagian kecil kendaraan barang yang tetap beroprasi meski sudah ada larangan
Lumajang, Pojok Semeru
Sebagai tindak lanjut surat peraturan menteri perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 37 Tahun 2019 tentang Pengaturan lalu lintas pada masa angkutan lebaran tahun 2019, Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang melalui surat edaran nomor 094/697/427.56/2019 juga memberlakukan pembatasan oprasional bagi mobil angkutan barang, mulai hari ini jam 00.00 Wib, Kamis (30/5/2019) sampai jam 24.00 wib, Minggu (2/6/2019), dan kembali pembatasan tersebut diberlakukan kembali mulai Jam 00. 00 wib tanggal 8 Juni 2019 sampai tanggal 10 Juni 2019 pukul 24.00 wib.

Namun kenyataan itu seakan menjadi bualan belaka, pasalnya kendaraan barang tetap beropasional seperti hari-hari biasanya dihari pertama pembatasan larangan kendaraan barang beroprasi, pemandangan tersebut dapat dilihat disepanjang jalan raya Candipuro - Pasirian dan Tempeh Dumt Truk Pasir dengan bebas beroprasi seakan tidak pernah mengindahkan pembatasan kendaraan barang tersebut, bahkan truck trailer juga terlihat melintas membawa tumpukan sak semen.

Hal tersebut dikecam keras oleh warga kecamatan Pasirian Karminto (50) yang sempat ditemui sedang duduk didepan Kantor Desa Pasirian dipinggir jalan raya, pihaknya mengecam bahwa pemerintah seakan tidak bertanggung jawab atas surat edaran yang dikeluarkan, karenan tidak adanya petugas dari dishub maupun pihak Satlantas yang mengamankan untuk melakukan penjagaan.

"Buat apa bikin Surat edaran pembatasan angkutan barang, kalau tidak ada petugas yang melakukan penjagaan atau teguran kepada armada yang melanggar",Kecam Karminto, sembari menunjuk kearah Dumt Truk bermuatan pasir yang sedang melintas bebas dijalan raya, Kamis (30/5/2019).

Bukan hanya itu truk-truk bermuatan Tebu dan Kayu juga melintas dan beraktifitas seperti tidak mengetahui larangan tersebut, hal senada disampaikan oleh Cak So tukang becak yang biasa mangkal di traffic lights  Pasirian, dirinya mengatakan mulai pagi tadi kendaraan bermuatan pasir lalu lalang seakan tak pernah ada larangan.

"Mungkin para sopirnya tidak tahu ya kalau hari ini ada larangan bagi kendaraan barang lewat",Terangnya.

Sementara Arifi salah satu Kepala Seksi dinas perhubungan Kabupaten Lumajang yang dikonfirmasi Via Cellularnya mengatakan pihaknya sudah mensosialisasikan surat edaran pembatasan kendaraan barang untuk beraktifitas kepada para sopir dan para pengusaha tambang maupun armada untuk tidak beroprasi pada waktu-waktu tertentu yang sudah ditetapkan.

"Kami sudah mensosialisasikan kepada para sopir dan pengusaha armada untuk tidak beroprasi dulu",Terangnya.

Meski demikian, kendaraan yang masuk dalam kategori larangan untuk beroprasi pada waktu yang diberlakukan oleh surat edaran pembatasan tersebut, tetap saja beroprasi, Arifi mengatakan bakal memberikan sanksi dan teguran kepada sopir dan pengusaha armada yang tetap nekad beroprasi pada waktu pembatasan diberlakukan.

"Ya saat ini petugas kami masih beroprasi dijalan Gatot Subroto Lumajang, dan disiagakan di sejumlah pos pantau di wonorejo",Pungkasnya. (bas)
Read more

Keluarga "Budak" Shabu, Ibu Buron, Ayah Dan Anak Masuk Bui

Kiri : SNY (39), BD (22)
Lumajang, Pojok Semeru
Belum genap sebulan, Rabu (8/5/2019) pasca penangkapan pria berinisial SNY (39) warga Dusun. Laspoleng Rt. 07 Rw. 02 Desa Selokgondang Kecamatan. Sukodono, yang tertangkap tangan oleh Opsnal Satresnarkoba Polres Lumajang, karena melanggar hukum menyimpan dan mengedarkan Narkotika golongan 1 jenis Shabu seberat puluhan gram. Lalu, Minggu (26/5/2019) Opsnal Satresnarkoba Polres Lumajang kembali menangkap pemuda berinisial BD (22) warga Dusun Kramad Desa Ranuwurung, Kecamatan Randuagung, yang juga dengan sengaja melanggar hukum menyimpan dan mengedarkan Narkotika golongan satu jenis shabu, dari tangan BD petugas berhasil mengamankan serbuk kristal warna putih yang diduga kuat adalah shabu seberat 2,77 gram.

Setelah dilakukan penyidikan mendalam oleh petugas, ternyata SNY tersangka yang tertangkap beberapa minggu lebih awal adalah ayah kandung dari terlapor BD, fakta ini terus dikembangkan oleh petugas untuk melakukan penyelidikan kepada Istri SNY yang juga sekaligus ibu dari BD, namun sayang mengetahui Suami dan anaknya tertangkap untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya yang melanggar  hukum, wanita tersebut kabur untuk mengamankan dirinya.

"Semoga dengan tertangkapnya 2 orang anggota keluarga ini dapat membuat jera Si ibu yang saat ini masih Buron, dan agar segera menyerahkan diri ke Mapolres Lumajang”, Ujar Kapolres Lumajang, AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH., Senin (27/5/2019).

Lanjutnya, Kapolres tidak akan kendor dalam memerangi Narkoba yang ada diwilayah hukum Polres Lumajang, Pihaknya menegaskan bakal terus memberantas peredaran narkotika meskipun di bulan ramadhan.

"Saya lebih tega melihat pelaku merayakan hari raya di balik jeruji besi, ketimbang harus merusak ribuan generasi bangsa yang salah dalam penggunaan narkoba",Tegasnya.

Sementara ditempat terpisah, Kasat Reskoba Polres Lumajang, AKP Priyo Purwandito SH., yang memimpin langsung penangkapan tersebut, mengatakan pelaku melanggar Pasal 114 ayat 1 sub 112 ayat 1 UU RI No. 35 tahun 2009. tentang Narkotika

"Ancaman pelaku dipenjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan denda paling sedikit Rp 800 juta rupiah dan paling banyak Rp 8 miliar rupiah",Tambahnya.

Selain itu, masih menurutnya, terlapor BD, dalam pengungkapan dan penyidikan petugas telah terbukti melanggar hukum dengan mengedarkan dan juga menggunakan barang haram tersebut, sehingga pasal yang dikenakan cukup berat.

"Karena memang terbukti menyimpan, mengedarkan dan juga menggunakan narkotika," Pungkasnya.(bas).
Read more

Kapolres Lumajang Tidak Segan Tangkap Penyebar Berita HOAX

Kapolres Lumajang saat diwawancarai wartawan
Lumajang, Pojok Semeru,
Pasca kerusuhan 21-22 Mei 2019 disejumlah daerah terlebih di Jakarta, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MM, MH., Kamis (23/5/2019), menegaskan kepada seluruh masyarakat terlebih yang berada di Kabupaten Lumajang agar tidak mudah terprofokasi oleh issu-issu HOAX melalui sejumlah media sosial yang bersifat menyesatkan, sehingga menjadikan keresahan dikalangan masyarakat itu sendiri.

"Masyarakat Lumajang jangan sampai mudah terprovokasi oleh info HOAX yang dihembuskan oleh oknum-oknum yang memang dengan sengaja ingin kekacauan itu terjadi",Ujar Kapolres sesaat sebelum Patroli bersama jajaran Makodim 0821 Lumajang, Kamis (23/5/2019).

Bukan hanya himbauan saja yang diutarakan Kapolres lulusan Akpol 1998 ini, pihaknya juga bakal melakukan penangkapan terhadap siapa saja yang dengan sengaja membuat atau menyebarkan info HOAX sehingga mengakibatkan keresahan ditengah masyarakat.

"Tentu saja akan kami amankan, jika info HOAX tersebut meresahkan masyarakat, dan kasus semacam ini sudah terjadi didaerah-daerah lain",Tegasnya.

Selain itu sesuai instruksi Kapolri, pasca pembakaran Mapolsek Tambelangan Sampang Madura, pihaknya bakal terus berpatroli keliling ke Polsek-Polsek guna memastikan bahwa situasi yang telah terjadi di sampang tidak terjadi di kabupaten Lumajang.

"Kita akan terus bergerak, Patroli ke Polsek - Polsek guna melakukan pantauan agar kejadian yang di sampang madura tidak terjadi di Lumajang",Pungkasnya. (bas).
Read more